TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Penyusunan kebijakan pembangunan di Kabupaten Bulungan mulai diarahkan agar lebih banyak bertumpu pada hasil riset dan data. Pendekatan berbasis penelitian diperlukan agar pemerintah memiliki dasar lebih kuat dalam menghadapi persoalan pembangunan yang semakin beragam.
Bupati Bulungan Syarwani menyebut kebutuhan riset semakin besar seiring kompleksitas persoalan daerah. Data dan hasil penelitian diperlukan agar pemerintah memiliki dasar dalam menentukan program pembangunan.
“Persoalan pembangunan sekarang semakin beragam. Kita perlu data dan pengetahuan yang cukup sebelum menentukan kebijakan. Riset membantu pemerintah memahami persoalan secara lebih mendalam sehingga program yang disusun bisa sesuai dengan kebutuhan daerah,” kata Syarwani.
Penguatan riset dan inovasi dituangkan dalam Ranperda tentang Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah. Ranperda tersebut masuk dalam enam rancangan regulasi yang dibahas DPRD bersama Pemkab Bulungan pada Rapat Paripurna Tahun 2026.
Syarwani juga menyebut hasil penelitian perlu terhubung dengan proses perumusan kebijakan. Perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat dapat dilibatkan karena memiliki pengetahuan serta pengalaman yang berbeda dalam melihat persoalan pembangunan.
“Perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat dan pemerintah memiliki pengetahuan masing-masing. Semuanya perlu dipertemukan supaya penelitian yang dilakukan benar-benar menjawab persoalan daerah dan hasilnya bisa digunakan,” ujarnya.
Menurut Syarwani, pengembangan riset harus berlanjut pada penerapan hasil penelitian dalam program pemerintah. Inovasi yang lahir dari kebutuhan di lapangan diharapkan dapat membantu penyelesaian persoalan pembangunan di Bulungan.
“Kita membutuhkan riset yang menghasilkan jawaban atas persoalan Bulungan. Hasilnya harus bisa diterapkan dalam kebijakan dan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (rn)










