TARAKAN, Headlinews.id – Aspirasi warga terkait infrastruktur permukiman, keselamatan lalu lintas, hingga percepatan serah terima fasilitas umum kawasan perumahan mengemuka dalam kegiatan reses Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan di Balikpapan Selatan.
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Mieke Henny, S.Pd., melaksanakan Reses Masa Sidang III Tahun 2025/2026 di Perumahan Villa Damai, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perhubungan (Dishub), Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.
Mieke menegaskan, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah dan instansi terkait sesuai kewenangan yang berlaku.
“Aspirasi masyarakat tidak hanya dicatat, tetapi kami kawal agar dapat ditindaklanjuti secara konkret melalui koordinasi dengan OPD terkait hingga ada hasil di lapangan,” ujarnya.
Warga dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas, mulai dari percepatan penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) dari pihak pengembang, perbaikan jalan lingkungan yang rusak, hingga penataan arus lalu lintas di kawasan padat aktivitas.
Selain itu, warga juga menyoroti kebutuhan rambu lalu lintas serta penanganan akses jalan di sekitar fasilitas pendidikan dan rumah ibadah yang dinilai membutuhkan pengaturan lebih lanjut.
Perwakilan OPD yang hadir menjelaskan, sejumlah tindak lanjut telah dan akan dilakukan, termasuk penambalan jalan berlubang oleh DPU, pengadaan rambu lalu lintas oleh Dishub, serta koordinasi Disperkim dengan pengembang terkait percepatan serah terima PSU yang ditargetkan rampung dalam tahun berjalan.
Mieke menambahkan sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pihak terkait menjadi bagian penting dalam memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat direalisasikan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Reses ini kami pastikan tidak berhenti pada serap aspirasi, tetapi harus berlanjut pada tindak lanjut nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. (*)










