Sabtu, Agustus 8, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home KALTARA

Hujan Es Disertai Angin Kencang Landa Krayan, BMKG Ungkap Penyebabnya

by Redaksi 2
17 Juli 2026
in KALTARA, Nunukan
A A
Hujan Es Disertai Angin Kencang Landa Krayan, BMKG Ungkap Penyebabnya

Atap rumah ibadah di Desa Long Katung rusak akibat hujan es disertai angin kencang yang melanda wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. (Foto: Ist)

TARAKAN, Headlinews.id – Hujan es disertai angin kencang melanda Kecamatan Krayan dan Krayan Barat, Kabupaten Nunukan, Kamis (16/7/2026).

Fenomena cuaca yang tergolong jarang terjadi di Kalimantan Utara itu mengakibatkan satu rumah tertimpa pohon tumbang, sejumlah atap rumah dan tempat ibadah rusak, serta pagar rumah dan tiang radio SSB roboh.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca ekstrem tersebut dipicu kombinasi sejumlah faktor atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan Cumulonimbus hingga menghasilkan hujan lebat, angin kencang, dan hujan es.

Kepala Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi, mengatakan hasil analisis menunjukkan suhu muka laut di perairan Kalimantan Utara saat kejadian berada pada kisaran 30 hingga 32 derajat Celsius dengan anomali positif 0,5 hingga 1 derajat Celsius. Kondisi tersebut meningkatkan penguapan dan memperkuat proses pembentukan awan hujan.

“Fenomena hujan es ini terjadi karena pertumbuhan awan Cumulonimbus yang sangat kuat. Kondisi tersebut didukung oleh kombinasi suhu muka laut yang hangat, kelembapan udara yang tinggi, adanya konvergensi angin, serta atmosfer yang labil sehingga awan berkembang secara vertikal,” ujarnya.

Selain suhu muka laut yang hangat, BMKG mendeteksi adanya perlambatan angin atau konvergensi pada lapisan 925 hPa di wilayah Kalimantan Utara.

Analisis juga menunjukkan Gelombang Kelvin sedang aktif, sementara kelembapan udara berkisar 80 hingga 100 persen pada lapisan 925–700 mb dan 70 hingga 80 persen pada lapisan 500 mb. Kondisi tersebut memperkuat pembentukan awan konvektif.

“Seluruh parameter atmosfer saat itu saling mendukung pertumbuhan awan konvektif. Ketika awan berkembang sangat tinggi, potensi hujan lebat yang disertai petir, angin kencang, bahkan hujan es menjadi lebih besar,” katanya.

BMKG juga mencatat indeks stabilitas atmosfer berada pada kategori labil. Nilai K-Index berkisar 33 hingga 38, Showalter Index bernilai minus 3 hingga minus 1, sedangkan Lifted Index berkisar minus 7 hingga minus 4.

Nilai tersebut mengindikasikan peluang tinggi terbentuknya awan konvektif yang mampu menghasilkan hujan lebat, petir, angin kencang, hingga hujan es.

Sementara itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 7 tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di Kalimantan Utara. Menurut BMKG, cuaca ekstrem lebih dipengaruhi kondisi atmosfer regional dan lokal.

“Hujan es memang tidak sering terjadi di Kalimantan Utara, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Selama terdapat awan Cumulonimbus yang tumbuh sangat tinggi dengan kondisi atmosfer yang mendukung, fenomena ini dapat terjadi,” jelas Sulam.

Data pengamatan Stasiun Meteorologi Yuvai Semaring mencatat curah hujan harian mencapai 72 milimeter atau masuk kategori hujan lebat dengan kecepatan angin maksimum 18 knot. Hujan mulai terjadi sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 Wita.

Berdasarkan citra satelit Himawari-9, pembentukan awan hujan mulai terdeteksi sekitar pukul 16.00 Wita. Pertumbuhan awan mencapai fase paling intens pada pukul 16.30 hingga 17.30 Wita dengan suhu puncak awan mencapai minus 69 derajat Celsius.

Setelah itu awan mulai meluruh sekitar pukul 18.00 Wita. Kondisi tersebut juga tergambar pada citra radar cuaca yang menunjukkan peningkatan reflektivitas sebelum kembali melemah.

“Citra satelit dan radar menunjukkan pertumbuhan awan berlangsung cukup cepat hingga mencapai fase matang sebelum akhirnya meluruh. Fase inilah yang memicu hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang di wilayah Krayan,” ujarnya.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan satu rumah warga tertimpa pohon tumbang, beberapa atap rumah dan tempat ibadah di Desa Long Katung terlepas, satu pagar rumah warga roboh, serta tiang radio SSB tumbang. Sejauh ini, belum ada korban jiwa yang dilaporkan, meski kerugian material masih dalam pendataan.

Sulam menambahkan, BMKG telah menerbitkan peringatan dini cuaca pada pukul 15.20 Wita atau sekitar 40 menit sebelum hujan mulai terjadi. Peringatan tersebut menyebut wilayah Krayan Barat berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Informasi itu kemudian diperbarui pada pukul 16.50 Wita dengan memperluas cakupan wilayah hingga Krayan, Krayan Tengah, Krayan Timur, Krayan Selatan, sebagian Bulungan, Malinau, dan Tana Tidung.

“Peringatan dini telah kami keluarkan sebelum kejadian agar masyarakat dan pemangku kepentingan dapat melakukan langkah antisipasi lebih awal terhadap potensi cuaca ekstrem,” katanya.

Berdasarkan hasil analisis meteorologi, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi dalam tujuh hari ke depan di sejumlah wilayah Kalimantan Utara.

Masyarakat yang berada di daerah rawan banjir, tanah longsor, genangan, maupun pohon tumbang diminta meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau perkembangan informasi cuaca.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi BMKG dan segera mengantisipasi apabila kami menerbitkan peringatan dini cuaca,” pungkas Sulam. (*/saf)

 

Tags: Angin Kencangbmkgcuaca ekstremCumulonimbushujan esKabupaten NunukanKalimantan UtaraKrayanKrayan BaratMuhammad Sulam Khilmi
Advertisement Banner

Baca Juga

15 Pekerja Jabar Tinggalkan Perkebunan Karet Bulungan, Mengadu ke Polres Tarakan
KALTARA

15 Pekerja Jabar Tinggalkan Perkebunan Karet Bulungan, Mengadu ke Polres Tarakan

7 Agustus 2026
Danyon TP 880/Banuanta Apresiasi Prajurit Peraih Emas Kurash BMC
Bulungan

Danyon TP 880/Banuanta Apresiasi Prajurit Peraih Emas Kurash BMC

7 Agustus 2026
Krayan Barat Klarifikasi Isu Dugaan Pengibaran Bendera Malaysia
Nunukan

Krayan Barat Klarifikasi Isu Dugaan Pengibaran Bendera Malaysia

6 Agustus 2026
Dorong Modernisasi Pertanian Bulungan, Hasan Basri Salurkan Alsintan untuk Para Kelompok Tani Desa Sajau 
KALTARA

Dorong Modernisasi Pertanian Bulungan, Hasan Basri Salurkan Alsintan untuk Para Kelompok Tani Desa Sajau 

6 Agustus 2026
Stok BBM di Nunukan Berangsur Aman, Tambahan Pasokan 119 KL Disalurkan ke SPBU
Nunukan

Stok BBM di Nunukan Berangsur Aman, Tambahan Pasokan 119 KL Disalurkan ke SPBU

6 Agustus 2026
Polda Kaltara Sambangi Kesultanan Bulungan untuk Perkuat Sinergi Kamtibmas
KALTARA

Polda Kaltara Sambangi Kesultanan Bulungan untuk Perkuat Sinergi Kamtibmas

6 Agustus 2026
Next Post
Kosmetik Tanpa Izin Edar di Kaltara Masuk Public Warning BPOM

Kosmetik Tanpa Izin Edar di Kaltara Masuk Public Warning BPOM

Satreskrim Ungkap Pencurian Mesin Cuci, Satu Pelaku Masih Diburu

Satreskrim Ungkap Pencurian Mesin Cuci, Satu Pelaku Masih Diburu

DPRD Kaltara Matangkan Payung Hukum Perkebunan Berkelanjutan

DPRD Kaltara Matangkan Payung Hukum Perkebunan Berkelanjutan

Berita Populer

  • Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S., Lulus Sesko TNI Tahun 2026,Raih 2 Besar Tulisan Ilmiah Dan Predikat Jasmani Terbaik

    Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S., Lulus Sesko TNI Tahun 2026,Raih 2 Besar Tulisan Ilmiah Dan Predikat Jasmani Terbaik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Tambak Tarakan ke Pasar Global, Rahmawati Perjuangkan Ekspor Langsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danbrigif TP 85/BTC Dukung Penyaluran Bantuan BNPB di Kutai Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Karo SDM Polda Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.