Rabu, Agustus 12, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Enam Disiplin Ilmu Bersatu dalam KKN USK di Gampong Cut Langien

by Redaksi 2
12 Agustus 2026
in NASIONAL
A A
Enam Disiplin Ilmu Bersatu dalam KKN USK di Gampong Cut Langien

Mahasiswa KKN USK Kelompok Reguler 11 Periode XXIX, Ari Maulana saat melaporkan hasil pelaksanaan KKN kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., di Ruang Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USK, Selasa (11/8/2026).

BANDA ACEH, Headlinews.id – Enam bidang keilmuan diterapkan tujuh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) selama satu bulan mengabdi di Gampong Cut Langien, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Latar belakang mahasiswa yang berbeda digunakan untuk menjalankan program kesehatan, pendidikan, sosial, keagamaan, lingkungan hingga kebencanaan di tengah masyarakat.

Kelompok Reguler 11 Periode XXIX tersebut beranggotakan mahasiswa Ilmu Hukum, Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan, Pendidikan Geografi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Kehutanan.

Mereka membagi peran dan menggabungkan kemampuan masing-masing untuk menjalankan program yang telah disusun selama berada di gampong.

Ketua Kelompok 11, Ari Maulana, mengatakan perbedaan bidang studi menjadi modal bagi kelompok untuk menjalankan kegiatan dengan cakupan yang cukup beragam. Setiap anggota membawa pengetahuan dari jurusannya, kemudian menggunakannya sesuai kebutuhan kegiatan di lapangan.

“Kami berasal dari enam bidang ilmu yang berbeda, sehingga setiap orang punya kemampuan yang bisa digunakan dalam kegiatan. Tantangannya bagaimana semua kemampuan itu kami satukan menjadi program yang bisa diterima dan bermanfaat bagi masyarakat Cut Langien,” ujar Ari saat melaporkan hasil pelaksanaan KKN kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., di Ruang Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USK, Selasa (11/8/2026).

Program yang dijalankan mencakup edukasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah gratis, sosialisasi anti-bullying, pengenalan empat satwa Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), kegiatan keagamaan, serta berbagai aktivitas bersama anak-anak dan masyarakat.

Pada bidang kebencanaan, mahasiswa mengenalkan Tas Siaga Bencana dan Pancasiaga (Pancasila Siaga Bencana). Kegiatan tersebut diarahkan untuk mengenalkan kesiapsiagaan kepada masyarakat dan anak-anak melalui materi yang disesuaikan dengan kegiatan KKN.

Sementara pada kegiatan keagamaan, mahasiswa menggelar Festival Anak Sholeh yang diisi lomba azan dan hafalan surah pendek. Kegiatan tersebut menyasar anak-anak tingkat TK dan SD di Gampong Cut Langien sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam pembinaan keagamaan anak.

Mahasiswa juga menyusun Profil Gampong Cut Langien sebagai bagian dari kegiatan selama pengabdian. Data dan informasi mengenai gampong dihimpun untuk menghasilkan dokumentasi yang dapat digunakan sebagai gambaran mengenai kondisi desa.

Ari mengatakan pelaksanaan berbagai program tersebut membuat mahasiswa harus menerapkan pengetahuan dari kampus dalam situasi yang berbeda. Kondisi lapangan juga menuntut kelompok untuk melakukan penyesuaian terhadap rencana yang telah dibuat.

“Di kampus kami belajar sesuai jurusan masing-masing. Ketika turun ke masyarakat, ilmu itu harus disesuaikan lagi dengan kondisi yang kami temukan. Kami belajar bagaimana membagi tugas, berkomunikasi dengan masyarakat, dan mencari cara supaya kegiatan tetap berjalan,” katanya.

Selain kegiatan langsung, kelompok tersebut mencatat sekitar 170 publikasi selama satu bulan pelaksanaan KKN. Publikasi itu berasal dari dokumentasi berbagai aktivitas mahasiswa selama menjalankan program di Gampong Cut Langien.

Ari mengatakan dokumentasi dibuat sebagai catatan kegiatan sekaligus untuk menyampaikan informasi mengenai program yang dijalankan mahasiswa selama berada di lokasi pengabdian.

“Setiap kegiatan kami usahakan terdokumentasi dengan baik. Sampai KKN selesai, sekitar 170 publikasi sudah kami hasilkan. Dari situ semua kegiatan kelompok bisa tercatat, mulai dari program kesehatan, pendidikan, kebencanaan, kegiatan anak-anak sampai kegiatan bersama masyarakat,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kelompok 11, Dr. Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., menilai keberagaman latar belakang mahasiswa memberi ruang bagi kelompok untuk mengembangkan kegiatan dengan pendekatan yang lebih luas.

“Mahasiswa datang dari bidang ilmu yang berbeda, kemudian mereka ditempatkan dalam satu kelompok dan satu lingkungan masyarakat. Tantangannya adalah bagaimana ilmu tersebut diterapkan secara bersama-sama. Dari kegiatan yang dilaporkan, saya melihat proses itu sudah dijalankan,” kata Sayuthi.

Menurut Sayuthi, pengalaman KKN memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana pengetahuan akademik digunakan ketika berhadapan dengan masyarakat. Kemampuan tersebut berjalan bersama dengan proses adaptasi dan komunikasi selama berada di gampong.

“Ketika berada di masyarakat, mahasiswa tidak bisa hanya mengandalkan teori. Mereka harus mampu berkomunikasi, memahami kondisi setempat, bekerja dengan orang lain, dan mengambil keputusan sesuai kebutuhan kegiatan. Itu bagian penting dari proses KKN,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi produktivitas Kelompok 11 dalam mendokumentasikan kegiatan. Menurutnya, jumlah publikasi yang dihasilkan menunjukkan mahasiswa cukup aktif mencatat aktivitas selama masa pengabdian.

“Sekitar 170 publikasi merupakan catatan yang cukup banyak untuk satu kelompok selama satu bulan. Yang lebih penting, publikasi tersebut menggambarkan kegiatan yang memang mereka kerjakan selama berada di masyarakat,” katanya.

Kelompok 11 mendapat dukungan dari aparatur dan masyarakat Gampong Cut Langien selama menjalankan program. Koordinasi dengan pihak gampong dilakukan sebelum kegiatan dilaksanakan, sementara masyarakat ikut terlibat dalam sejumlah agenda yang disusun mahasiswa.

Ari mengatakan dukungan tersebut membantu kelompok menjalankan program dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Interaksi selama satu bulan juga membuat mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai kehidupan sosial, budaya, keagamaan, adat istiadat, serta gotong royong di lingkungan gampong.

“Dukungan dari aparatur dan masyarakat sangat membantu kami. Kami bisa berdiskusi sebelum menjalankan kegiatan dan mendapat kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan warga. Dari situ kami juga belajar memahami kebiasaan dan kehidupan masyarakat setempat,” kata Ari.

Menurut Ari, pengalaman tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan KKN. Mahasiswa tidak hanya menyelesaikan program yang telah dirancang, tetapi juga belajar menghadapi kondisi lapangan dan membangun hubungan dengan masyarakat.

“Satu bulan memang terasa singkat, tetapi banyak pengalaman yang kami dapatkan. Kami belajar bekerja dalam kelompok, belajar berkomunikasi dengan masyarakat, dan melihat langsung bagaimana sebuah program harus menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Sayuthi meminta mahasiswa mempertahankan pengalaman tersebut setelah kembali ke lingkungan kampus. Kemampuan bekerja lintas disiplin, beradaptasi, dan berkomunikasi dengan masyarakat dinilai dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menjalani tahapan pendidikan maupun kehidupan profesional.

“Pengalaman selama di Cut Langien jangan berhenti ketika KKN selesai. Kemampuan bekerja sama dengan orang yang berbeda bidang, berkomunikasi dengan masyarakat, dan menyelesaikan persoalan di lapangan akan menjadi bekal yang berguna setelah kalian menyelesaikan pendidikan,” pungkas Sayuthi. (*/saf)

 

Tags: Bandar Baruedukasi kesehatanFestival Anak SholehGampong Cut LangienKesiapsiagaan BencanaKKN Kelompok 11KKN Pidie JayaKKN USKKKN USK XXIXlintas disiplin ilmumahasiswa KKNmahasiswa USKPancasiagapengabdian masyarakatPidie JayaProfil Gampong Cut LangienTas Siaga BencanaTNGLUniversitas Syiah Kuala
Advertisement Banner

Baca Juga

Sebulan di Gampong Cut Langien, Mahasiswa KKN USK Tinggalkan Ragam Program dan 170 Publikasi
NASIONAL

Sebulan di Gampong Cut Langien, Mahasiswa KKN USK Tinggalkan Ragam Program dan 170 Publikasi

12 Agustus 2026
Profil Gampong Cut Langien Disusun, Sejarah hingga Potensi Wilayah Didokumentasikan
NASIONAL

Profil Gampong Cut Langien Disusun, Sejarah hingga Potensi Wilayah Didokumentasikan

9 Agustus 2026
Aksi Jilid II, Aliansi Pemuda Desak PLN Tuntaskan Pemadaman Kalsel-Kalteng
NASIONAL

Aksi Jilid II, Aliansi Pemuda Desak PLN Tuntaskan Pemadaman Kalsel-Kalteng

8 Agustus 2026
Dari Hoaks hingga Narkoba, KKN USK Isi Mading Cut Langien dengan Edukasi
NASIONAL

Dari Hoaks hingga Narkoba, KKN USK Isi Mading Cut Langien dengan Edukasi

8 Agustus 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Borong 10 Penghargaan ISRA 2026
NASIONAL

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Borong 10 Penghargaan ISRA 2026

8 Agustus 2026
Fashion Show Busana Muslim Meriahkan Kegiatan KKN USK di Cut Langien
NASIONAL

Fashion Show Busana Muslim Meriahkan Kegiatan KKN USK di Cut Langien

8 Agustus 2026
Next Post
30 Tahun Menunggu Ganti Rugi Lahan Bandara Juwata

30 Tahun Menunggu Ganti Rugi Lahan Bandara Juwata

Lahan Tambak Jadi Runway Bandara Juwata, DPRD Kaltara Sebut Belum Dibayar

Lahan Tambak Jadi Runway Bandara Juwata, DPRD Kaltara Sebut Belum Dibayar

DPRD Tarakan Desak Sertifikasi 96,7 Hektare Lahan Bandara Juwata

DPRD Tarakan Desak Sertifikasi 96,7 Hektare Lahan Bandara Juwata

Berita Populer

  • Transfer Pusat Tak Bisa Terus Diandalkan, Daerah Diminta Perkuat BUMD

    Transfer Pusat Tak Bisa Terus Diandalkan, Daerah Diminta Perkuat BUMD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Silaturahmi Dari Komunitas Etnis Indonesia Bersatu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Jilid II, Aliansi Pemuda Desak PLN Tuntaskan Pemadaman Kalsel-Kalteng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S., Lulus Sesko TNI Tahun 2026,Raih 2 Besar Tulisan Ilmiah Dan Predikat Jasmani Terbaik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.