MALINAU, Headlinews.id – Rumah Baca Bermain Ceriah di Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, menjadi salah satu lokasi yang didatangi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono saat kunjungan kerjanya di Kabupaten Malinau, Selasa (2/9/2026). Krido melihat langsung kegiatan Program Belajar Gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak di wilayah pedalaman.
Kunjungan sekitar pukul 17.05 WITA itu berlangsung dalam suasana santai. Pangdam berbincang dengan anak-anak dan pengelola rumah baca, sekaligus melihat aktivitas belajar yang berlangsung.
Krido menilai ruang belajar seperti rumah baca dibutuhkan untuk membantu anak-anak di wilayah pedalaman mendapatkan pendampingan pendidikan di luar sekolah.
“Anak-anak di pedalaman punya hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang baik. Mereka juga harus punya ruang untuk belajar, bertanya dan mengembangkan kemampuan. Hal seperti ini yang perlu terus dijaga,” ujar Krido.
Program Belajar Gratis tersebut memberikan pendampingan kepada anak-anak yang berada di kawasan pedalaman dan perbatasan. Rumah baca menjadi tempat anak-anak memperoleh tambahan pembelajaran sekaligus berinteraksi dalam kegiatan pendidikan di lingkungan mereka.
Menurut Krido, keterbatasan jarak dan kondisi geografis tidak semestinya membatasi kesempatan anak untuk melanjutkan pendidikan. Dukungan dari lingkungan sekitar diperlukan agar anak-anak tetap memiliki dorongan untuk belajar dan mengejar cita-cita.
“Jangan sampai anak yang tinggal jauh dari kota merasa kesempatan mereka lebih kecil. Kalau ada pendampingan dan lingkungan yang mendukung, mereka bisa berkembang dengan baik. Yang penting mereka terus didorong untuk belajar dan percaya pada kemampuan dirinya,” katanya.
Kunjungan ke rumah baca itu menjadi salah satu agenda Krido di Malinau. Sebelumnya, Pangdam mengunjungi Makodim 0910/Malinau untuk menerima paparan kondisi satuan dan memberikan pengarahan kepada personel.
Dari Makodim, Krido melanjutkan perjalanan ke Mako Yonif 614/Raja Pandhita di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara. Di sana, Pangdam memberikan pengarahan kepada prajurit serta meninjau kondisi lingkungan satuan.
Wilayah Malinau memiliki posisi penting dalam tugas pertahanan lantaran berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi geografis wilayah yang luas juga menjadi bagian dari tantangan prajurit dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Kesiapan satuan perlu dilihat langsung, termasuk kondisi personel dan sarana yang digunakan untuk mendukung tugas. Kalau ada kekurangan, itu yang harus kita identifikasi dan perbaiki,” kata Krido.
Pangdam tiba di Malinau sekitar pukul 13.37 WITA menggunakan Speedboat Mandiricoal Executive dari Tarakan. Ia datang bersama Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni dan disambut jajaran Forkopimda serta tokoh masyarakat.
Malam harinya, Pangdam menghadiri ramah tamah bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat Kabupaten Malinau di Guest House Pemda Malinau.
Setelah agenda di Malinau, rombongan Pangdam dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Rabu (3/9/2026), untuk meninjau Mako Puslatpur TNI. (*)










