MALINAU, Headlinews.id – Sebanyak 285 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau mendapat penugasan baru melalui pelantikan, pengukuhan dan pengambilan sumpah/janji jabatan di Ruang Tebengang Kantor Bupati Malinau, Rabu (23/9/2026). Dari jumlah tersebut, empat ASN menempati jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).
Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., menjelaskan pengisian jabatan tersebut mencakup JPTP, administrator, pengawas, perubahan nomenklatur jabatan, pengangkatan pertama serta perpindahan dari jabatan lain ke jabatan fungsional. Penempatan pejabat dilakukan dengan mekanisme manajemen talenta melalui tahapan dan pertimbangan sesuai ketentuan.
“Iya, hari ini kita lantik 285 ASN. Ada beberapa pejabat JPTP, kemudian administrator, pengawas, termasuk beberapa yang pindah ke jabatan fungsional. Penempatannya sudah melalui proses dan pertimbangan sesuai aturan,” ujar Wempi.
Empat pejabat JPTP yang dilantik yakni Daniel Daring Balang, S.E., M.Si., sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Ekonomi dan Pembangunan; Yordin Ingan, S.Th., sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Aparatur, Pelayanan Publik dan Hubungan Antar Lembaga; Armansyah, S.Pi., M.Si., sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan; serta Edmundo, S.E., M.Si., sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Malinau.
Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 821.2/K.851/BKP/2026 tertanggal 22 September 2026. Wempi meminta seluruh pejabat yang mendapat penugasan baru menunjukkan kapasitas, kinerja dan capaian sesuai bidang tugas masing-masing.
“Saya minta setelah dilantik jangan lama-lama menyesuaikan diri. Tugasnya sudah jelas, tanggung jawabnya juga jelas. Jadi kita lihat nanti bagaimana kinerjanya, bagaimana capaian programnya, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Wempi.
Khusus camat dan jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan, Wempi meminta program prioritas pemerintah daerah dikawal sampai ke desa. Pelaksanaan program perlu dipastikan berjalan sesuai sasaran, termasuk dengan melihat langsung kondisi di lapangan.
“Camat ini kan langsung berhadapan dengan desa. Saya minta program-program prioritas itu betul-betul dikawal sampai ke bawah. Jangan hanya selesai di kecamatan, tapi harus tahu pelaksanaannya di desa seperti apa,” tuturnya.
Pelantikan tersebut juga menjadi bagian dari penataan organisasi dan pengembangan karier ASN di lingkungan Pemkab Malinau. Pejabat yang ditempatkan pada posisi baru diharapkan segera menjalankan tugas tanpa mengganggu pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
“Harapan saya tentu semuanya bisa menjalankan tugas dengan baik. Saya doakan sukses di tempat masing-masing, kemudian pelayanan kepada masyarakat terus berjalan dan tanggung jawab yang diberikan bisa dilaksanakan,” pungkas Wempi. (*)










