TARAKAN, Headlinews.id– Kebutuhan penambahan Puskesmas di Kota Tarakan dinilai masih mendesak. DPRD Tarakan menyebut jumlah fasilitas layanan kesehatan saat ini belum sepenuhnya mencukupi untuk menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Tarakan, Simon Patino, mengungkapkan berdasarkan hasil pembahasan bersama Dinas Kesehatan, masih terdapat kekurangan unit Puskesmas yang perlu segera dipenuhi agar pelayanan kesehatan lebih merata.
“Dari perhitungan yang disampaikan, memang masih kurang satu Puskesmas lagi. Ini perlu menjadi perhatian supaya pelayanan kesehatan bisa lebih merata ke masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, penambahan fasilitas tersebut penting agar beban pelayanan tidak hanya terpusat pada Puskesmas yang sudah ada, sekaligus memperluas jangkauan layanan kesehatan di wilayah tertentu.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Tarakan memastikan rencana penambahan Puskesmas sebenarnya sudah disiapkan. Namun, hingga kini realisasinya masih terkendala pada kesiapan lahan.
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Tarakan, Irwan Iwanda, menjelaskan lokasi pembangunan telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, namun kondisi lahan belum memungkinkan untuk langsung dibangun.
“Rencana sudah ada. Lokasinya juga sudah ditetapkan oleh pemerintah kota, di samping SMA 5,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lahan tersebut masih memerlukan proses pematangan sebelum dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas kesehatan.
“Lahannya belum siap bangun. Masih perlu penimbunan dan pematangan karena kondisinya masih rawa, jadi belum bisa langsung digunakan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut kesiapan lahan menjadi syarat utama dalam pengajuan pembangunan ke pemerintah pusat. Tanpa lahan yang siap bangun, proses penganggaran tidak dapat dilanjutkan.
“Kalau dari kementerian, lahannya harus siap bangun. Jadi ketika anggaran turun, langsung bisa dikerjakan. Kalau belum siap, tentu belum bisa diproses,” katanya.
Meski demikian, Dinas Kesehatan memastikan perencanaan tetap berjalan dan akan dilanjutkan setelah seluruh persyaratan teknis terpenuhi.
“Rencana tetap ada, tapi kita menunggu kesiapan lahannya dulu sebelum bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya,” tutup Irwan.(*/saf)










