TARAKAN, Headlinews.id– Nilai transaksi berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kalimantan Utara sepanjang 2025 mencapai Rp2,4 triliun. Pertumbuhan tersebut diikuti peningkatan jumlah pengguna dan merchant di seluruh daerah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando Ginsar Manik mengatakan peningkatan tersebut sejalan dengan bertambahnya jumlah pengguna dan merchant QRIS di wilayah Kaltara.
“Penggunaan QRIS di Kalimantan Utara terus mengalami pertumbuhan, baik dari sisi pengguna, merchant, maupun volume transaksi,” ujarnya, Senin (11/5/2026)
Berdasarkan data Bank Indonesia, volume transaksi QRIS di Kaltara sepanjang 2025 mencapai sekitar 21,5 juta transaksi. Jumlah tersebut tumbuh sebesar 408 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Sementara itu, nominal transaksi QRIS tercatat mencapai Rp2,4 triliun atau tumbuh sebesar 266 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Ini menunjukkan akseptasi pembayaran digital masyarakat di Kaltara semakin meningkat,” katanya.
Selain transaksi, jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Utara juga terus bertambah. Hingga 2025, jumlah pengguna tercatat mencapai sekitar 131 ribu pengguna dengan pertumbuhan 8,1 persen secara tahunan.
Di sisi lain, jumlah merchant QRIS di Kaltara mencapai sekitar 112 ribu merchant atau tumbuh 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Hasiando, peningkatan penggunaan QRIS menunjukkan perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin mengarah pada sistem pembayaran digital.
“Digitalisasi pembayaran terus berkembang dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari,” ucapnya.
Bank Indonesia juga menilai potensi pengembangan QRIS di Kalimantan Utara masih cukup besar. Tingkat penetrasi QRIS terhadap penduduk usia produktif disebut baru mencapai sekitar 25 persen.
Artinya, masih terdapat potensi pasar sekitar 392 ribu jiwa yang dapat didorong menggunakan sistem pembayaran digital.
“Kami melihat ruang pertumbuhan QRIS di Kaltara masih sangat besar, sehingga edukasi dan perluasan akseptasi akan terus diperkuat,” tutupnya. (rs)










