TARAKAN, Headlinews.id – Penjaringan calon Ketua DPC PPP Tarakan mulai mengerucut dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar DPW PPP Kalimantan Utara, Sabtu (16/5/2026).
Sejumlah nama kader internal disebut mulai muncul sebagai kandidat kuat, bersamaan dengan agenda konsolidasi partai menghadapi Pemilu mendatang.
Muscab PPP Tarakan merupakan pelaksanaan keempat yang digelar DPW PPP Kaltara setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Bulungan, Tana Tidung, dan Malinau. Selanjutnya, agenda serupa dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Nunukan.
Ketua DPW PPP Kaltara, Muhammad Hatta, mengatakan Muscab dilakukan untuk menyusun kepengurusan baru sekaligus memperkuat struktur partai di daerah.
“Tarakan ini Muscab keempat yang kami laksanakan. Sebelumnya sudah di Bulungan, KTT, dan Malinau. Setelah ini tinggal Nunukan yang segera kami jadwalkan,” ujarnya.
Selain membahas program organisasi, Muscab juga menjadi forum penjaringan calon Ketua DPC PPP Tarakan melalui mekanisme tim formatur yang dibentuk dalam sidang Muscab.
“Di PPP, mekanismenya melalui tim formatur. Setelah formatur terbentuk, seluruh nama yang diusulkan nanti akan dibahas dan diputuskan bersama,” jelas Hatta.
Ia menyebut sejauh ini terdapat dua nama yang berkembang sebagai kandidat Ketua DPC PPP Tarakan. Keduanya berasal dari kader internal PPP yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kota Tarakan.
“Dari aspirasi teman-teman di daerah, ada dua nama yang cukup kuat muncul, yakni Pak Abusan dan Ibu Hj. Jamaliah. Keduanya merupakan kader PPP di DPRD Tarakan,” katanya.
Setelah seluruh Muscab di lima kabupaten/kota selesai dilaksanakan, DPW PPP Kaltara akan membawa rekomendasi hasil formatur ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP untuk proses penetapan akhir.
“Semua rekomendasi nantinya kami serahkan ke DPP. Penentuan akhirnya memang diputuskan bersama antara DPP dan tim formatur,” ungkapnya.
Menurut Hatta, setelah proses penetapan kepengurusan selesai, PPP berencana melaksanakan pelantikan pengurus baru secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Kaltara.
“Rencananya pelantikan dilakukan bersamaan lima kabupaten/kota dan dihadiri langsung oleh DPP,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Hatta juga menegaskan target PPP pada Pemilu mendatang, khususnya di Kota Tarakan. PPP menargetkan penambahan kursi DPRD sekaligus merebut kembali kursi yang hilang di daerah pemilihan Tarakan Barat.
“Awalnya PPP di Tarakan hanya memiliki satu kursi. Kemudian bertambah menjadi dua kursi. Ke depan target kami bisa meningkat menjadi tiga kursi,” tuturnya.
Ia optimistis peluang tersebut dapat dicapai apabila kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi dan basis suara partai di tiap daerah pemilihan.
“Kursi di Dapil Barat kemarin terlepas, dan itu menjadi fokus kami untuk direbut kembali pada Pemilu berikutnya,” tegasnya.
Tak hanya di tingkat kota, PPP Kaltara juga memasang target peningkatan keterwakilan di DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Saat ini PPP memiliki satu kursi di DPRD provinsi dan menargetkan penambahan kursi pada periode mendatang.
“Untuk tingkat provinsi, target minimal kami dua kursi. Itu yang akan menjadi fokus kerja kepengurusan baru nanti,” pungkasnya. (ryz)










