TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Sebanyak 15 unit perahu kayu berukuran 7 meter disalurkan kepada kelompok nelayan di Bulungan untuk mendukung aktivitas melaut sekaligus memperkuat pendapatan masyarakat pesisir.
Bantuan diberikan kepada Kelompok Nelayan Marudung dan Kelompok Nelayan Mandiri Jelarai oleh Wakil Bupati Bulungan, Kilat, bersama Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan sebagai bagian dari penguatan sektor perikanan daerah.
Pada penyerahan bantuan, pemerintah daerah menekankan sarana yang diberikan perlu dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan dan tidak dialihkan dari tujuan program.
“Bantuan disalurkan agar nelayan memiliki sarana pendukung untuk bekerja dan meningkatkan hasil tangkapan. Karena itu, bantuan perlu dimanfaatkan dengan baik dan digunakan sesuai peruntukannya,” ujar Kilat.
Ia menegaskan seluruh bantuan tidak untuk diperjualbelikan karena masih terdapat masyarakat lain yang membutuhkan dukungan serupa.
Menurutnya, pemanfaatan bantuan secara bertanggung jawab menjadi bagian penting agar program dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima.
“Perahu yang diterima tidak untuk diperjualbelikan atau dialihkan. Gunakan untuk mendukung aktivitas melaut dan menjaga keberlanjutan usaha karena masih banyak nelayan lain yang juga membutuhkan bantuan,” katanya.
Kilat menjelaskan sektor perikanan masih menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat pesisir sehingga dukungan sarana produksi diarahkan untuk membantu peningkatan produktivitas dan kesejahteraan penerima.
Ia menambahkan manfaat program tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari dampaknya terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Program diarahkan untuk mendorong produktivitas nelayan dan memperkuat manfaat ekonomi yang dirasakan keluarga penerima,” ujarnya.
Pemkab Bulungan juga memastikan pelaksanaan program tidak berhenti pada tahap penyerahan. Evaluasi dilakukan secara berkala guna memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai sasaran.
Kilat menyebut hasil evaluasi menjadi salah satu pertimbangan pada pelaksanaan bantuan periode berikutnya.
“Pemanfaatan bantuan akan dipantau. Jika ditemukan penggunaan yang tidak sesuai ketentuan, hal itu menjadi bahan evaluasi pada program berikutnya,” tegasnya.
Selain bantuan perahu, pemerintah daerah membuka peluang dukungan lanjutan bagi sektor perikanan, termasuk bantuan mesin perahu menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Penguatan sektor perikanan tetap menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tutupnya. (rn)










