TARAKAN, Headlinews.id — Upaya pemberantasan peredaran narkotika di kawasan Selumit Timbunan RT 12 Kelurahan Selumit Pantai terus dilakukan aparat kepolisian.
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Tarakan rutin menggelar patroli dan razia untuk memastikan wilayah yang selama ini dikenal rawan narkoba benar-benar bersih dari aktivitas transaksi sabu.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin Syaputra Manik, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Hendra Tri Susilo, S.H., M.H mengatakan kawasan tersebut masih menjadi atensi pihak kepolisian menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba.
“Setiap ada informasi dari masyarakat pasti kami tindak lanjuti. Anggota juga rutin turun melakukan pengecekan di lokasi. Patroli dan razia dilakukan untuk memastikan wilayah tersebut tidak lagi menjadi tempat peredaran narkoba,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya mengaku belum menemukan adanya barang bukti narkotika dari hasil patroli yang dilakukan.
“Sampai saat ini belum ditemukan adanya barang bukti narkotika. Tapi, pengawasan dan pengecekan akan terus kami lakukan,” ujarnya.
Kawasan Selumit Timbunan sendiri selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu titik rawan peredaran narkoba di Kota Tarakan.
Sejumlah operasi gabungan aparat sebelumnya juga pernah menemukan modus transaksi menggunakan lubang tersembunyi di bawah rumah warga maupun sela permukiman padat.
Dalam patroli beberapa waktu lalu, polisi kembali menemukan sejumlah lubang yang diduga dipakai pelaku untuk melakukan transaksi narkotika. Lubang tersebut langsung dibongkar dan ditutup agar tidak kembali digunakan.
“Lubang yang diduga digunakan pelaku peredaran narkoba langsung kita bongkar dan tutup supaya tidak lagi digunakan untuk transaksi narkotika,” ungkapnya.
Selain penindakan, Polres Tarakan juga terus melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Warga diminta ikut menjaga lingkungan dan tidak lagi memberi ruang terhadap aktivitas peredaran narkotika.
Hendra mengatakan pemerintah bersama aparat sebelumnya telah membangun kampung tematik di kawasan tersebut sebagai upaya mendorong perubahan sosial dan membuka peluang ekonomi masyarakat.
“Jangan sampai wilayah ini kembali dikenal karena narkoba. Kampung tematik yang sudah dibangun harus dijaga dan dimanfaatkan bersama supaya masyarakat punya kegiatan dan penghasilan yang positif,” ujarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai program pembinaan sosial hingga kegiatan untuk anak-anak pesisir juga mulai dijalankan di kawasan Selumit Pantai.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi pengaruh narkotika terhadap generasi muda sekaligus menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat.
Polres Tarakan menilai patroli rutin, penindakan, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran narkoba di kawasan Selumit Timbunan.
“Peredaran narkoba harus benar-benar hilang dari wilayah ini supaya ke depan kawasan tersebut memiliki citra yang lebih baik untuk generasi muda,” tutup Hendra. (saf)










