TARAKAN, Headlinews.id – Pelanggan Bright Gas, konsumen BBM, hingga operator SPBU di Kalimantan Utara mendapat apresiasi dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2026. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendengar langsung masukan pelanggan mengenai produk dan pelayanan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan, pertemuan langsung dengan pelanggan memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mengetahui pengalaman konsumen sekaligus menerima masukan mengenai produk dan pelayanan.
“Pelanggan punya peran penting dalam perjalanan Pertamina Patra Niaga. Kami datang langsung menyapa pelanggan, memberikan apresiasi, sekaligus mendengarkan masukan mereka. Dari interaksi seperti ini, kami bisa mengetahui bagaimana produk dan pelayanan yang diberikan diterima oleh pelanggan,” ujar Edi.
Kunjungan dilakukan ke sejumlah tempat usaha yang menggunakan LPG nonsubsidi Bright Gas untuk menunjang kegiatan operasional. Di antaranya Laundry Clean House, Restoran Mie Gacoan, Rumah Makan Mae Mae, serta dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Tim Pertamina berdialog dengan para pelanggan mengenai pengalaman menggunakan produk dan pelayanan. Cendera mata juga diberikan kepada pelanggan yang dikunjungi sebagai bentuk apresiasi.
Edi menjelaskan, kebutuhan energi antara pelanggan rumah tangga dan pelaku usaha memiliki karakter yang berbeda. Pelaku usaha, misalnya, membutuhkan pasokan yang dapat mendukung kegiatan operasional secara berkelanjutan.
“Kebutuhan pelanggan tentu berbeda-beda. Pelanggan rumah tangga memiliki kebutuhan sendiri, sementara pelaku usaha membutuhkan energi untuk menunjang kegiatan operasional. Ketersediaan Bright Gas dan BBM perlu dijaga agar pelanggan bisa mendapatkan produk yang dibutuhkan dengan aman dan andal,” katanya.
Apresiasi juga diberikan kepada konsumen yang melakukan pengisian BBM di SPBU. Sementara operator SPBU menerima paket sembako sebagai penghargaan atas pelayanan kepada masyarakat setiap hari, termasuk pada hari libur.
Menurut Edi, operator SPBU menjadi bagian yang bersentuhan langsung dengan pelanggan ketika proses pengisian BBM berlangsung. Cara mereka memberikan pelayanan turut memengaruhi pengalaman konsumen di SPBU.
“Setiap hari operator bertemu langsung dengan pelanggan. Mereka harus memastikan pelayanan berjalan dengan baik, tetap aman, dan sesuai prosedur. Karena itu, kami juga memberikan apresiasi kepada para operator yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk ketika hari libur,” ujarnya.
Kebutuhan energi pelaku usaha juga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Pasokan BBM dan LPG yang aman dan andal dibutuhkan untuk menjaga aktivitas usaha tetap berjalan.
“Pelaku usaha memerlukan pasokan energi yang aman dan andal untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional. Ketersediaan Bright Gas dan BBM terus kami jaga, kemudian pelanggan juga bisa memanfaatkan layanan pesan antar agar kebutuhan energi dapat terpenuhi dengan lebih mudah,” kata Edi.
Pertamina turut mengarahkan masyarakat memanfaatkan aplikasi MyPertamina dalam bertransaksi. Layanan pesan antar juga dapat digunakan pelanggan sesuai kebutuhan.
Sementara informasi, masukan maupun pengaduan mengenai produk dan pelayanan dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solutions 135 yang tersedia selama 24 jam.
Edi mengatakan komunikasi dengan pelanggan tetap diperlukan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Ketika kami bertemu pelanggan, ada kesempatan untuk mendengar langsung pengalaman mereka. Masukan itu penting untuk melihat kebutuhan pelanggan rumah tangga maupun pelaku usaha dan menjadi bahan dalam menjaga kualitas produk serta pelayanan Pertamina,” pungkasnya. (rs)










