Selasa, September 8, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home KALTARA

Potensi Walet Kaltara Belum Terserap, Khofifah Tawarkan Jaringan Ekspor Jatim

by Redaksi 2
8 September 2026
in KALTARA, Pemprov Kaltara, Tarakan
A A
Potensi Walet Kaltara Belum Terserap, Khofifah Tawarkan Jaringan Ekspor Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutan pada Forum Temu Bisnis Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Kalimantan Utara di Tarakan, Selasa (8/9/2026).

TARAKAN, Headlinews.id – Potensi sarang burung walet di Kalimantan Utara dinilai belum sepenuhnya terhubung dengan jaringan perdagangan internasional. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pelaku usaha Jawa Timur melihat peluang tersebut, terutama dengan dukungan jaringan trader dan buyer yang telah dimiliki Jawa Timur.

Khofifah mengatakan sarang burung walet menjadi salah satu komoditas Kaltara yang berpeluang dikembangkan untuk pasar luar negeri. Namun, potensi tersebut belum muncul dalam kerja sama perdagangan yang dibahas pada Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kaltara di Tarakan.

“Pak Ketua DPRD baru saja menyampaikan, sarang burung walet, Kaltara ini gudangnya. Tapi saya belum melihat ada transaksi sarang burung walet. Dua bulan lalu kami baru melakukan misi dagang di Hong Kong dan berhasil membuka transaksi produk sarang burung walet. Ini bisa menjadi peluang untuk mempertemukan potensi yang ada di Kaltara dengan jaringan perdagangan yang sudah terbentuk,” kata Khofifah, Selasa (8/9/2026).

Menurut Khofifah, pengalaman Jawa Timur di Hong Kong menunjukkan pasar sarang burung walet masih terbuka. Jaringan yang terbentuk juga berkembang dari sisi trader maupun buyer, tidak lagi terbatas pada satu negara.

“Trader-nya makin banyak yang mengikuti transaksi dan buyer-nya juga dari beberapa negara. Bukan dari Hong Kong saja, tetapi kita juga menemukan dari RRT dan Korea Selatan. Apa yang kami sampaikan ini bisa menjadi catatan penting bagi trader dan buyer dari Jawa Timur untuk melakukan langkah tindak lanjut terhadap potensi sarang burung walet yang ada di Kaltara,” ujarnya.

Khofifah menilai persoalan perdagangan antardaerah tidak selalu berkaitan dengan ketersediaan komoditas. Tantangan lainnya adalah mempertemukan produsen dengan pembeli serta membangun jalur perdagangan yang efisien.

Pengalaman itu, kata dia, ditemukan ketika Jawa Timur melakukan misi dagang ke Gorontalo. Pelaku usaha Jawa Timur menemukan jenis ikan tertentu yang selama ini dibeli dari China, padahal komoditas tersebut berasal dari Gorontalo.

“Dari misi dagang di Gorontalo, Ketua Kadin Jatim menemukan jenis ikan tertentu yang selama ini anggota Kadin membeli dari China. Mereka kaget ternyata China membeli ikan itu dari Gorontalo. Setelah sampai di China, kemudian diimpor oleh kawannya dari Kadin Jatim. Jadi sering di lapangan kita menemukan seperti itu,” katanya.

Pola serupa juga ditemukan pada komoditas batok arang kelapa. Khofifah menyebut permintaan dari Hong Kong terhadap produk tersebut cukup tinggi. Sementara itu, produksi dalam jumlah besar ditemukan di Lampung, Gorontalo dan Sulawesi Utara.

“Ketika kami misi dagang pertama ke Hong Kong sekitar empat tahun lalu, kami menemukan kebutuhan batok arang kelapa sangat tinggi, termasuk dalam bentuk cair. Saat misi dagang ke Lampung, ternyata produk itu sudah diproduksi dalam jumlah cukup besar. Ketika kembali ke Hong Kong, kebutuhannya masih tinggi dan di Gorontalo maupun Sulawesi Utara ternyata jumlah produksinya juga besar,” jelasnya.

Bagi Khofifah, pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya membangun jejaring perdagangan antardaerah. Produk yang tersedia di satu daerah dapat dipertemukan dengan pasar melalui jaringan usaha dari daerah lain.

“Nah, inilah sebetulnya penguatan jejaring yang kita harapkan. Apa yang kita tandatangani dan transaksi tadi harus dikembangkan dan diperluas kembali, karena proses untuk bisa membawa produk-produk ini ke luar negeri paling efisien dari Surabaya,” ujarnya.

Surabaya dinilai memiliki posisi strategis sebagai pintu ekspor bagi produk Kaltara. Khofifah menyebut konektivitas jalur tol laut yang melewati Surabaya dapat dimanfaatkan untuk mendukung distribusi komoditas.

“Bagi Jawa Timur, konektivitas Jawa Timur sebagai gerbang baru Nusantara ini sangat penting. Dari 41 kapal jalur tol laut, hari ini 24 lewat Surabaya. Kalau kita ingin ekspor, maka pintunya memang paling efisien dari Surabaya,” katanya.

Khofifah mengajak pengusaha Kaltara tidak berhenti pada pasar antardaerah. Produk-produk unggulan Kaltara, menurutnya, dapat diarahkan masuk ke jaringan perdagangan yang lebih luas dengan memanfaatkan pelaku usaha, konektivitas dan akses pasar yang dimiliki Jawa Timur.

Ia juga menjelaskan peran pemerintah dalam penguatan dunia usaha lebih diarahkan pada pembukaan akses. Pemerintah daerah memiliki keterbatasan untuk menyediakan seluruh kebutuhan modal maupun kemampuan manajerial bagi pelaku usaha.

“Pemprov tidak punya energi untuk bisa menyiapkan akses permodalan. Pemprov juga tidak cukup punya energi untuk memberikan managerial skill bagi pelaku-pelaku usaha, terutama kelas menengah dan atas. Maka yang kita lakukan ini membangun aksesibilitas, akses para pelaku usaha dari Jatim dengan provinsi mitra,” ucapnya.

Menurut Khofifah, keterlibatan sektor swasta menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut konsep creative financing dapat didukung dari peningkatan PAD sekaligus ruang investasi sektor privat.

Kondisi ekonomi Jawa Timur, lanjutnya, juga menunjukkan ruang pertumbuhan yang cukup kuat. Ia menyebut ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,96 persen pada kuartal I 2026 dan 5,86 persen pada semester I 2026, yang menurutnya menjadi pertumbuhan tertinggi di antara provinsi-provinsi di Pulau Jawa.

Khofifah berharap kerja sama Jatim dan Kaltara tidak berhenti setelah forum misi dagang selesai. Pelaku usaha masih dapat melakukan penjajakan dan memperdalam peluang kerja sama melalui sesi temu bisnis yang dijadwalkan berlangsung hingga sore hari.

“Rasa kami, kita tumbuh bersama, kita berkembang bersama, kita maju bersama, dan insyaallah kita sejahtera bersama,” pungkas Khofifah.

Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Kalimantan Utara 2026 sendiri mempertemukan pelaku usaha dari kedua provinsi untuk memperluas jaringan pasar produk unggulan serta memperkuat perdagangan antarpulau. Agenda tersebut juga mencakup kerja sama antarpemerintah daerah, BUMD dan asosiasi usaha. (rs)

 

Tags: eksporJawa TimurKalimantan UtaraKaltaraKhofifah Indar ParawansaMisi DagangPasar InternasionalPelaku UsahaPerdagangansarang burung waletSurabaya
Advertisement Banner

Baca Juga

Jejak Kasus Inex Mengarah ke Peredaran Etomidate di Tempat Hiburan
KRIMINAL

Jejak Kasus Inex Mengarah ke Peredaran Etomidate di Tempat Hiburan

8 September 2026
Misi Dagang Jatim-Kaltara Cetak Transaksi Hampir Rp2 Triliun
KALTARA

Misi Dagang Jatim-Kaltara Cetak Transaksi Hampir Rp2 Triliun

8 September 2026
RUU Kawasan Industri, Rahmawati Tekankan Kejelasan Lahan KIPI
KALTARA

RUU Kawasan Industri, Rahmawati Tekankan Kejelasan Lahan KIPI

8 September 2026
Gubernur Ikuti Rakor Nasional, Penanganan Karhutla Diperkuat 
Pemprov Kaltara

Gubernur Ikuti Rakor Nasional, Penanganan Karhutla Diperkuat 

8 September 2026
Aluminium KIPI Mulai Angkat Ekonomi Kaltara, Industri Pengolahan Tumbuh 28,06 Persen
Tarakan

Kredit Kaltara Melejit 55,30 Persen, DPK Justru Tertekan

8 September 2026
DPMD Dorong Desa Zero Karhutla dengan Skema Insentif
Pemprov Kaltara

DPMD Dorong Desa Zero Karhutla dengan Skema Insentif

7 September 2026
Next Post
Jejak Kasus Inex Mengarah ke Peredaran Etomidate di Tempat Hiburan

Jejak Kasus Inex Mengarah ke Peredaran Etomidate di Tempat Hiburan

Yonif TP 880/Banuanta Panen Perdana, Dorong Produktivitas Lahan di Desa Apung

Yonif TP 880/Banuanta Panen Perdana, Dorong Produktivitas Lahan di Desa Apung

Berita Populer

  • Wakapolda Kaltara Buka FGD STIK Lemdiklat Polri, Dorong Model Pemolisian Berbasis Manajemen Risiko dalam Penanganan Bencana

    Wakapolda Kaltara Buka FGD STIK Lemdiklat Polri, Dorong Model Pemolisian Berbasis Manajemen Risiko dalam Penanganan Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lokasi Arena Road Race Tarakan Clear, Pembangunan Ditargetkan Rampung Sebelum 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balai Mutu Kaltara Klaim Piloting SMHKP Bisa Rampung 10–15 Menit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekspor Perikanan Kaltara Turun 16 Persen Selama Piloting SMHKP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.