Terima Masukan Pelaku Industri Pertanian hingga Kehutanan
SAMARINDA, Headlinews.id – Institut Pertanian Bogor (IPB) University melaksanakan kegiatan grup discussion. Kegiatan diskusi bertajuk” identifikasi kebutuhan SDM sektor pertanian, kehutanan dan lingkungan ” tersebut membahas berbagai persoalan lingkungan, pertanian dan kehutanan yang berlangsung di hotel Mercure Samarinda, Sabtu (18/4/2026) siang.
Kegiatan diskusi tersebut di moderatori Dr Lukmanul Hakim Zaini. Hadir sebagai pemateri pemantik Dekan Fakultas kehutanan dan Lingkungan Prof Dr Ir Dodik Ridho Nurrochman, Kepala Pusat Studi Reklamasi tambang Dr Ir Irdika Mansur dan pemateri terakhir datang dari Ketua tim pengembangan hutan pendidikan IPB di IKN Dr Ir Nandi Kosmaryandi.
Wakil Rektor IV Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama dan Alumni, IPB University, Prof Dr Iskandar Zulkarnaen Siregar menjelaskan tujuan dari kegiatan ini untuk bertemu pelaku industri da bertemu para steakholder terhadap lulusan IPB baik masa kini maupun yang masa datang.
“Kami hadir menerima masukan stekholder dan pengguna lulusan IPB melalui kegiatan ini. Lewat masukan ini nantinya IPB akan mempertimbangkan kompetisi lulusan tetap sesuai kebutuhan pasar kerja,” katanya.
Prof Iskandar menilai, provinsi Kaltim sangat kaya dalam hal penghasilan komoditas pertanian dan juga pertambangan. “Tentunya lulusan IPB saya kira sangat relevan untuk mengisi peluang jabatan industri tersebut,” imbuhnya.
Sedangkan, dalam hal penghargaan IPB University tidak diragukan lagi. Pada tahun 2026, untuk ranking khusus dalam hal bidang pertanian dan kehutanan, IPB ranking 48 dunia. Untuk Asia posisi kedelapan dan tentunya rangking pertama di ASEAN dan Indonesia. Hal tersebut membuktikan bahwa lulusan IPB penerimaan pasar kerja nya sangat baik.
“Raihan seperti ini yang kita pertahankan dan tingkatkan kembali,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Iskandar juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus IPB kaltim. Jadi selain kegiatan silaturahmi, juga mendiskusikan peningkatan ekonomi di wilayah Kaltim dengan rekan – rekan alumni dan dunia pelaku industri.
Salah satu narasumber, Prof Dr Ir Dodik Ridho Nurrochman menyampaikan konsep pengelolaan kota hutan harus dikelola dengan aspek – aspek kemanan yang tinggi. Oleh karena, apabila mengelola IKN dengan baik ga hanya infrastruktur saja yang dipertimbangkan. Tetapi ada aspek – aspek yang lain salah satunya yakni lingkungan.
Karena mengingat hutan kota sangat rawan terjadinya kebakaran dan sebagainya. Kalau hanya infrastruktur dan bangunan saja yang di perhatikan itu sangat berbahaya. Dia mencontohkan seperti kota hutan sekelas di negara Amerika, apabila terjadi kebakaran saja banyak memakan korban dari kalangan artis holywood.
“Jadi kita harus benar – benar menyiapkan konsep kota hutan. Selain menyiapkan lingkungan juga lembaga yang dikelola anak – anak muda agar dari terhindar bencana yang namanya banjir hingga kebakaran hutan,” paparnya.
Apresiasi datang dari Ketua DPD IPB Kaltim, Sulaeman menurutnya acara grup discussion ini pertama digelar. Dan Kaltim menjadi provinsi pertama yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan ini. “Karena kita patut bangga, baru kali ini ada employer meeting di luar Kota Bogor. Jadi kita di HA IPB Kaltim patut bangga dapat terlaksana kegiatan ini dengan sukses,” ungkap Sulaeman.
Sementara itu, apresiasi yang diberikan pihak rektorat IPB kepada dirinya, Sulaeman mengaku untuk pengabdiannya di IPB Kaltim semata – mata tulus dilakukan. Meski tanpa apresiasi dan pujian akan tetap dia lakukan demi berkembangnya HA IPB Kaltim menjadi wadah para alumni untuk saling siltarurahmi. (fan)










