TARAKAN, Headlinews.id – Pergantian pimpinan di Polsek Tarakan Utara membawa penekanan pada kecepatan respons terhadap laporan masyarakat dan penguatan pengamanan wilayah. Jabatan Kapolsek Tarakan Utara kini diemban Iptu Adrian Vico Januar, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menggantikan Iptu Ghazy Prima Daffa Ohoirat, S.Tr.K.
Serah terima jabatan berlangsung di Polres Tarakan, Rabu (23/9/2026). Pergantian tersebut menjadi bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polri, dengan Adrian mulai mengambil tanggung jawab atas pelayanan dan pemeliharaan kamtibmas di wilayah Tarakan Utara.
Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., meminta Adrian segera memahami kondisi wilayah, termasuk persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Pemahaman tersebut diperlukan agar jajaran kepolisian tidak hanya bergerak setelah gangguan terjadi.
“Kapolsek harus memahami kondisi wilayahnya, termasuk persoalan yang sering muncul dan informasi yang berkembang di masyarakat. Jangan menunggu persoalan membesar baru kemudian bergerak. Informasi dari warga harus bisa menjadi dasar untuk mengambil langkah lebih awal,” kata Bonifasius.
Respons terhadap laporan masyarakat juga menjadi perhatian. Setiap pengaduan yang masuk diminta segera diterima dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta prosedur yang berlaku.
Bonifasius mengatakan pelayanan kepolisian perlu memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai penanganan laporan yang mereka sampaikan. Kecepatan respons tersebut tetap harus berjalan bersama ketelitian dalam memeriksa setiap persoalan
“Ketika masyarakat datang menyampaikan laporan, jangan sampai mereka menunggu tanpa kejelasan. Laporan harus diterima, dipelajari dan ditindaklanjuti. Kalau memang perlu proses lebih lanjut, masyarakat juga harus mendapatkan informasi mengenai penanganannya,” ujarnya.
Selain pelayanan, Adrian diminta melihat kembali kondisi keamanan di wilayah Tarakan Utara. Capaian yang sudah berjalan selama kepemimpinan sebelumnya dapat diteruskan, sementara persoalan yang belum tertangani perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan tugas berikutnya.
“Apa yang sudah berjalan baik tetap dipertahankan. Tetapi jangan hanya mengikuti rutinitas. Lihat apa yang masih kurang di lapangan, apa yang dibutuhkan masyarakat, kemudian lakukan perbaikan dalam pelaksanaan tugas,” kata Bonifasius.
Langkah pencegahan juga diminta diperkuat melalui kegiatan kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Patroli dan komunikasi dengan warga diperlukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.
Kepada personel Polsek Tarakan Utara, Bonifasius meminta dukungan terhadap kepemimpinan baru. Adrian kini menjalankan tugas sebagai Kapolsek Tarakan Utara dengan tanggung jawab pada pelayanan masyarakat, pemeliharaan kamtibmas dan penanganan persoalan di wilayah tersebut.
“Kegiatan preventif harus tetap berjalan. Personel perlu turun ke lapangan, berkomunikasi dengan masyarakat dan mengetahui situasi di wilayahnya. Dengan begitu, potensi gangguan bisa diketahui lebih cepat dan penanganannya tidak selalu menunggu setelah kejadian,” tegasnya. (saf)










