TARAKAN, Headlinews.id – Tiga warga Kota Tarakan yang sempat dilaporkan tersesat di kawasan Hutan Bukit Kabut, Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat, Senin (3/8/2026) dini hari.
Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian yang berlangsung sekitar tiga setengah jam sejak informasi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Syahril, melalui Kasi Operasi dan Siaga SAR Tarakan, Dede Hariana, mengatakan informasi mengenai tiga warga yang tersesat diterima dari Gita, istri salah satu korban, pada Minggu (2/8/2026) pukul 20.30 WITA. Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung diberangkatkan menuju lokasi.
“Begitu informasi kami terima, Tim SAR langsung melakukan briefing dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Seluruh korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Dede Hariana.
Ketiga korban masing-masing Danuriadi (40), Wahyono (60), dan Satria (11), yang merupakan warga Perumahan Permai Indah 1 RT 002, Kota Tarakan. Sebelumnya mereka dilaporkan tersesat saat perjalanan pulang usai berkebun di kawasan Hutan Bukit Kabut pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WITA.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan ketiganya pada Senin (3/8) sekitar pukul 00.05 WITA. Lokasi penemuan berada sekitar 300 meter dari titik lokasi kejadian (LKP) di kawasan Hutan Bukit Kabut.
“Setelah ditemukan, seluruh korban langsung dievakuasi dalam keadaan selamat menuju rumah keluarga. Syukur proses pencarian dapat berjalan lancar dan seluruh korban berhasil ditemukan,” katanya.
Dalam operasi tersebut, Kantor SAR Tarakan mengerahkan satu unit rescue car, tiga unit motor trail, satu set perlengkapan medis, satu set peralatan jungle rescue, drone thermal, serta dua unit alat komunikasi untuk mendukung proses pencarian di kawasan hutan.
Operasi SAR juga melibatkan personel Polsek Tarakan Utara, Destana Juata Laut, serta keluarga dan masyarakat yang turut membantu memberikan informasi dan mendukung proses pencarian di lapangan.
Dede menjelaskan, setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 00.20 WITA. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, operasi SAR dinyatakan selesai karena seluruh korban telah ditemukan.
“Operasi SAR kami usulkan ditutup setelah seluruh korban ditemukan dalam keadaan selamat. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dukungan selama operasi berlangsung,” tandasnya. (*/saf)










