Senin, April 20, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Realisasi APBD 2026 Diuji, Daerah Dituntut Perkuat Pendapatan Sendiri  

by Ifransyah
7 Januari 2026
in Tarakan
A A
Realisasi APBD 2026 Diuji, Daerah Dituntut Perkuat Pendapatan Sendiri   

Direktur Politeknik Bisnis Kaltara, Dr. Ana Sriekaningsih

TARAKAN, Headlinews.id — Memasuki tahap realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan menjaga keseimbangan keuangan di tengah keterbatasan pendapatan dan kebutuhan belanja yang tetap tinggi. Kondisi ini menuntut kebijakan fiskal yang lebih adaptif dan berbasis kemampuan riil daerah.

Direktur Politeknik Bisnis Kaltara, Dr. Ana Sriekaningsih, menilai pelaksanaan APBD tahun berjalan tidak bisa dilepaskan dari struktur ketergantungan daerah terhadap transfer dari pemerintah pusat. Ketika ruang fiskal pusat semakin terbatas, dampaknya ikut dirasakan hingga ke daerah.

“Realisasi APBD sangat dipengaruhi APBN. Skema pembagian dari pusat sudah ditetapkan, sehingga daerah tidak memiliki banyak ruang untuk penyesuaian di luar alokasi yang ada,” ujar Ana, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, dalam kondisi tersebut pemerintah daerah perlu lebih cermat mengelola belanja agar tidak menimbulkan tekanan fiskal di tengah tahun anggaran.

“Kalau belanja tidak dikendalikan sejak awal, risikonya bisa muncul di pertengahan atau akhir tahun. Itu yang harus diantisipasi dalam pelaksanaan APBD,” katanya.

Ana menyebut langkah efisiensi belanja telah menjadi konsekuensi logis dalam realisasi anggaran 2026. Penyesuaian terutama dilakukan pada pos-pos yang tidak berdampak langsung pada pelayanan dasar masyarakat.

“Pengendalian belanja sudah berjalan, termasuk membatasi kegiatan yang tidak mendesak. Tinggal bagaimana memastikan pelayanan publik tetap terjaga,” ucapnya.

Menurut Ana, tantangan utama realisasi APBD saat ini terletak pada sisi pendapatan. Efisiensi akan sulit berkelanjutan jika tidak dibarengi penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau pendapatan daerah tidak dikuatkan, efisiensi hanya bersifat sementara. Daerah perlu memastikan PAD bisa benar-benar menopang belanja,” tegasnya.

Ia menilai optimalisasi PAD harus dilakukan dengan pendekatan yang terukur dan transparan agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pendapatan yang masuk secara baik akan kembali ke masyarakat dalam bentuk program pembangunan dan layanan yang lebih tepat sasaran,” lanjut Ana.

Kalimantan Utara, kata Ana, memiliki peluang besar untuk memperkuat PAD melalui sektor ekonomi lokal. Aktivitas pariwisata, UMKM, dan pemanfaatan sumber daya wilayah pesisir dinilai masih memiliki ruang pengembangan.

“Penguatan ekonomi lokal akan menciptakan perputaran uang di daerah. Dari situlah pendapatan daerah bisa tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga agar manfaat ekonomi tidak keluar dari daerah akibat dominasi pelaku usaha luar.

“Ketika keuntungan ekonomi lebih banyak mengalir ke luar, dampaknya ke PAD menjadi terbatas. Pelibatan pelaku lokal menjadi kunci,” katanya.

Ana menegaskan keberhasilan realisasi APBD 2026 sangat bergantung pada keseimbangan antara pengendalian belanja dan penguatan pendapatan daerah.

“APBD yang sehat bukan hanya soal berhemat, tetapi memastikan daerah memiliki kapasitas fiskal untuk membiayai kebutuhannya sendiri,” pungkasnya. (saf)

 

Tags: APBD 2026KaltaraKeuangan DaerahPADrealisasi anggaran
Advertisement Banner

Baca Juga

Ratusan Sapi Masuk Tarakan, Karantina Perketat Pengawasan dan Uji Laboratorium
Tarakan

Ratusan Sapi Masuk Tarakan, Karantina Perketat Pengawasan dan Uji Laboratorium

20 April 2026
Sarana Terbatas, Pansus Minta Penguatan Armada Satpol PP
Tarakan

Sarana Terbatas, Pansus Minta Penguatan Armada Satpol PP

20 April 2026
Razia Mendadak Tekan Peredaran Barang Terlarang di Lapas
Tarakan

Razia Mendadak Tekan Peredaran Barang Terlarang di Lapas

20 April 2026
Fasilitas IKH Belum Ada, DPRD Dorong Pemanfaatan Kunak
Tarakan

Fasilitas IKH Belum Ada, DPRD Dorong Pemanfaatan Kunak

19 April 2026
Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Sound System di Kawasan Stadion Tarakan
Tarakan

Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Sound System di Kawasan Stadion Tarakan

18 April 2026
Razia Kamar Warga Binaan, Lapas Tarakan Sita Sejumlah Barang Terlarang
Tarakan

Razia Kamar Warga Binaan, Lapas Tarakan Sita Sejumlah Barang Terlarang

17 April 2026
Next Post
Sengketa Perahu Rp15 Juta Berakhir Berdarah di Tarakan Timur

Sengketa Perahu Rp15 Juta Berakhir Berdarah di Tarakan Timur

Pemkot Tarakan Terima LHP BPK Semester II 2025

Pemkot Tarakan Terima LHP BPK Semester II 2025

Kolam Ikan hingga Playground, Taman 3 Generasi Makin Diminati Warga

Kolam Ikan hingga Playground, Taman 3 Generasi Makin Diminati Warga

Berita Populer

  • UMKM Dongkrak PDRB Kaltara, Gubernur Dorong Penguatan Ekonomi Daerah

    Gubernur Pastikan TPP ASN Dibayar Penuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keluhkan Fasilitas Kotor, Pansus LKPJ Minta Pemkot Tarakan Anggarkan Pemeliharaan Gedung TACC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razia Kamar Warga Binaan, Lapas Tarakan Sita Sejumlah Barang Terlarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apel Gabungan, Datu Iqro Tegaskan Disiplin ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi I DPRD Tarakan Tekankan Aspek Kemanusiaan dalam Penyelesaian PHK PT Meris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.