TARAKAN, Headlinews.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara mengisi rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dengan kegiatan donor darah yang melibatkan lintas instansi dan perguruan tinggi di Kalimantan Utara, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BNNP Kalimantan Utara tersebut menjadi bagian dari gerakan donor darah serentak yang dilaksanakan seluruh satuan kerja BNN di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia.
Dari pelaksanaan kegiatan itu, terkumpul sebanyak 30 kantong darah yang selanjutnya disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
Kepala BNNP Kalimantan Utara, Abdul Hasyim, S.H., M.Si., mengatakan peringatan HANI tidak hanya diarahkan pada kampanye pencegahan penyalahgunaan narkotika, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Momentum HANI tahun ini diisi dengan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Donor darah dipilih karena manfaatnya dapat dirasakan secara nyata sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial,” ujarnya.
Pelaksanaan donor darah dilakukan bekerja sama dengan PMI Kota Tarakan yang menangani pemeriksaan kesehatan pendonor hingga proses pengambilan darah sesuai prosedur medis.
Partisipasi dalam kegiatan tersebut datang dari berbagai unsur, mulai instansi pemerintah hingga kalangan perguruan tinggi yang ikut menjadi pendonor selama kegiatan berlangsung.
Menurut Abdul Hasyim, keterlibatan lintas sektor menunjukkan bahwa peringatan HANI juga dapat menjadi ruang membangun kepedulian sosial dan kolaborasi antarlembaga.
“Peringatan HANI tidak berhenti pada kampanye bahaya narkotika. Ada nilai kepedulian, gotong royong, dan keterlibatan bersama yang juga perlu dibangun di tengah masyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah sekaligus memperluas partisipasi publik dalam aksi kemanusiaan.
“Donor darah merupakan bentuk kontribusi sederhana tetapi manfaatnya besar. Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin besar pula dampak yang bisa diberikan kepada sesama,” pungkasnya. (saf)










