TARAKAN, Headlinews.id – Kegiatan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar BPS Kota Tarakan turut menyasar Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., dalam proses wawancara pendataan ekonomi daerah.
Wawancara pendataan tersebut dilaksanakan di Rumah Jabatan Wali Kota Tarakan, Sabtu (20/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian Sensus Ekonomi yang dilakukan secara nasional untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian di berbagai daerah.
BPS menyebut, Sensus Ekonomi menjadi salah satu instrumen penting dalam menghimpun data dasar yang mencakup aktivitas usaha, struktur ekonomi, serta dinamika pelaku ekonomi di tingkat daerah.
Wali Kota Khairul menegaskan bahwa pelaksanaan sensus ini memiliki peran strategis dalam mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis data.
“Data hasil sensus ekonomi ini sangat penting karena menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah. Pemerintah tidak bisa lagi hanya mengandalkan perkiraan, tetapi harus berbasis data yang benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan,” kata Khairul.
Ia menambahkan, data yang akurat akan sangat menentukan ketepatan program pemerintah, terutama dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kota Tarakan.
Menurutnya, kesalahan dalam basis data dapat berdampak langsung pada arah kebijakan yang diambil, sehingga kualitas data menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
“Kalau data tidak akurat, maka kebijakan yang diambil juga bisa tidak tepat sasaran. Karena itu, Sensus Ekonomi ini harus benar-benar didukung agar menghasilkan data yang valid dan komprehensif,” ujarnya.
Khairul juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha di Kota Tarakan untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas BPS.
Partisipasi tersebut dinilai penting agar hasil pendataan dapat mencerminkan kondisi ekonomi secara utuh dan menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih baik ke depan.
“Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. Berikan informasi yang benar kepada petugas sensus, karena apa yang kita sampaikan hari ini akan menentukan arah pembangunan di masa mendatang,” pungkasnya. (*)










