TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Akses internet gratis dalam program Wi-Fi Bulungan Hebat kini tersedia di 27 titik di Kabupaten Bulungan. Sebanyak 11 lokasi baru ditambahkan pada 2026, dengan cakupan fasilitas yang beragam mulai dari ruang publik, sekolah, layanan administrasi hingga fasilitas kesehatan.
Kepala DKIP Kabupaten Bulungan Yunus Luat mengatakan penambahan titik layanan diarahkan agar akses internet dapat digunakan masyarakat pada berbagai kebutuhan. Lokasi yang dipilih mencakup tempat warga beraktivitas sekaligus fasilitas yang berkaitan dengan pelayanan pemerintah.
“Sekarang ada 27 titik Wi-Fi Bulungan Hebat yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Penambahan 11 lokasi tahun ini kita arahkan ke tempat yang memang banyak digunakan warga, termasuk ruang publik, sekolah, puskesmas, rumah sakit dan pusat pelayanan,” ujar Yunus.
Sebelas titik tambahan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan. Fasilitas itu meliputi Taman Bengkulung di Tanjung Palas Hulu, Taman Museum 1 dan 2 di Tanjung Palas Tengah, Taman Majelis dan ruang tunggu Pelabuhan/Tambangan di Tanjung Palas, serta Gelanggang Olahraga Tanjung Palas Hilir.
Titik lainnya berada di Puskesmas Tanjung Palas, SDN 012 Desa Pejalin, Disdukcapil Bulungan, Rumah Jabatan Wakil Bupati dan ruang IGD RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Penempatan jaringan pada lokasi tersebut membuka akses internet bagi masyarakat yang sedang menggunakan fasilitas pelayanan maupun beraktivitas di ruang publik.
Menurut Yunus, konektivitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, terutama aktivitas belajar dan pencarian informasi. Pelaku usaha juga dapat menggunakan akses internet untuk mendukung kegiatan promosi dan pengembangan usaha secara digital.
“Internet sekarang sudah berkaitan dengan banyak aktivitas. Pelajar bisa menggunakannya untuk mencari bahan pembelajaran, masyarakat bisa mengakses informasi dan layanan digital, sementara pelaku usaha dapat memanfaatkannya untuk promosi atau mengembangkan pemasaran,” katanya.
Akses internet gratis juga dapat membantu masyarakat ketika membutuhkan layanan pemerintahan berbasis digital. Keberadaan jaringan di sejumlah fasilitas pelayanan diharapkan memudahkan warga menggunakan layanan daring ketika berada di lokasi tersebut.
Yunus mengingatkan penggunaan jaringan publik tetap perlu memperhatikan keamanan data. Masyarakat diminta berhati-hati ketika mengakses akun pribadi atau memasukkan informasi sensitif menggunakan jaringan internet bersama.
“Gunakan fasilitas ini sesuai kebutuhan dan tetap perhatikan keamanan data. Jangan sembarangan memasukkan kata sandi, data perbankan atau informasi pribadi ketika menggunakan jaringan publik. Internetnya gratis, tetapi keamanan akun tetap harus dijaga sendiri,” ucapnya.
Ia juga meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas jaringan yang telah disediakan pemerintah. Pemanfaatan secara tertib diperlukan agar layanan dapat terus digunakan oleh warga di berbagai lokasi.
“Fasilitas ini disediakan untuk kepentingan masyarakat. Silakan dimanfaatkan untuk belajar, bekerja, berusaha dan mengakses layanan digital. Pada saat yang sama, jaga fasilitasnya dan gunakan internet secara bertanggung jawab,” pungkas Yunus. (rn)










