TARAKAN, Headlinews.id – Seiring mendekati puncak arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H, Polres Tarakan melakukan pemetaan jalur rawan dan menyiapkan pos pelayanan, tim medis darurat, serta pengawasan keamanan secara menyeluruh.
Kapolres Tarakan, Erwin S. Manik, memaparkan hal itu dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Idul Fitri 1447 H/2026 yang digelar Senin (2/3/2026) di Ruang Vicon Sanika Satyawada, Polres Tarakan.
Rapat dihadiri Komandan Kodim 0907/Tarakan, perwakilan Satuan Radar 204 Tarakan, Wakil Wali Kota Ibnu Saud Is, para kepala OPD, serta instansi vertikal terkait.
“Perkiraan nasional menunjukkan ada sekitar 143,9 juta pergerakan masyarakat selama periode mudik, dengan 43 juta di antaranya adalah anak usia sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan arus balik diperkirakan berlangsung 25–27 Maret 2026.
“Kami telah memetakan jalur rawan dan menyiapkan pos pelayanan serta tim medis darurat untuk mengantisipasi potensi gangguan,” kata Kapolres Erwin lagi.
Strategi pengamanan yang disiapkan meliputi pengaturan lalu lintas, stabilisasi harga sembako dan energi, serta antisipasi potensi terorisme, radikalisme, dan intoleransi.
“Selain pengamanan fisik, koordinasi lintas sektor sangat penting. Kami bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan pihak kesehatan agar masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Rapat koordinasi juga membahas kesiapan logistik, manajemen pengaduan masyarakat, serta langkah pencegahan kecelakaan di titik-titik rawan. Strategi ini disusun agar arus mudik dan arus balik berjalan lancar sekaligus menekan risiko gangguan keamanan.
“Sinergi lintas itu faktor utama. Kehadiran pemerintah dan aparat keamanan harus dirasakan langsung masyarakat, sehingga aktivitas mudik dan arus balik dapat berjalan tertib, aman, dan lancar,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is menambahkan, dukungan Pemkot Tarakan terhadap Operasi Ketupat 2026. Ia menyatakan seluruh OPD dan instansi terkait diminta menyiapkan pos pelayanan serta personel yang siap membantu masyarakat.
“Kami memastikan semua jalur mudik dan arus balik aman, termasuk kesiapan fasilitas kesehatan, pengaturan transportasi, dan komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah kota mendukung penuh Polres dan TNI dalam pelaksanaan operasi ini,” ujar Ibnu Saud.
Komandan Kodim 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, S.Sos., M.Han., turut menyatakan rapat ini juga menindaklanjuti arahan Prabowo Subianto dalam Rapim TNI-Polri Tahun 2026.
“Arahan beliau menekankan TNI-Polri harus hadir untuk rakyat, mengedepankan kepemimpinan berbasis keteladanan, memaknai wewenang sebagai amanat, serta mengelola anggaran secara efektif untuk mendukung pembangunan dan transformasi pelayanan,” pungkasnya. (*)










