TARAKAN, Headlinews.id – Kader Gerindra di Kalimantan Utara berpeluang mengikuti pembinaan lanjutan di Hambalang, Jawa Barat, untuk dipersiapkan sebagai pelatih di tingkat provinsi maupun nasional. Peluang tersebut terbuka bagi peserta yang dinilai memiliki kemampuan baik dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Kaltara yang berlangsung di Tarakan selama tiga hari.
Gubernur Kaltara Dr. Zainal Arifin Paliwang yang juga menjabat Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra membuka diklat tersebut di Tarakan Art and Convention Center (TACC), Jumat (9/10/2026) sore. Sekitar 300 peserta terdaftar mengikuti kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (11/10/2026).
“Peserta yang menunjukkan kemampuan baik nantinya bisa dipilih untuk mengikuti pelatihan lanjutan di Hambalang. Mereka dipersiapkan agar dapat menjadi pelatih, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Zainal.
Pembinaan tersebut mencakup kepemimpinan, kedisiplinan, kekompakan, serta kemampuan menjalankan peran dalam organisasi. Instruktur yang terlibat berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan Manado. Sebagian instruktur merupakan kader yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan.
Zainal mengatakan materi yang diberikan dirancang untuk membangun kemampuan kader dalam bekerja bersama dan menjalankan tanggung jawab organisasi. Menurutnya, kedisiplinan dan kekompakan menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam pelatihan tersebut.
“Materinya berkaitan dengan kepemimpinan, kedisiplinan, dan bagaimana membangun kekompakan. Kader diharapkan bisa mengikuti seluruh proses pelatihan dengan baik sehingga kemampuan mereka dapat berkembang,” ujarnya.
Jumlah peserta yang terlihat di lokasi, menurut Zainal, melebihi 300 orang. Namun, jumlah resmi peserta diklat tetap mengacu pada data pendaftaran melalui aplikasi yang digunakan panitia.
“Kalau dilihat di lokasi, yang hadir memang lebih dari 300 orang. Namun, peserta yang tercatat resmi mengikuti diklat adalah mereka yang sudah mendaftar melalui aplikasi panitia,” jelasnya.
Peserta berasal dari sejumlah wilayah di Kaltara, termasuk Kabupaten Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung. Selama tiga hari pelaksanaan, mereka mengikuti kegiatan fisik dan pembekalan materi untuk meningkatkan kedisiplinan serta kapasitas dalam organisasi.
Zainal berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat hubungan antarkader sekaligus meningkatkan semangat mereka dalam menjalankan aktivitas partai. Ia menilai hasil pembinaan akan bergantung pada kesungguhan peserta dalam mengikuti materi dan menerapkannya setelah kembali ke daerah masing-masing.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, kader semakin kompak, disiplin, dan punya semangat dalam menjalankan kegiatan organisasi. Apa yang didapat selama diklat harus bisa diterapkan ketika mereka kembali ke wilayah masing-masing,” tutupnya. (saf)








