Rabu, Juli 29, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun, Transformasi AI Penggerak Bisnis Baru

by Redaksi 2
29 Juli 2026
in NASIONAL
A A
Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun, Transformasi AI Penggerak Bisnis Baru

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menyebut pengembangan teknologi AI menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat layanan digital dan ekosistem teknologi Indonesia..

JAKARTA, Headlinews.id– PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang semester I 2026. Perusahaan membukukan pendapatan Rp30,7 triliun atau tumbuh 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut turut didorong pengembangan layanan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan penguatan infrastruktur digital.

Selain pendapatan, EBITDA Indosat juga mengalami peningkatan sebesar 14 persen secara tahunan menjadi Rp14,6 triliun. Pertumbuhan EBITDA yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan membuat margin EBITDA perusahaan berada di level 47,6 persen.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk setelah dinormalisasi tercatat mencapai Rp3,2 triliun, meningkat 49,2 persen dibandingkan semester I 2025. Kinerja tersebut didukung peningkatan aktivitas bisnis, pengendalian biaya, serta efisiensi operasional.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan pengembangan teknologi AI menjadi salah satu strategi perusahaan untuk memperluas layanan digital sekaligus meningkatkan nilai bisnis dalam jangka panjang.

“Transformasi berbasis AI menjadi bagian penting dari perjalanan Indosat. Kami terus membangun kemampuan teknologi agar dapat menghadirkan layanan digital yang lebih relevan bagi pelanggan sekaligus memperkuat ekosistem AI di Indonesia,” ujar Vikram.

Penguatan layanan berbasis AI mulai terlihat dari sejumlah produk digital yang dikembangkan Indosat, seperti fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, hingga Adobe Express. Kehadiran layanan tersebut ikut mendorong peningkatan trafik data sebesar 19,9 persen secara tahunan.

Di sisi pelanggan, basis pengguna seluler Indosat mencapai 93,4 juta pelanggan. Sementara rata-rata pendapatan per pengguna atau Average Revenue Per User (ARPU) meningkat 17,3 persen menjadi Rp46 ribu.

Perluas Infrastruktur dan Bisnis AI Cloud

Pertumbuhan kinerja pada semester pertama 2026 dimanfaatkan Indosat untuk mempercepat investasi pada sektor teknologi dan infrastruktur digital. Salah satunya melalui pembentukan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) bersama Arsari Group.

Melalui kerja sama tersebut, pengelolaan lebih dari 86.000 kilometer infrastruktur serat optik nasional dialihkan ke entitas baru. Langkah itu memberikan tambahan dana sekitar Rp11,7 triliun sekaligus mengubah model bisnis perusahaan menjadi lebih ringan dari sisi aset.

Indosat menyebut penguatan struktur bisnis tersebut memberikan ruang lebih besar untuk mengalokasikan investasi ke sektor yang memiliki peluang pertumbuhan tinggi, termasuk pengembangan teknologi AI.

Bisnis AI Cloud juga menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga semester I 2026, layanan tersebut mencatat pendapatan sebesar US$33 juta, melampaui total pendapatan sepanjang 2025 yang berada di angka US$28 juta.

Peningkatan tersebut menunjukkan permintaan terhadap layanan komputasi berbasis AI semakin meningkat, terutama dari sektor industri yang membutuhkan infrastruktur digital dengan kemampuan pengolahan data lebih besar.

Selain memperkuat layanan digital, Indosat juga menambah kapasitas jaringan setelah memperoleh tambahan spektrum sebesar 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Tambahan kapasitas tersebut disiapkan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan, termasuk pengembangan Indosat5G dan Fixed Wireless Access (FWA).

Vikram menyebut penguatan jaringan menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadapi perubahan kebutuhan pelanggan yang semakin bergantung pada layanan digital.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas yang cepat, stabil, dan cerdas terus meningkat. Karena itu, investasi jaringan dan teknologi menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas layanan sekaligus membuka peluang bisnis baru,” katanya.

Dorong ESG dan Pengembangan Talenta Digital

Selain ekspansi bisnis, Indosat juga mengembangkan program keberlanjutan melalui penerapan teknologi ramah lingkungan. Optimalisasi jaringan berbasis AI dan pengelolaan energi disebut mampu menurunkan intensitas emisi karbon perusahaan hingga 50,89 persen.

Komitmen terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) juga mendapat pengakuan dengan masuknya Indosat dalam tiga indeks ESG KEHATI periode Juni-November 2026, yaitu SRI-KEHATI, ESG Sector Leaders, dan ESG Quality 45.

Indosat turut memperluas pengembangan sumber daya manusia digital melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Wadhwani Foundation. Program tersebut menargetkan pengembangan satu juta talenta digital serta 100 ribu wirausaha berbasis AI hingga 2029.

Perusahaan menilai pengembangan teknologi AI perlu berjalan beriringan dengan kesiapan sumber daya manusia agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan lebih luas. (*/rs)

 

Tags: AI Cloudbisnis telekomunikasiEkonomi DigitalIndosatIndosat Ooredoo Hutchisonjaringan 5Gteknologi AITransformasi Digital
Advertisement Banner

Baca Juga

Trafik Data Indosat di Kalisumapa Tumbuh, Penguatan Jaringan 5G Diperluas
NASIONAL

Trafik Data Indosat di Kalisumapa Tumbuh, Penguatan Jaringan 5G Diperluas

29 Juli 2026
Edukasi Antibullying dan Mitigasi Bencana Warnai KKN USK di Pidie Jaya
NASIONAL

Edukasi Antibullying dan Mitigasi Bencana Warnai KKN USK di Pidie Jaya

28 Juli 2026
Momentum Hari Anak Nasional, PT Pertamina Hulu Indonesia Terus Dukung Kesehatan Ibu dan Anak Melalui Beragam Program CSR di Wilayah Kalimantan
NASIONAL

Momentum Hari Anak Nasional, PT Pertamina Hulu Indonesia Terus Dukung Kesehatan Ibu dan Anak Melalui Beragam Program CSR di Wilayah Kalimantan

23 Juli 2026
Rahmawati Kawal Kurang Bayar DBH Kaltara Rp179,41 Miliar
KALTARA

Rahmawati Kawal Kurang Bayar DBH Kaltara Rp179,41 Miliar

22 Juli 2026
Soroti UU Tipikor, Hasan Basri Desak Penerapan Pasal Pidana Mati
NASIONAL

Soroti UU Tipikor, Hasan Basri Desak Penerapan Pasal Pidana Mati

21 Juli 2026
Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris yang Dinilai Merendahkan Wartawan
NASIONAL

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris yang Dinilai Merendahkan Wartawan

20 Juli 2026
Next Post
Trafik Data Indosat di Kalisumapa Tumbuh, Penguatan Jaringan 5G Diperluas

Trafik Data Indosat di Kalisumapa Tumbuh, Penguatan Jaringan 5G Diperluas

Berita Populer

  • Gubernur Terima Kunjungan Ditjen Badilmiltun MA RI, Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum

    Gubernur Terima Kunjungan Ditjen Badilmiltun MA RI, Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi Pasar dan Pemeriksaan Kapal, Sumber Utama Temuan MMEA Ilegal di Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sarana Terbatas, Penegakan Hukum Kaltara Tetap Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serapan Tenaga Kerja Investasi Tarakan Melonjak, Capai 765 Orang pada Triwulan II

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.