TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Sebanyak 20 atlet Petanque Kabupaten Bulungan mengikuti program latihan terstruktur yang digelar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bulungan sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Program latihan tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat bulan dan dipusatkan di Lapangan Agatis, Tanjung Selor Hilir, sejak Rabu (3/6/2026) dengan pendampingan pelatih Ahmad Rosali.
Ketua FOPI Bulungan, Dhani Alam Gracia, mengatakan pembinaan dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kualitas atlet dari berbagai aspek, mulai teknik, strategi hingga kesiapan mental bertanding.
Ia menilai, konsistensi latihan menjadi faktor penting dalam menentukan perkembangan kemampuan atlet di setiap cabang olahraga.
“Atlet harus mendapatkan latihan yang terarah dan berkelanjutan supaya kemampuan teknik, strategi, dan mentalnya bisa berkembang seimbang,” ujar Dhani.
Dhani menambahkan, dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bulungan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet Petanque di daerah.
Ia juga menekankan pembentukan karakter atlet tidak hanya berfokus pada capaian jangka pendek, tetapi juga pada keberlanjutan prestasi.
“Pembinaan tidak hanya untuk hasil saat ini. Yang lebih penting adalah membangun dasar yang kuat untuk jangka panjang. Disiplin dan konsistensi latihan itu harus benar-benar dijaga,” katanya.
Sementara itu, pelatih pendamping Ahmad Rosali menilai para atlet Bulungan memiliki potensi yang cukup baik untuk berkembang lebih jauh jika dibarengi dengan latihan yang konsisten.
Ia menyebut, antusiasme atlet selama mengikuti latihan menjadi modal awal yang positif dalam proses pembinaan.
Menurutnya, selain teknik permainan, aspek mental juga menjadi perhatian utama dalam latihan.
“Kalau dilihat, semangat mereka cukup bagus. Kalau latihan dilakukan terus-menerus dengan disiplin, perkembangan kemampuan pasti terlihat,” ujarnya.
Ahmad menambahkan, mental bertanding menjadi bagian yang terus diasah karena sangat menentukan hasil di lapangan.
“Mental itu penting. Atlet harus bisa tetap tenang, fokus, dan percaya diri saat bertanding, terutama di situasi tekanan,” jelasnya.
Ahmad menegaskan konsistensi latihan menjadi kunci utama dalam peningkatan kemampuan atlet.
“Dengan latihan yang konsisten, kemampuan mereka akan terus berkembang dan bisa bersaing di Porprov maupun kejuaraan lainnya,” pungkasnya. (rn)










