TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Kondisi keamanan yang terjaga dinilai berperan dalam membuka ruang bagi perkembangan usaha dan investasi di Kalimantan Utara (Kaltara). Stabilitas daerah juga ditopang hubungan harmonis masyarakat yang hidup dengan beragam suku, budaya, dan tradisi.
Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik mengatakan, kepolisian menjalankan peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar aktivitas warga serta kegiatan ekonomi dapat berlangsung dengan lancar. Lingkungan yang aman turut memberikan rasa percaya bagi investor untuk mengembangkan usaha di Bumi Benuanta.
“Kalau kita berbicara pertumbuhan ekonomi, keamanan menjadi salah satu indikator yang ikut menentukan. Kami di Polda Kaltara menjalankan tugas untuk menjaga situasi tetap kondusif, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang dan kegiatan ekonomi daerah terus berkembang,” kata Kapolda saat ditemui usai upacara peringatan HUT ke-14 Kaltara, Minggu (25/10/2026).
Kapolda menyebut, upaya meningkatkan perekonomian daerah berjalan beriringan dengan pemeliharaan situasi kamtibmas. Pemerintah daerah dan DPRD memiliki target mendorong pertumbuhan ekonomi, sementara kepolisian berperan menciptakan kondisi yang mendukung kegiatan usaha serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan investor.
“Pemerintah daerah dan DPRD tentu menginginkan perekonomian Kaltara terus meningkat. Kami mendukung upaya itu dari sisi keamanan. Investor yang datang ke Kaltara juga mendapatkan jaminan keamanan, sehingga mereka merasa nyaman untuk menjalankan kegiatan usahanya,” ujarnya.
Menurut Kapolda, kemajemukan masyarakat Kaltara juga memiliki kontribusi terhadap stabilitas daerah. Perbedaan latar belakang suku dan budaya dapat berjalan berdampingan ketika masyarakat memelihara sikap saling menghormati serta mengedepankan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kebersamaan yang terlihat dalam upacara peringatan hari jadi provinsi turut menggambarkan hubungan masyarakat yang berasal dari latar belakang berbeda. Kapolda menilai, semangat tersebut dapat terus dipelihara sebagai bagian dari kehidupan sosial di Kaltara.
“Tadi kita melihat masyarakat dari berbagai suku dan budaya hadir bersama. Ini menunjukkan kita memiliki semangat persaudaraan. Perbedaan yang ada di Kaltara bisa kita jadikan kekuatan untuk menjaga daerah tetap aman dan membangun kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.
Kapolda menambahkan, pemeliharaan kamtibmas juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Sikap saling menghargai, menjaga hubungan antarkelompok, dan menyelesaikan persoalan secara bijaksana dapat membantu mencegah konflik yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
“Persaudaraan seperti ini mari kita jaga bersama. Dengan masyarakat yang rukun dan situasi yang aman, kita bisa menjalankan kegiatan sehari-hari dengan baik. Kami berharap keberagaman di Kaltara terus memperkuat kebersamaan dan mendukung pembangunan daerah,” tutupnya. (rn)









