Senin, Mei 25, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home POLITIK Parlemen

Pemotongan Transfer Daerah Dinilai Tak Sesuai Karakteristik Kaltara

by Ifransyah
24 November 2025
in Parlemen
A A
Pemotongan Transfer Daerah Dinilai Tak Sesuai Karakteristik Kaltara

Anggota DPRD Kaltara, H. Alimuddin

TANJUNG SELOR, Headlinews.id– Kalimantan Utara sebagai wilayah perbatasan kembali menghadapi tantangan fiskal setelah terjadi penurunan Transfer ke Daerah (TKD). Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kaltara, H. Alimuddin, yang menilai kebijakan pusat belum mempertimbangkan kondisi strategis daerah.

Alimuddin menjelaskan pengurangan TKD tahun berjalan muncul dari penyesuaian Dana Bagi Hasil (DBH) dan perubahan formula transfer nasional. Ia menilai kebijakan tersebut tidak sejalan dengan kebutuhan fiskal Kaltara sebagai provinsi yang berada di garis depan Indonesia.

“Pemotongan ini terjadi ketika Kaltara justru membutuhkan dukungan lebih besar. Penyesuaian DBH dan formula transfer baru berdampak langsung pada ruang fiskal daerah,” kata Alimuddin.

Ia menegaskan pemerintah pusat perlu memahami karakteristik Kaltara sebagai wilayah dengan posisi geopolitik penting. Menurutnya, kebijakan fiskal nasional semestinya memberikan perlakuan proporsional terhadap daerah dengan beban pembangunan yang tinggi.

“Kaltara bukan wilayah pinggiran. Dengan letaknya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, kebijakan pusat seharusnya memperhitungkan tanggung jawab tambahan yang dipikul daerah ini,” ujarnya.

Alimuddin juga meminta Pemprov Kaltara menyampaikan data secara terbuka mengenai komponen TKD yang dipotong beserta dampaknya terhadap pembangunan. Ia menilai keterbukaan diperlukan agar publik memahami kondisi keuangan daerah secara objektif.

“Kami membutuhkan penjelasan rinci: pos mana yang berkurang, besaran pemotongannya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap infrastruktur, layanan dasar, belanja wajib, serta program prioritas,” tuturnya.

Menurut Alimuddin, situasi ini tidak dapat dipandang sebagai penyesuaian teknis semata. Ia menilai ada konsekuensi luas terhadap kapasitas pembangunan daerah sehingga diperlukan langkah responsif dari pemerintah provinsi.

“Pemotongan TKD menyentuh fondasi pembangunan daerah. Penanganannya harus melalui langkah yang terukur dan sistematis agar tidak menimbulkan perlambatan di berbagai sektor,” jelasnya.

Ia mendorong Gubernur Kaltara segera melakukan langkah formal melalui jalur pemerintah pusat. Dialog dengan Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan kementerian terkait dinilai menjadi langkah penting untuk memperoleh kejelasan kebijakan.

“Pemprov perlu segera berkonsultasi dengan kementerian terkait untuk memastikan kalkulasi DBH dan transfer lainnya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Kaltara,” tegasnya.

Selain upaya ke pusat, ia menyarankan adanya konsolidasi regional bersama provinsi se-Kalimantan agar isu fiskal ini dapat diperjuangkan secara kolektif melalui jalur politik dan kelembagaan.

“Kerja sama antarprovinsi akan memperkuat posisi negosiasi. Pemanfaatan jalur komunikasi dengan DPR RI, Banggar, dan DPD juga dapat membuka ruang advokasi yang lebih kuat,” kata Alimuddin.

Ia berharap langkah-langkah tersebut dapat memastikan pembangunan Kaltara tetap berjalan sesuai rencana.

“Harapan saya ruang fiskal Kaltara harus kembali stabil sehingga pembangunan tidak terganggu dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” pungkasnya. (*/saf)

 

Tags: AlimuddinAPBD 2026DPRD KaltaraKeuangan DaerahMutasi Pemprov KaltaraTKD KaltaraTransfer ke Daerah
Advertisement Banner

Baca Juga

Gat Khaleb Ajak Mahasiswa Nunukan di Makassar Perkuat Solidaritas
Nunukan

Gat Khaleb Ajak Mahasiswa Nunukan di Makassar Perkuat Solidaritas

22 Mei 2026
DPRD Nunukan Beri Dukungan Moral Mahasiswa Korban Penyekapan di Makassar
Nunukan

DPRD Nunukan Beri Dukungan Moral Mahasiswa Korban Penyekapan di Makassar

21 Mei 2026
Kasus Penyekapan Mahasiswi Nunukan, DPRD Minta Proses Hukum Transparan
Nunukan

Kasus Penyekapan Mahasiswi Nunukan, DPRD Minta Proses Hukum Transparan

18 Mei 2026
Infrastruktur hingga Kesehatan Jadi Catatan DPRD Kaltara
KALTARA

Infrastruktur hingga Kesehatan Jadi Catatan DPRD Kaltara

11 Mei 2026
Regulasi Dinilai Belum Efektif, DPRD Usulkan Perda Terpisah
Nunukan

Regulasi Dinilai Belum Efektif, DPRD Usulkan Perda Terpisah

4 Mei 2026
Mutasi ASN Dinilai Wajar, DPRD Nunukan Tekankan Proses Sesuai Aturan
Nunukan

Mutasi ASN Dinilai Wajar, DPRD Nunukan Tekankan Proses Sesuai Aturan

30 April 2026
Next Post
Ketika Keberanian Menjadi Awal Segala Prestasi

Ketika Keberanian Menjadi Awal Segala Prestasi

Lewat Kontribusi di Bidang Kehutanan

Lewat Kontribusi di Bidang Kehutanan

Rahman: Program Prioritas Harus Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

Rahman: Program Prioritas Harus Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

Berita Populer

  • Nobar Pesta Babi di Tarakan Dihentikan, Pemkot Jelaskan Soal Koordinasi

    Nobar Pesta Babi di Tarakan Dihentikan, Pemkot Jelaskan Soal Koordinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Ingkong Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden, 112 KDKMP di Kaltara Siap Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditpolairud Polda Kaltara Gagalkan Peredaran Sabu Jalur Perairan di Tarakan, Dua Pria Ditangkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respons Cepat Yonif TP 880/Banuanta Bantu Penanganan Kebakaran di Kantor Bupati Bulungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Kaltara Bersiap ke Arafah, Suhu Diprediksi Capai 46 Derajat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.