SAMARINDA, Headlinews.id – Malam penganugerahan SPS Awards 2026 memberikan sejumlah penghargaan kepada Kalimantan Timur. Mulai dari predikat SPS Provinsi Terbaik, Special Award untuk Gubernur Rudy Mas’ud, hingga Lestari Awards bagi empat pemerintah kabupaten/kota.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Ballroom Dispora Kaltim, Jumat (6/11/2026). Empat daerah penerima Lestari Awards yakni Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Kutai Timur.
Ketua Umum SPS Januar P. Ruswita mengatakan, SPS Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik berkualitas serta kontribusi insan pers dalam perkembangan industri media. Penghargaan ini juga diharapkan mendorong perusahaan pers untuk terus meningkatkan mutu produk jurnalistik.
“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap perusahaan pers dan insan jurnalistik yang terus berupaya menghasilkan karya berkualitas. Kami berharap apresiasi seperti ini dapat memacu perkembangan industri media sekaligus memperkuat profesionalisme pers di Indonesia,” kata Januar.
Ia menilai keberadaan perusahaan pers memiliki peran penting dalam menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat. Penguatan industri media juga membutuhkan dukungan berbagai pihak agar perusahaan pers dapat terus menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dan independen.
Sementara itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Ririn Sari Dewi menyampaikan apresiasi kepada SPS atas penghargaan yang diberikan kepada pemerintah provinsi. Ia menyebut pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menjembatani komunikasi pemerintah dengan masyarakat.
“Pers memiliki peran besar dalam menyampaikan informasi pembangunan. Masyarakat membutuhkan pemberitaan yang memberikan gambaran mengenai kebijakan pemerintah, sekaligus ruang untuk menyampaikan aspirasi. Hubungan pemerintah dengan pers perlu terus terjalin dengan baik, tanpa mengurangi independensi dan profesionalisme jurnalistik,” ujar Ririn.
Menurut Ririn, perkembangan teknologi digital membuat masyarakat semakin mudah menerima berbagai informasi. Kondisi tersebut menuntut perusahaan pers menjaga akurasi pemberitaan serta menyajikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Arus informasi bergerak sangat cepat. Masyarakat membutuhkan berita yang jelas sumbernya dan dapat dipercaya. Pers yang sehat dan bertanggung jawab memiliki peran penting dalam menjaga kualitas informasi sekaligus menangkal disinformasi,” katanya.
Peringatan HUT ke-80 SPS di Kalimantan Timur turut menjadi ruang pertemuan bagi perusahaan media dan insan pers dari berbagai daerah. Ketua SPS Kaltim Ajid Kurniawan mengatakan, penyelenggaraan tahun ini mengusung tema Pers Maju Bersama Bangsa Menuju Ibu Kota Nusantara.
Rangkaian kegiatan diisi dialog media, rapat kerja nasional, serta puncak acara berupa Gala Dinner dan SPS Awards 2026. Ajid berharap agenda berskala nasional tersebut memperluas komunikasi antarpelaku industri media dan memperkuat ekosistem pers di daerah.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi perusahaan pers dan insan media dari berbagai daerah untuk bertukar gagasan serta memperkuat hubungan. Kami berharap pertemuan ini ikut mendorong ekosistem media yang lebih sehat dan mendukung keberlangsungan perusahaan pers,” ungkap Ajid.
Penganugerahan SPS Awards 2026 turut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda, Bupati Penajam Paser Utara, Bupati Kutai Kartanegara, pengurus SPS pusat dan daerah, pimpinan perusahaan media, serta insan pers. (*/fay)









