TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Deretan rumah kontrakan di Jalan Poros Tanjung Selor–Tanah Kuning, Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, dilanda kebakaran hebat pada Selasa (19/5/2026) pagi.
Peristiwa tersebut menyebabkan empat unit kontrakan berbahan kayu ludes terbakar. Kobaran api juga berdampak pada dua bangunan permanen di sekitar lokasi kejadian.
Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo, mengatakan api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan yang terbakar merupakan rumah semi permanen berbahan mudah terbakar.
“Api cepat merembet karena kondisi bangunan didominasi material kayu dan posisi antar kontrakan cukup berdekatan,” ujar Hadi.
Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.00 Wita. Saat kejadian berlangsung, warga sekitar berupaya membantu penghuni menyelamatkan barang-barang sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Sejumlah saksi juga mengaku sempat mendengar suara ledakan sesaat sebelum api membesar dan menghanguskan bangunan kontrakan.
“Ada suara ledakan sebelum api membesar. Tidak lama setelah itu, api langsung menjalar ke bagian bangunan lainnya,” katanya.
Salah seorang penghuni kontrakan, Nita mengaku panik saat melihat api mulai muncul dari bangunan di sebelah tempat tinggalnya.
“Saya langsung keluar dan mencoba menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dibawa,” ujarnya.
Menerima laporan kejadian tersebut, personel kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area sekitar.
Selain membantu proses evakuasi penghuni, aparat juga melakukan pendataan terhadap korban terdampak serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Anggota langsung turun ke lokasi untuk membantu evakuasi warga dan melakukan pengamanan di sekitar TKP,” jelas Hadi.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sumber api diduga berasal dari kompor milik salah satu penghuni kontrakan yang diduga masih menyala saat ditinggalkan.
Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Penyebab pastinya masih kami dalami, termasuk memeriksa keterangan saksi dan kondisi di lokasi kejadian,” tegasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun seluruh kontrakan berbahan kayu yang berada di titik awal kebakaran dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat dilalap api.
“Kerugian material masih dalam proses pendataan,” pungkas Hadi. (rn)










