BALIKPAPAN, Headlinews.id – Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Kota Balikpapan berlangsung penuh refleksi dan semangat pemberdayaan. Acara yang digelar di Aula Balai Kota pada Rabu (10/11/2025) itu menegaskan kembali pentingnya peran perempuan dalam membentuk pondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Peringatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga wadah untuk merayakan perjuangan dan ketangguhan perempuan yang selama ini hadir di setiap sendi kehidupan.
Melalui tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menekankan betapa besarnya peran perempuan dalam proses transformasi sosial dan pembangunan daerah.
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud menyampaikan daya juang perempuan tidak pernah surut, sekalipun tantangan terus berkembang. Menurutnya, perempuan menjadi penggerak ketahanan keluarga dan penjaga nilai-nilai yang membentuk karakter bangsa.
“Sebagai perempuan, kita melangkah tanpa henti. Ada tugas domestik yang harus dijalankan, ada tanggung jawab ekonomi yang perlu ditopang, dan keduanya kita jalani dengan keteguhan hati,” ungkap Nurlena di hadapan peserta peringatan.
Ia menjelaskan peringatan Hari Ibu adalah bentuk penghormatan atas totalitas perempuan Indonesia yang kini tidak hanya berperan di dalam keluarga, tetapi turut menjadi pemimpin, inovator, serta motor perubahan di masyarakat.
Perempuan, katanya, ikut menentukan arah kemajuan bangsa melalui kontribusi nyata di berbagai sektor.
“Beragam tekanan sosial, tuntutan pekerjaan, dan beban kerja yang berlapis pasti hadir. Namun, perempuan selalu menemukan cara untuk tetap kokoh,” jelasnya.
Dalam rangkaian acara tersebut, Nurlena juga menyinggung kondisi bencana yang sedang melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah daerah.
Sebagai bentuk solidaritas, TP PKK Balikpapan menggalang dukungan dari tingkat kelurahan hingga kota.
Dari upaya tersebut, terkumpul bantuan sebesar Rp112.722.000 yang selanjutnya akan disalurkan kepada warga terdampak di daerah bencana. Nurlena memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK yang ikut menyisihkan rezeki dan tenaga demi membantu sesama.
“Donasi ini adalah wujud ketulusan seluruh anggota TP PKK. Semoga membantu meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi amal baik yang terus mengalir,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memuji masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur yang selama ini dikenal responsif serta cepat bergerak ketika terjadi bencana di luar daerah. Budaya gotong royong tersebut, katanya, merupakan kekuatan yang harus terus dijaga.
Nurlena mengajak seluruh perempuan Balikpapan untuk tetap meneladani semangat para ibu terdahulu—perempuan yang dikenal teguh, penyabar, dan penuh cinta dalam menjaga keluarganya. Semangat itu, katanya, adalah bekal penting dalam mewujudkan generasi Indonesia Emas.
“Teruslah menapaki kehidupan dengan kekuatan doa seorang ibu. Selagi ibu masih ada, mintalah restunya. Dan bagi yang ibunya telah kembali kepada Tuhan, kirimkanlah doa terbaik. Cinta seorang ibu selalu menjadi jalan pembuka keberkahan,” pungkasnya. (*)










