Jumat, November 6, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Permintaan Ekspor Melemah, Produksi Intracawood Turun dari 3.000 Jadi 1.000 Kubik

by Redaksi 2
4 November 2026
in Tarakan
A A
Permintaan Ekspor Melemah, Produksi Intracawood Turun dari 3.000 Jadi 1.000 Kubik

Manager HRD PT Intracawood Manufacturing Imam Muhadi menyampaikan kondisi perusahaan saat Rapat Dengar Pendapat bersama DPRD Kota Tarakan, Rabu (4/11/2026).

TARAKAN, Headlinews.id – Penurunan permintaan ekspor berdampak langsung terhadap aktivitas produksi PT Intracawood Manufacturing. Perusahaan yang bergerak di industri pengolahan kayu tersebut kini menghadapi tekanan arus kas setelah permintaan plywood dari pasar luar negeri mengalami penurunan.

Manager HRD PT Intracawood Manufacturing, Imam Muhadi, mengakui kondisi keuangan perusahaan sedang mengalami kesulitan. Situasi ekonomi global yang belum stabil turut memengaruhi aktivitas ekspor perusahaan. Pembeli masih tersedia, tetapi jumlah permintaan mengalami pengurangan.

“Kondisi perusahaan memang sedang tidak baik. Kami bergerak di sektor ekspor, sementara kondisi ekonomi global sedang bermasalah dan dampaknya juga dirasakan perusahaan. Pembeli masih ada, tetapi jumlah permintaannya berkurang,” ujar Imam saat ditemui di sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tarakan, Rabu (4/11/2026).

BACA JUGA
  • DPRD Tarakan Desak Intracawood Segera Bayar Hak 1.500 Pekerja
  • Oktober 2026, Cabai Rawit dan Tomat Masih Pengaruhi Inflasi Tarakan
  • Pengawas Ingatkan Intracawood, Pembayaran Upah Tak Boleh Melanggar Aturan

Penurunan permintaan tersebut berimbas pada kapasitas produksi bulanan. Imam mengungkapkan, dalam kondisi normal perusahaan dapat memproduksi sekitar 3.000 meter kubik plywood setiap bulan. Namun, saat ini realisasi produksi hanya sedikit di atas 1.000 meter kubik.

“Kalau dalam kondisi normal, produksi kami seharusnya sekitar 3.000 meter kubik per bulan. Sekarang produksinya hanya sedikit di atas 1.000 meter kubik. Itu gambaran kondisi produksi perusahaan saat ini,” jelasnya.

Angka tersebut menunjukkan penurunan kapasitas produksi yang cukup signifikan dibandingkan kondisi normal perusahaan. Pasar ekspor yang masih dilayani saat ini berfokus ke Jepang. Manajemen juga belum menyampaikan rencana untuk memperluas pemasaran ke negara lain.

Selain penurunan permintaan, perusahaan menghadapi kenaikan biaya produksi. Harga sejumlah bahan pendukung, termasuk lem dan kebutuhan operasional lainnya, mengalami peningkatan. Namun, kondisi tersebut belum diikuti kenaikan harga jual plywood.

Baca Juga  SPPG Dinilai Berpotensi Tambah Penyerapan Tenaga Kerja di Tarakan

“Biaya operasional meningkat. Bahan-bahan seperti lem dan kebutuhan produksi lainnya juga mengalami kenaikan harga, sedangkan harga plywood belum naik. Kondisi ini ikut memengaruhi keuangan perusahaan,” ungkapnya.

Sedangkan persoalan bahan baku, Imam menyebut sejauh ini tidak mengalami kendala. Perusahaan masih memiliki akses terhadap pasokan kayu melalui sumber bahan baku yang dimiliki.

“Kalau bahan baku tidak ada masalah. Kami memiliki sumber bahan baku sendiri, sehingga kendala yang sedang dihadapi sekarang lebih kepada kondisi cash flow perusahaan,” katanya.

Untuk menjaga keberlangsungan usaha, manajemen tengah menyiapkan sejumlah langkah pemulihan. Salah satunya dengan menjual kayu log guna memperoleh tambahan dana untuk memenuhi kebutuhan arus kas perusahaan.

Selain penjualan kayu log, opsi memperoleh pembiayaan dari perbankan juga akan dibicarakan dengan pemilik perusahaan. Namun, Imam belum merinci skema pembiayaan maupun waktu pelaksanaan langkah tersebut.

“Menjual kayu log dengan harapan hasil penjualannya bisa membantu menutup kebutuhan cash flow perusahaan. Kalau untuk upaya mencari pembiayaan dari perbankan, tentu akan kami bicarakan terlebih dahulu dengan pemilik perusahaan,” ujarnya.

Dia mengakui kesulitan yang dialami perusahaan bukan persoalan yang baru muncul dalam waktu singkat. Kondisi saat ini merupakan akumulasi dari sejumlah persoalan usaha yang berlangsung cukup lama hingga berdampak pada aktivitas perusahaan.

Penurunan produksi juga memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan tenaga kerja. Saat ini, jumlah karyawan PT Intracawood Manufacturing diperkirakan masih sekitar 1.500 orang. Ketika ditanya mengenai kemungkinan merumahkan karyawan sambil menunggu pemulihan permintaan pasar, Imam belum memberikan keputusan.

“Sebetulnya ini sudah lama. Ada akumulasi dari beberapa kesulitan, kemudian dampaknya terasa sampai perusahaan mengalami penurunan seperti sekarang. Untuk langkah seperti merumahkan karyawan atau kebijakan lainnya, nanti akan kami lihat perkembangan kondisi perusahaan ke depan. Saat ini kami masih melihat bagaimana usaha bisa tetap berjalan,” katanya.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Ambil Langkah Cepat, Gandeng Ombudsman Cek Kualitas BBM di Tarakan 

Menurutnya, langkah terkait pengelolaan tenaga kerja masih akan melihat perkembangan kondisi perusahaan ke depan. Manajemen saat ini masih berharap kegiatan usaha dapat dipertahankan.

Sedangkan keberlangsungan operasional, Imam meminta dukungan agar perusahaan tetap bertahan. Dia menyebut keberadaan Intracawood berkaitan dengan kepentingan banyak orang, terutama para pekerja yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas perusahaan.

“Saya meminta dukungan dan doa agar Intracawood tetap bisa bertahan. Perusahaan ini menyangkut kepentingan banyak orang, termasuk para pekerja yang menggantungkan penghidupan di sini,” tuntasnya. (saf)

 

Tags: arus kas perusahaanekonomi Tarakanekspor plywoodindustri kayuIntracawood Tarakanpasar Jepangproduksi plywoodPT Intracawood Manufacturingtenaga kerja Tarakan
Advertisement Banner

Baca Juga

Sidak Dini Hari di Lapas Tarakan, Tim Gabungan Sita 44 HP dan Dua Bong
Tarakan

Sidak Dini Hari di Lapas Tarakan, Tim Gabungan Sita 44 HP dan Dua Bong

5 November 2026
Polda Kaltara Bongkar 80 Kasus Narkoba, 42 Kg Sabu Gagal Beredar
KALTARA

Polda Kaltara Bongkar 80 Kasus Narkoba, 42 Kg Sabu Gagal Beredar

5 November 2026
Perkuat Infrastruktur Jalan, Satgas TMMD Ke-130 Tarakan Garap Saluran Drainase
Tarakan

Perkuat Infrastruktur Jalan, Satgas TMMD Ke-130 Tarakan Garap Saluran Drainase

5 November 2026
Tanamkan Nilai Bela Negara, Satgas TMMD Ke-130 Perkuat Nasionalisme Pelajar
Tarakan

Tanamkan Nilai Bela Negara, Satgas TMMD Ke-130 Perkuat Nasionalisme Pelajar

5 November 2026
Satgas TMMD Ke-130 Tarakan Tuntaskan Rehab Rumah Ibu Cristin di Kelurahan Pamusian
Tarakan

Satgas TMMD Ke-130 Tarakan Tuntaskan Rehab Rumah Ibu Cristin di Kelurahan Pamusian

5 November 2026
TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Sumur Bor Melalui Program TMMD Ke-130
Tarakan

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Sumur Bor Melalui Program TMMD Ke-130

5 November 2026
Next Post
Pengawas Ingatkan Intracawood, Pembayaran Upah Tak Boleh Melanggar Aturan

Pengawas Ingatkan Intracawood, Pembayaran Upah Tak Boleh Melanggar Aturan

Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

Wamenkeu Ingatkan 214 Penerima LPDP Kembali dan Mengabdi untuk Indonesia

Wamenkeu Ingatkan 214 Penerima LPDP Kembali dan Mengabdi untuk Indonesia

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Progres Pembukaan Jalan TMMD Ke-130 Tarakan Capai 75 Persen, Pembuatan Parit Terus Dikebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Harta Bersama Diduga Dijaminkan Kredit Rp1 Miliar, Kuasa Hukum RS Lapor Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Penindakan Perbatasan, Bea Cukai Hibahkan Barang Bernilai Rp290 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puncak Pembongkaran Rumah Diduga Bandar Sabu di Nunukan, H Disebut Libatkan Anak Muda Jadi Kurir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.