Rabu, September 2, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tana Tidung

Kabut Asap Karhutla, Disdikbud Tana Tidung Alihkan Pembelajaran ke Rumah

by Redaksi 2
2 September 2026
in Tana Tidung
A A
Kabut Asap Karhutla, Disdikbud Tana Tidung Alihkan Pembelajaran ke Rumah

Pelajar mengikuti aktivitas belajar dari rumah di tengah dampak kabut asap karhutla di Tana Tidung.

TANA TIDUNG, Headlinews.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Tana Tidung dialihkan ke rumah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tana Tidung menerapkan pembelajaran dari rumah (BDR) bagi peserta didik PAUD, SD dan SMP sederajat mulai Rabu (2/9/2026).

Kepala Disdikbud Tana Tidung Arman Jauhari mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap peserta didik menyusul penurunan kualitas udara di wilayah Tana Tidung.

“Untuk sementara anak-anak kita belajar dari rumah karena kondisi kualitas udara akibat kabut asap. Kita ingin proses pembelajaran tetap berjalan, tetapi kesehatan dan keselamatan peserta didik juga harus diperhatikan,” kata Arman.

BDR diberlakukan sampai kondisi kualitas udara dinilai membaik. Disdikbud belum menetapkan tanggal berakhirnya kebijakan tersebut dan masih menunggu perkembangan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Tana Tidung.

Arman mengatakan sekolah tetap harus memastikan kegiatan belajar tidak terhenti selama BDR. Guru diminta memberikan materi dan tugas yang dapat dikerjakan siswa dari rumah dengan menyesuaikan kondisi masing-masing peserta didik.

“Guru tetap memberikan pembelajaran dan tugas kepada siswa. Metodenya bisa disesuaikan dengan kondisi sekolah dan siswa, baik secara daring maupun luring. Kalau ada siswa yang terkendala jaringan, sekolah bisa menyiapkan bahan pembelajaran dalam bentuk modul atau lembar kerja,” ujarnya.

Untuk pembelajaran daring, sekolah dapat memanfaatkan sejumlah platform seperti Zoom, Google Meet maupun grup WhatsApp. Sementara bagi siswa yang mengalami kendala jaringan internet atau listrik, materi dapat diberikan menggunakan buku paket, modul cetak maupun lembar kerja.

Menurut Arman, penyesuaian juga diberikan terhadap waktu pengerjaan dan pengumpulan tugas. Sekolah diminta tidak memberikan beban pembelajaran yang berlebihan kepada siswa selama kondisi darurat asap masih berlangsung.

“Jangan sampai kondisi seperti ini membuat anak-anak justru terbebani. Guru bisa memberikan waktu yang lebih fleksibel untuk tugas, sambil tetap memantau perkembangan belajar dan kondisi kesehatan siswa,” katanya.

Sekolah juga diminta berkomunikasi dengan orang tua atau wali murid selama pelaksanaan BDR. Orang tua diharapkan membantu memastikan anak mengikuti pembelajaran dari rumah sekaligus memperhatikan kondisi kesehatannya.

Disdikbud meminta anak tetap berada di dalam rumah selama kualitas udara belum membaik. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, anak dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.

Di sisi lain, pendidik dan tenaga kependidikan tetap masuk ke sekolah seperti biasa. Mereka diminta menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah dan tetap menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Arman menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kualitas udara sebelum menentukan langkah berikutnya. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan menyesuaikan kondisi ISPU di wilayah Tana Tidung.

“Kita akan melihat perkembangan kualitas udara dari waktu ke waktu. Kalau kondisi sudah membaik dan ISPU berada pada kategori baik, tentu kebijakan pembelajaran akan kita evaluasi kembali. Untuk sekarang, BDR kita jalankan sambil menunggu perkembangan kondisi udara,” pungkasnya. (*/hr)

 

Advertisement Banner

Baca Juga

Ibrahim Ali Minta PAUD hingga SMP Rutin Berkunjung ke Perpustakaan
Tana Tidung

Ibrahim Ali Minta PAUD hingga SMP Rutin Berkunjung ke Perpustakaan

1 September 2026
Udara Tana Tidung Dipenuhi Asap, Bupati Imbau Warga Waspada ISPA
Tana Tidung

Udara Tana Tidung Dipenuhi Asap, Bupati Imbau Warga Waspada ISPA

1 September 2026
Tana Tidung Raih Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026
Tana Tidung

Tana Tidung Raih Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026

30 Agustus 2026
Pesilat Muda Tana Tidung Adu Kemampuan di Upun Taka Cup Series 1
Tana Tidung

Pesilat Muda Tana Tidung Adu Kemampuan di Upun Taka Cup Series 1

30 Agustus 2026
Pasca Insiden di Pertambakan Desa Menjelutung, Warga Tana Lia Diingatkan Waspada Buaya
Tana Tidung

Pasca Insiden di Pertambakan Desa Menjelutung, Warga Tana Lia Diingatkan Waspada Buaya

27 Agustus 2026
Pemkab Tana Tidung Siapkan Relokasi Sementara untuk Korban Kebakaran
Tana Tidung

Pemkab Tana Tidung Siapkan Relokasi Sementara untuk Korban Kebakaran

18 Agustus 2026

Berita Populer

  • Belanja Pegawai Tinggi, Daerah Kaltara Wajib Kantongi Pertimbangan Menkeu untuk TPP 2027

    Belanja Pegawai Tinggi, Daerah Kaltara Wajib Kantongi Pertimbangan Menkeu untuk TPP 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 40 Siswa Tarakan Bertarung di GSI Kaltara, Bidik Tiket Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat, Gubernur Ajak Jaga Kerukunan Kaltara 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jufri Budiman Gagas Pengembangan 100 Ribu Ayam Petelur di Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.