Jumat, Oktober 9, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Pemprov Kaltara

Api Karhutla Kembali Muncul, Gubernur Kaltara Sebut Gambut Sulit Diprediksi

by Redaksi 2
10 September 2026
in Pemprov Kaltara
A A
Api Karhutla Kembali Muncul, Gubernur Kaltara Sebut Gambut Sulit Diprediksi

PADAMKAN API – Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang ikut membantu petugas memadamkan api saat penanganan karhutla di wilayah Sesayap.

TARAKAN, Headlinews.id – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Utara masih menghadapi persoalan pada kawasan bergambut. Api yang terlihat sudah padam di permukaan dapat kembali muncul karena sumber panas masih tersimpan di dalam lapisan gambut.

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang mengatakan kondisi tersebut membuat penanganan karhutla di lapangan tidak mudah. Petugas terkadang harus kembali melakukan pemadaman di lokasi yang sebelumnya sudah dinyatakan padam.

“Memang ada yang sudah padam, tiba-tiba muncul lagi. Karena itu gambut, susah diprediksi. Di atas itu dia padam, tetapi di dalam gambutnya kita tidak bisa pantau. Kita belum punya alat untuk itu,” ujar Zainal.

BACA JUGA
  • Dua Lansia Diamankan Terkait Karhutla Tarakan, Polisi Dalami Dugaan Pembakaran Sengaja
  • Lima Peserta Berebut Kursi Sekda Nunukan, Asesmen Digelar di LAN Makassar
  • Denda Tunggakan PBB-P2 Bulungan Dihapus, Berlaku hingga Akhir Tahun

Menurutnya, kondisi tersebut juga menjadi salah satu kendala dalam memastikan api benar-benar telah padam. Keterbatasan alat untuk mendeteksi panas di bawah permukaan gambut membuat petugas harus mengandalkan pemantauan langsung di lokasi.

Zainal menyebut dirinya sempat turun memantau langsung proses pemadaman yang dilakukan personel TNI-Polri, BPBD dan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltara di wilayah Sesayap. Kehadiran tersebut, menurutnya, untuk melihat secara langsung kondisi yang dihadapi petugas ketika melakukan pemadaman.

“Saya ingin merasakan bagaimana beratnya petugas di lapangan dalam memadamkan api. Saya tidak pegang pipa, tetapi saya injak api itu dengan sepatu, membantu memadamkan. Itu yang bisa saya lakukan untuk membantu petugas,” katanya.

Ia mengakui dukungan sarana dan prasarana pemadaman masih memiliki keterbatasan. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan bagi petugas untuk menghentikan upaya penanganan ketika titik api ditemukan.

Baca Juga  Jaga Stabilitas Kamtibmas, Batalyon A Brimob Kaltim Laksanakan Patroli Rutin

“Kalau dibilang peralatan, pasti ada kurang. Tetapi dengan kekurangan itu jangan diam. Kita gunakan alat-alat yang kita miliki saja,” tegas Zainal.

Menurutnya, kebutuhan peralatan seperti helikopter untuk mendukung pemadaman dari udara belum dapat dipenuhi oleh Pemprov Kaltara. Demikian pula dengan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang membutuhkan dukungan anggaran.

Zainal mengatakan pola penanganan saat ini lebih banyak mengandalkan pemantauan titik api dan pergerakan cepat petugas menuju lokasi. Langkah tersebut dilakukan agar api tidak berkembang dan meluas ke wilayah lainnya.

“Kalau termonitor di mana ada titik api, langsung petugas bergerak. Sekali lagi saya berterima kasih kepada saudara-saudara saya dari TNI-Polri yang selalu berada di depan dalam pemadaman api di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Terkait kebutuhan OMC, Zainal menyebut kondisi cuaca di Kaltara saat ini belum membutuhkan langkah tersebut. Hujan masih turun di sejumlah wilayah sehingga pemerintah daerah memilih mengandalkan kondisi alam yang ada sembari tetap melakukan pemantauan dan pemadaman.

“Beberapa minggu sudah turun hujan, jadi tidak perlu modifikasi cuaca. Kita bersyukur di Kaltara beberapa hari ini setiap seminggu pasti ada hujan,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Kehutanan Kaltara mencatat luas wilayah terdampak karhutla mencapai 2.639,99 hektare pada periode 1 Agustus hingga 4 September 2026. Dari jumlah tersebut, 2.597,38 hektare berada di Kabupaten Bulungan.

Berdasarkan status kawasan, wilayah terdampak terdiri atas 1.900 hektare APL, 737,49 hektare hutan produksi dan 2,50 hektare hutan lindung. Kawasan KIPI di Mangkupadi menjadi salah satu lokasi dengan luasan kebakaran terbesar, dengan catatan sekitar 1.700 hektare per 4 September.

Kondisi tersebut membuat upaya pencegahan dan pemadaman tetap diperlukan meskipun hujan mulai turun di sejumlah wilayah. Terlebih, karakter lahan gambut memungkinkan api bertahan di bawah permukaan dan kembali muncul setelah bagian atas terlihat padam.

Baca Juga  Saerah, Perempuan Berjasa dan Berprestasi Provinsi Kaltara dari Tana Tidung  

“Kita tidak boleh diam dengan kekurangan yang ada. Selama ada titik api, petugas harus bergerak dan kita bantu semampu kita. Terima kasih kepada seluruh petugas yang terus berada di lapangan memadamkan kebakaran,” pungkas Zainal. (saf)

 

Tags: BPBDDinas KehutananGubernur KaltaraKalimantan UtaraKaltaraKarhutlaKebakaran Hutan dan Lahanlahan gambutpemadaman karhutlaSesayapTNI-POLRIZainal Paliwang
Advertisement Banner

Baca Juga

DPUPR-Perkim Dukung Penilaian Ombudsman Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Pemprov Kaltara

DPUPR-Perkim Dukung Penilaian Ombudsman Tingkatkan Kualitas Pelayanan

8 Oktober 2026
Wagub Hadiri Paripurna Hari Jadi Tanjung Selor dan Bulungan
Pemprov Kaltara

Wagub Hadiri Paripurna Hari Jadi Tanjung Selor dan Bulungan

8 Oktober 2026
BPBD Kaltara Gelar Simulasi Penanganan Karhutla dan Banjir
Pemprov Kaltara

BPBD Kaltara Gelar Simulasi Penanganan Karhutla dan Banjir

8 Oktober 2026
Mendagri Siapkan Rencana Induk Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltara 2027–2029
Pemprov Kaltara

Mendagri Siapkan Rencana Induk Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltara 2027–2029

8 Oktober 2026
Gubernur Zainal Pastikan Kebutuhan Jalan Perbatasan Kaltara Masuk Rencana Induk 2027–2029
Pemprov Kaltara

Gubernur Zainal Pastikan Kebutuhan Jalan Perbatasan Kaltara Masuk Rencana Induk 2027–2029

7 Oktober 2026
Perkuat SDM Aparatur, Pemprov Kaltara Percepat Implementasi Manajemen Talenta
Pemprov Kaltara

Perkuat SDM Aparatur, Pemprov Kaltara Percepat Implementasi Manajemen Talenta

7 Oktober 2026
Next Post
Gerakan 1 Juta Pohon, TNI dan Warga Hijaukan Muruk Rian

Gerakan 1 Juta Pohon, TNI dan Warga Hijaukan Muruk Rian

Polresta Bulungan Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II

Polresta Bulungan Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II

Setelah Hendrik, Tiga Pemilik Lain Buka Kesaksian Soal Penyerobotan Lahan Juata Permai

Setelah Hendrik, Tiga Pemilik Lain Buka Kesaksian Soal Penyerobotan Lahan Juata Permai

Berita Populer

  • Kredit Rp759 Miliar Seret Group Head BRI Agro dan Dirut PT SSP Jadi Tersangka

    Kredit Rp759 Miliar Seret Group Head BRI Agro dan Dirut PT SSP Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Peserta Berebut Kursi Sekda Nunukan, Asesmen Digelar di LAN Makassar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kongkalikong BRI Agro dan PT SSP, Dugaan “Cash Back” Mengalir di Kredit Rp759 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPO Korupsi Buron Sejak 2014 Diamankan Tim Kejaksaan di Samarinda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.