TARAKAN, Headlinews.id – Pengangkutan solar menggunakan jeriken di atas sepeda motor diduga memicu tumpahan di Jalan Aki Balak, Tarakan, Jumat (4/9/2026). Cairan yang membentang sekitar 50–70 meter itu sempat membuat seorang pengendara sepeda motor terjatuh sebelum petugas mengamankan area.
Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas melalui Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Ardi Wisnu Pradana mengatakan, laporan mengenai tumpahan tersebut pertama kali diterima dari masyarakat. Informasi itu menyebutkan adanya sepeda motor yang membawa jeriken berisi solar sebelum cairan tumpah di badan jalan.
“Tadi informasi dari masyarakat, katanya ada motor yang bawa solar pakai jeriken dan tumpah di jalan. Kami langsung cek ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya,” kata Ardi.
Saat petugas tiba, tumpahan sudah mulai mengering. Polisi kemudian mengatur lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas dengan aman, sekaligus mengantisipasi pengendara yang tidak mengetahui adanya sisa cairan di badan jalan.
“Pas kami datang memang sudah mulai kering. Jadi anggota kami arahkan untuk mengatur lalu lintas, supaya jangan sampai ada lagi pengendara yang jatuh karena melewati bagian jalan yang terkena tumpahan,” ujarnya.
Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan sempat terjatuh dan mengalami luka ringan, ketika melintasi ruas jalan tersebut. Polisi juga memperoleh informasi mengenai adanya rekaman video yang memperlihatkan kejadian tersebut.
Tumpahan ditemukan membentang sekitar 50–70 meter. Petugas selanjutnya menggunakan pasir untuk menyerap sisa cairan di permukaan jalan agar kondisi ruas tersebut tidak kembali membahayakan pengguna kendaraan.
Ardi menyebut pembawa jeriken belum ditemukan ketika polisi berada di lokasi. Identitas kendaraan maupun pengendaranya juga belum diketahui secara pasti.
“Orangnya sudah pergi, jadi belum kami dapatkan. Kami masih cari CCTV terdekat. Dari situ nanti kami lihat motornya seperti apa, termasuk siapa yang membawa jeriken tersebut,” katanya.
Penelusuran CCTV dilakukan di sekitar lokasi, termasuk kawasan dekat SMK Negeri 2 Tarakan dan ruas jalan yang memiliki tikungan. Polisi berharap rekaman kamera pengawas dapat membantu mengidentifikasi kendaraan yang dimaksud.
Ardi mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan sepeda motor untuk mengangkut solar dalam jeriken. Menurutnya, cara tersebut berisiko apabila wadah mengalami kebocoran atau terlepas selama perjalanan.
“Kalau membawa bahan bakar pakai motor seperti ini memang berbahaya. Risikonya bukan cuma untuk yang membawa, tetapi juga pengguna jalan lain kalau sampai tumpah. Ini yang harus diperhatikan masyarakat,” tegasnya.
Polisi masih menunggu hasil penelusuran CCTV untuk mengetahui kendaraan dan pengendara yang membawa jeriken tersebut.
“Kami tetap akan cari kendaraan yang dimaksud. Kami imbau masyarakat kalau membawa solar jangan menggunakan sepeda motor dengan jeriken, karena kalau tumpah seperti ini dampaknya bisa ke pengguna jalan lainnya,” pungkas Ardi. (saf)









