TARAKAN, Headlinews.id – Data penerima bantuan sosial di Kota Tarakan terus mengalami perubahan. Hingga saat ini, sekitar 1.800 warga tercatat dinonaktifkan sementara dari daftar penerima karena masih dalam proses verifikasi dan validasi.
Kepala Dinas Sosial Tarakan, Arbain menegaskan penonaktifan tersebut bukan berarti penerima langsung dicoret, melainkan bagian dari pembaruan data yang dilakukan secara berkala.
“Sekitar 1.800 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) itu dinonaktifkan sementara karena masih diverifikasi. Jadi bukan langsung dihapus, nanti kita lihat lagi di lapangan apakah masih layak atau tidak. Kalau memang masih memenuhi syarat, bisa saja dimasukkan kembali,” ujarnya.
Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan data penerima benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Perubahan status bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti penerima meninggal dunia, pindah domisili, atau dinilai sudah tidak lagi layak menerima bantuan.
Selain itu, pemerintah juga membuka ruang perbaikan data melalui mekanisme usulan dan sanggahan dari masyarakat.
“Kalau ditemukan sudah tidak layak, bisa diusulkan untuk tidak menerima lagi. Sebaliknya, masyarakat juga bisa mengusulkan jika ada yang layak tetapi belum masuk dalam data. Jadi datanya memang terbuka untuk terus diperbaiki,” jelas Arbain.
Ia menambahkan, data penerima bantuan sosial bersifat dinamis dan dapat berubah dalam kurun waktu tertentu. Untuk program seperti PKH, jumlah penerima di Tarakan berada di kisaran 4.000 hingga 5.000 keluarga.
“Data itu tidak statis. Misalnya hari ini sekian, tiga bulan lagi bisa berubah karena ada usulan baru, ada yang keluar, dan ada juga yang diverifikasi ulang,” katanya.
Sebaran keluarga pada Desil 1 dan Desil 2 kelompok paling rentan dalam basis DTKS masih didominasi wilayah pesisir dan kawasan padat penduduk.
Kelurahan dengan jumlah keluarga terbanyak pada Desil 1 dan 2 antara lain Karang Anyar Pantai dengan 579 KK pada Desil 1 dan 892 KK pada Desil 2. Disusul Karang Anyar (563 KK dan 821 KK), Juata Laut (437 KK dan 885 KK), serta Selumit Pantai (495 KK dan 777 KK).
Selanjutnya, Sebengkok tercatat 399 KK pada Desil 1 dan 652 KK pada Desil 2, serta Pantai Amal dengan 342 KK dan 619 KK. Kelurahan lain yang juga masuk kelompok tertinggi yaitu Karang Harapan (223 KK dan 474 KK), Lingkas Ujung (277 KK dan 402 KK), Kampung I Skip (269 KK dan 399 KK), serta Mamburungan (193 KK dan 448 KK).
Menurut Arbain, dominasi wilayah pesisir dalam data tersebut tidak terlepas dari tingginya pertumbuhan penduduk dan arus pendatang di Tarakan.
“Pertumbuhan penduduk di Tarakan cukup tinggi, bisa mencapai 10 ribu orang per tahun. Banyak juga pendatang yang datang untuk mencari pekerjaan dan akhirnya masuk dalam kategori penerima bantuan,” jelasnya.
Selain faktor ekonomi, mobilitas penduduk seperti perpindahan domisili hingga kepulangan pekerja dari luar daerah turut memengaruhi dinamika data tersebut.
Kondisi geografis Tarakan yang berdekatan dengan Kabupaten Nunukan dan berbatasan dengan Malaysia juga menjadi faktor pendukung. Sejumlah pekerja migran Indonesia yang dideportasi kemudian menetap di wilayah Nunukan dan Tarakan.
Ia tegaskan pembaruan data akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Verifikasi dan validasi di lapangan terus dilakukan agar bantuan tepat sasaran,” tutupnya. (saf)
Berikut data Desil 1 dan 2 di Tarakan hingga akhir tahun 2025
TARAKAN BARAT
Karang Anyar
Desil 1: 563 KK / 1.401 jiwa
Desil 2: 821 KK / 2.692 jiwa
Karang Rejo
Desil 1: 198 KK / 495 jiwa
Desil 2: 354 KK / 1.240 jiwa
Karang Anyar Pantai
Desil 1: 579 KK / 1.516 jiwa
Desil 2: 892 KK / 3.174 jiwa
Karang Balik
Desil 1: 152 KK / 356 jiwa
Desil 2: 205 KK / 566 jiwa
Karang Harapan
Desil 1: 223 KK / 608 jiwa
Desil 2: 474 KK / 1.742 jiwa
—
TARAKAN TENGAH
Kampung I Skip
Desil 1: 269 KK / 701 jiwa
Desil 2: 399 KK / 1.331 jiwa
Pamusian
Desil 1: 245 KK / 545 jiwa
Desil 2: 329 KK / 943 jiwa
Sebengkok
Desil 1: 399 KK / 1.027 jiwa
Desil 2: 652 KK / 2.219 jiwa
Selumit
Desil 1: 179 KK / 428 jiwa
Desil 2: 297 KK / 935 jiwa
Selumit Pantai
Desil 1: 495 KK / 1.128 jiwa
Desil 2: 777 KK / 2.748 jiwa
—
TARAKAN TIMUR
Lingkas Ujung
Desil 1: 277 KK / 629 jiwa
Desil 2: 402 KK / 1.345 jiwa
Gunung Lingkas
Desil 1: 165 KK / 367 jiwa
Desil 2: 300 KK / 971 jiwa
Kampung Empat
Desil 1: 72 KK / 220 jiwa
Desil 2: 92 KK / 307 jiwa
Kampung Enam
Desil 1: 107 KK / 291 jiwa
Desil 2: 191 KK / 667 jiwa
Mamburungan
Desil 1: 193 KK / 524 jiwa
Desil 2: 448 KK / 1.561 jiwa
Pantai Amal
Desil 1: 342 KK / 973 jiwa
Desil 2: 619 KK / 2.149 jiwa
Mamburungan Timur
Desil 1: 108 KK / 327 jiwa
Desil 2: 201 KK / 830 jiwa
—
TARAKAN UTARA
Juata Laut
Desil 1: 437 KK / 1.216 jiwa
Desil 2: 885 KK / 3.190 jiwa
Juata Permai
Desil 1: 240 KK / 691 jiwa
Desil 2: 385 KK / 1.210 jiwa
Juata Kerikil
Desil 1: 134 KK / 360 jiwa
Desil 2: 262 KK / 868 jiwa
Sumber : Dinas Sosial Tarakan










