MALINAU, Headlinews.id – Sebanyak 22 fasilitas olahraga disiapkan Pemerintah Kabupaten Malinau untuk mendukung pengembangan prestasi atlet sekaligus kesiapan daerah menjadi tuan rumah kegiatan olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Utara.
Bupati Malinau Wempi W. Mawa, SE., MH mengatakan, Turnamen Bupati Malinau Cup (BMC) ke-V Tahun 2026 menjadi wadah bagi atlet untuk berkompetisi, meningkatkan kemampuan, serta memperkuat kebersamaan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Kuala Lapang, Jumat (24/7/2026), juga diharapkan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
“Olahraga tidak melihat perbedaan agama, suku, maupun latar belakang. Yang dilihat adalah sportivitas dan semangat. Dari olahraga kita dapat membina prestasi, mempererat silaturahmi, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM,” ujar Wempi.
Ia menyampaikan, Pemkab Malinau terus melakukan pembenahan sarana olahraga untuk mendukung pelaksanaan kegiatan berskala lebih besar. Sejumlah fasilitas yang telah dibangun sejak 2025 mencakup Lapangan Sepak Bola Kuala Lapang, fasilitas panjat tebing standar, lapangan tembak, serta lapangan futsal dengan fasilitas pendukung baru.
Menurut Wempi, keberadaan fasilitas tersebut menjadi modal penting bagi Malinau ketika dipercaya menggelar event olahraga tingkat provinsi. Sarana yang tersedia juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet secara berkelanjutan, bukan hanya saat turnamen berlangsung.
Bupati meminta camat, kepala desa, Karang Taruna, serta masyarakat ikut menjaga fasilitas olahraga yang telah dibangun. Menurutnya, perawatan bersama diperlukan agar sarana tersebut tetap dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Fasilitas olahraga ini dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit. Jangan sampai setelah tersedia justru tidak terawat. Mari bersama-sama menjaga agar fasilitas ini bisa dimanfaatkan masyarakat dan menjadi tempat bagi generasi muda mengembangkan bakatnya,” tegasnya.
Pembukaan BMC ke-V juga bertepatan dengan peringatan Hari Anak Indonesia ke-42. Momentum tersebut dimanfaatkan Bupati Wempi untuk mengajak seluruh pihak memberikan ruang bagi anak-anak dalam mengembangkan potensi dan kreativitas.
Ia menilai, dukungan terhadap generasi muda melalui kegiatan positif, termasuk olahraga, menjadi bagian penting dalam menyiapkan masa depan daerah.
“Anak-anak merupakan masa depan bangsa dan daerah. Karena itu, mereka harus diberikan ruang untuk tumbuh, belajar, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya. (**)








