TARAKAN, Headllinews.id – Jambore Nasional XII Tahun 2026 akan diikuti perwakilan dari empat Kwartir Cabang di Kalimantan Utara. Sementara Kota Tarakan tidak mengirimkan peserta dalam ajang yang digelar di Cibubur, Jakarta Timur, 13–20 Agustus 2026.
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang melepas Kontingen Daerah Gerakan Pramuka Kaltara menuju Jamnas XII di Tarakan, Selasa (11/8/2026). Ia meminta para peserta memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memperluas relasi dan menambah pengalaman.
“Yang hadir di sana bukan hanya Pramuka nasional, Pramuka Indonesia, tapi juga ada beberapa Pramuka dari beberapa negara yang ikut hadir di dalam pelaksanaannya,” kata Zainal.
Menurut dia, kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara menjadi kesempatan bagi Pramuka Penggalang Kaltara untuk membangun persahabatan sekaligus memperluas wawasan.
“Ya, itu pasti kita sarankan kepada adik-adik Penggalang,” ujarnya.
Zainal mengatakan Jamnas merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang se-Indonesia yang digelar setiap lima tahun. Kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, kemandirian, persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah air.
Jamnas XII tahun ini mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Zainal menilai tema tersebut relevan dengan arah pembangunan karena Pramuka tidak hanya dituntut tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga kreatif, inovatif, peduli lingkungan dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan.
Ia berpesan agar kontingen Kaltara menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan. Para peserta juga diminta mengamalkan Tri Satya dan Dasa Dharma serta memanfaatkan Jamnas untuk bertukar pengalaman, memperluas persahabatan dan meningkatkan keterampilan.
Zainal juga berharap pengalaman yang diperoleh selama Jamnas dapat dibawa pulang dan dibagikan kepada Pramuka lainnya di Kaltara.
“Kita doakan mereka semua sehat di sana, dapat mengikuti semua kegiatan di pelaksanaan Jambore Nasional ini, dan kita harapkan bisa membawa nama baik Kalimantan Utara serta kembali dengan selamat,” katanya.
Ia memastikan Pemprov Kaltara tetap memberikan dukungan terhadap kegiatan Gerakan Pramuka sesuai dengan kemampuan anggaran yang dimiliki daerah.
“Ya, selalu kita dukung, ya sesuai dengan anggaran yang kita miliki tentunya,” ujarnya.
Ketua Kontingen Daerah Kaltara Ir Yosua Batara Payangan mengatakan persiapan kontingen telah disusun untuk memastikan seluruh anggota dapat mengikuti rangkaian Jamnas dengan baik.
Kwarda Kaltara sebelumnya mendaftarkan 120 orang yang terdiri atas enam Pimpinan Kontingen Daerah, lima Pimpinan Kontingen Cabang, 13 Pembina Pendamping dan 96 peserta.
“Dari 120 orang yang terdaftar, ada dua yang dipastikan tidak bisa berangkat. Satu karena sedang melaksanakan tugas dinas dan satu peserta dari Tana Tidung karena kondisi kesehatan. Jadi yang akan berangkat sebanyak 119 orang,” kata Yosua.
Ketua Pimpinan Kontingen Daerah Fransiskus Jefry berhalangan karena sedang menjalankan tugas dinas. Sementara Juan Onggo, peserta asal Kwarcab Tana Tidung, tidak dapat mengikuti kegiatan karena sakit.
Kontingen tersebut berasal dari empat Kwarcab, yakni Bulungan, Nunukan, Malinau dan Tana Tidung. Bulungan mengirim 37 orang, Nunukan 33 orang, Tana Tidung 28 orang dan Malinau 16 orang. Sementara Kwarcab Tarakan tidak mendaftarkan peserta pada pelaksanaan Jamnas XII Tahun 2026.
Yosua mengatakan pemberangkatan akan dilakukan melalui dua jalur penerbangan pada Rabu (12/8/2026). Sebanyak 82 orang dari unsur Pimpinan Kontingen Daerah, Kwarcab Nunukan, Malinau dan Tana Tidung berangkat melalui Bandar Udara Juwata Tarakan.
“Untuk pemberangkatan, kita bagi menjadi dua jalur. Sebanyak 82 orang berangkat dari Tarakan, sedangkan 37 orang dari Kwarcab Bulungan berangkat melalui Berau. Pembagian ini sudah disiapkan agar seluruh kontingen bisa tiba dan bergabung sesuai jadwal kegiatan di Cibubur,” ujarnya.
Sebanyak 37 anggota Kwarcab Bulungan akan diberangkatkan melalui Bandar Udara Kalimarau, Berau.
Selama mengikuti Jamnas XII, kontingen Kaltara akan mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari keterampilan kepramukaan, petualangan kepramukaan, petualangan air, Kampung Pengembangan Berkelanjutan, Kampung Pertanian Terpadu, teknologi, seni dan budaya, Kampung Digital, wisata edukasi, bela negara hingga kegiatan keagamaan dan festival.
Kontingen dijadwalkan kembali ke Kalimantan Utara pada Sabtu (22/8/2026) melalui dua jalur penerbangan yang sama.
Yosua berharap seluruh anggota kontingen tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga membawa pengalaman tersebut kembali ke daerah dan membagikannya kepada anggota Pramuka lainnya.
“Kami berharap seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan, kekompakan dan nama baik Kalimantan Utara. Yang paling penting, mereka pulang dengan selamat dan membawa pengalaman serta pengetahuan yang bisa dibagikan kepada adik-adik Pramuka di daerah,” pungkasnya. (saf)










