Senin, September 21, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Hadapi Cedera Kepala Anak, Keluarga Keluhkan Opsi Rujukan dan Fasilitas RS

by Redaksi 2
21 Juni 2026
in Tarakan
A A
Hadapi Cedera Kepala Anak, Keluarga Keluhkan Opsi Rujukan dan Fasilitas RS

Burhan menceritakan kondisi anaknya yang masih menjalani perawatan intensif setelah mengalami cedera kepala akibat kecelakaan tunggal di Tarakan.

TARAKAN, Headlinews.id – Harapan keluarga Burhan agar anaknya segera mendapat penanganan optimal setelah mengalami cedera kepala akibat kecelakaan harus dihadapkan pada sejumlah tantangan selama proses perawatan.

Mulai dari kebutuhan dokter bedah saraf anak, pemeriksaan penunjang yang disebut sempat terkendala, hingga kemungkinan rujukan ke luar daerah yang membutuhkan biaya tambahan.

Burhan menceritakan, kecelakaan itu terjadi pada 16 Juni 2026 atau bertepatan dengan 1 Muharram sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu ia mengendarai sepeda motor bersama istri dan anak-anaknya ketika melintas di kawasan depan Bandara Juwata Tarakan.

Menurut pengakuannya, kecelakaan terjadi secara tiba-tiba. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat.

“Tidak ada tabrakan. Kecelakaan tunggal. Saya juga tidak ngantuk, tiba-tiba penglihatan gelap lalu motor oleng ke kiri dan masuk parit,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, seluruh anggota keluarga yang berada di kendaraan ikut terjatuh. Burhan mengatakan salah satu anaknya sempat terlempar ke bagian atas penutup parit, sementara dirinya bersama anggota keluarga lain berada di dalam parit.

Ia menyebut anak bungsunya yang berusia 5 tahun terlempar dan mengalami kondisi paling serius.

“Yang adik terlempar dan sudah tidak sadarkan diri. Waktu itu keluar darah juga,” katanya.

Burhan mengatakan pertolongan pertama dilakukan langsung oleh istrinya yang berprofesi sebagai perawat. Menurutnya, saat itu anak sempat mengalami kondisi yang membuat keluarga khawatir karena tidak merespons.

Setelah dievakuasi, keluarga langsung menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

Dalam proses perawatan, Burhan mengaku memperoleh penjelasan kondisi anak membutuhkan perhatian pada bagian saraf karena terdapat dugaan cedera di kepala.

Ia menuturkan anaknya kemudian menjalani pemeriksaan lanjutan untuk melihat kondisi tersebut.

“Nah, setelah diperiksa katanya ada retakan di daerah kepala dan ada pendarahan. Tapi hasil akhirnya kami masih menunggu,” ujarnya.

Burhan mengaku sempat mencari kepastian mengenai penanganan berikutnya. Dari komunikasi yang dilakukan keluarga dengan tenaga medis, keluarga memperoleh informasi bahwa penanganan lanjutan idealnya ditangani dokter bedah saraf anak.

Namun menurutnya, layanan tersebut belum tersedia.

“Kami sempat tanya apakah memang tidak ada dokter saraf anak. Informasinya memang tidak ada. Kalau dirujuk ke luar bisa, tapi ditanya lagi apakah siap biaya,” ucapnya.

Burhan juga menyinggung persoalan pemeriksaan penunjang yang menurut pengakuannya sempat mengalami kendala.

Untuk anaknya, pemeriksaan pemindaian kepala dilakukan melalui rujukan. Sementara untuk dirinya sendiri yang juga mengalami benturan pada bagian tubuh, pemeriksaan lanjutan disebut belum dapat dilakukan karena alat sedang mengalami gangguan.

“Saya disuruh rontgen lagi, tapi waktu ke radiologi katanya alat sedang bermasalah dan menunggu panggilan,” katanya.

Menurut Burhan, situasi tersebut membuat keluarga semakin khawatir karena kondisi anak masih membutuhkan pemantauan intensif.

Ia mengatakan dokter yang menangani tetap berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin sesuai kemampuan dan fasilitas yang tersedia.

Burhan juga menceritakan sempat terjadi kesalahpahaman komunikasi antara pihak keluarga dan tenaga medis. Namun setelah mendapat penjelasan langsung dari dokter, keluarga memahami penanganan tetap berjalan.

“Dokternya bilang mereka tetap berusaha semaksimal mungkin. Jadi setelah dijelaskan lagi ternyata ada miskomunikasi,” katanya.

Dalam perawatan sehari-hari, keluarga memilih tetap memberikan ASI kepada anak melalui bantuan selang karena dinilai lebih dapat diterima tubuh pasien.

“Karena belum bisa menerima yang lain, kami minta sementara tetap ASI. Alhamdulillah tekanan darah mulai stabil, walaupun sampai sekarang belum ada respons,” ujarnya.

Burhan menegaskan selama proses pengobatan tidak mengalami kendala dalam penggunaan BPJS.

Meski demikian, ia berharap pasien pengguna BPJS juga memperoleh percepatan pelayanan terutama dalam kondisi darurat.

“Kalau BPJS sejauh ini aman, tidak ada masalah. Tapi harapannya semua pasien sama-sama diprioritaskan karena ini menyangkut keselamatan,” katanya.

Keluarga juga mengaku mulai mempertimbangkan kemungkinan rujukan ke luar daerah apabila kondisi mengharuskan. Namun tantangan terbesar berada pada biaya transportasi dan pendampingan.

Menurut Burhan, apabila pasien harus dipindahkan dalam kondisi berbaring dan menggunakan alat bantu, kebutuhan keberangkatan akan jauh lebih besar dibanding perjalanan biasa.

Burhan berharap pemerintah daerah dapat memperkuat layanan rumah sakit di Kalimantan Utara, terutama pada ketersediaan dokter spesialis dan alat kesehatan.

“Kalau rumah sakit sudah lengkap dokter spesialis dan alatnya, masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi mencari pengobatan. Mudah-mudahan ke depan fasilitas kesehatan di sini semakin baik,” tutupnya. (saf)

 

Tags: BPJSCedera KepalaDokter SpesialisKaltarakecelakaanKesehatanLayanan KesehatanRujukan Pasienrumah sakitTarakan
Advertisement Banner

Baca Juga

Akses Darurat Tentukan Kecepatan Respon Kebakaran 
Tarakan

Akses Darurat Tentukan Kecepatan Respon Kebakaran 

20 September 2026
Bawaslu Tarakan Ingatkan Bahaya Deepfake dan Voice Cloning di Pemilu
Tarakan

Bawaslu Tarakan Ingatkan Bahaya Deepfake dan Voice Cloning di Pemilu

20 September 2026
Hadapi Arus Informasi Pemilu, Bawaslu Tarakan Gandeng Mafindo
Tarakan

Hadapi Arus Informasi Pemilu, Bawaslu Tarakan Gandeng Mafindo

20 September 2026
Tarakan Open Grand Prix Ruang Pembalap Tambah Jam Terbang
Tarakan

Tarakan Open Grand Prix Ruang Pembalap Tambah Jam Terbang

20 September 2026
Dua Lansia Diamankan Terkait Karhutla Tarakan, Polisi Dalami Dugaan Pembakaran Sengaja
Tarakan

Dua Lansia Diamankan Terkait Karhutla Tarakan, Polisi Dalami Dugaan Pembakaran Sengaja

20 September 2026
Ibu SRS Tak Tuntut Polisi, Propam Tetap Dalami Kematian di Tahanan
Tarakan

Ibu SRS Tak Tuntut Polisi, Propam Tetap Dalami Kematian di Tahanan

20 September 2026
Next Post
Pos Kamling Dihidupkan Kembali, Kapolres Tarakan Turun ke Lapangan

Pos Kamling Dihidupkan Kembali, Kapolres Tarakan Turun ke Lapangan

Cegah Narkoba, Polisi Sambangi Warga Selumit Pantai

Cegah Narkoba, Polisi Sambangi Warga Selumit Pantai

Seskab Teddy Dorong Budaya Inovasi

Seskab Teddy Dorong Budaya Inovasi

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbaikan Jalan Eks Sumalindo Terkendala Kemarau, Kaltara Kejar Ruas hingga Kilometer 147

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bandara Juwata Antisipasi Gangguan, Fasilitas Penerbangan Terus Dievaluasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustaz H Das’ad Latif Hadiri Tabligh Akbar, Camat Sambutan Apresiasi Dukungan JBSM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Hari Ditahan, SRS Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Rutan Polsek Tarakan Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.