TARAKAN, Headlinews.id – Tim bulutangkis beregu putra Indonesia menyumbangkan medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026. Indonesia memastikan gelar tersebut setelah mengalahkan China dengan skor 3-2 pada pertandingan final.
Ketua Umum PBSI Kalimantan Utara H. Hasan Basri mengapresiasi pencapaian tim beregu putra yang mampu melewati pertandingan final dengan hasil positif.
Menurutnya, perjuangan para pemain hingga pertandingan terakhir menunjukkan semangat kompetitif yang layak diapresiasi.
“Perjuangan tim sangat luar biasa. Mereka mampu menjaga semangat bertanding sampai pertandingan terakhir dan akhirnya memberikan emas pertama untuk Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Hasan Basri, Jumat (25/9/2026).
Capaian tersebut memiliki catatan tersendiri bagi bulutangkis Indonesia. Emas dari nomor beregu putra ini menjadi yang pertama bagi Indonesia di Asian Games 2026 sekaligus mengakhiri penantian selama 28 tahun untuk kembali meraih emas dari nomor tersebut di ajang Asian Games.
Hasan Basri menilai hasil tersebut juga menjadi gambaran pentingnya proses pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan. Regenerasi pemain perlu terus berjalan agar Indonesia memiliki stok atlet yang mampu bersaing pada berbagai kejuaraan internasional.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda untuk terus berkembang. Pembinaan dan regenerasi harus berjalan secara berkelanjutan supaya prestasi seperti ini dapat kembali diraih pada kejuaraan berikutnya,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan tim yang berada di balik perjuangan Indonesia pada nomor beregu putra. Menurut Hasan, capaian tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak generasi muda menekuni olahraga bulutangkis.
“Semoga keberhasilan ini bisa memberikan semangat kepada anak-anak muda untuk menekuni bulutangkis dan cabang olahraga lainnya. Prestasi di tingkat internasional membutuhkan proses panjang, sehingga pembinaan harus terus dijaga,” pungkasnya. (*/rn)










