TARAKAN, Headlinews.id – Gangguan kelistrikan sempat terjadi sekitar dua jam di sejumlah wilayah Kota Tarakan akibat pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik di kawasan Sebengkok, Sabtu (9/5/2026).
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.19 WITA dan menyebabkan pasokan listrik di beberapa wilayah Tarakan terhenti. Listrik baru kembali normal sepenuhnya sekitar pukul 18.22 WITA.
Salah satu warga Kelurahan Karang Anyar, Rudi mengatakan listrik di rumahnya padam bersamaan dengan terjadinya gangguan jaringan di kawasan lain.
“Saya pas lagi ada pekerjaan di rumah, jadi waktu listrik padam sempat mau numpang di rumah teman, tapi ternyata rumahnya juga mati. Mungkin ada beberapa kawasan yang terdampak, tapi sebelumnya tidak ada pemberitahuan resmi sih dari PLN,” ujarnya.
Berdasarkan informasi PLN, gangguan dipicu pohon bambu yang ditebang warga hingga mengenai jaringan listrik dan menyebabkan sistem kelistrikan terganggu.
PT PLN (Persero) kemudian menerjunkan lebih dari 30 personel gabungan untuk mempercepat proses penanganan di lapangan. Petugas disebar ke sejumlah titik guna melakukan penelusuran gangguan sekaligus mempercepat penormalan jaringan.
Manager PLN ULP Tarakan, Ghusaebi mengatakan seluruh personel difokuskan untuk memastikan pasokan listrik dapat segera kembali normal.
“Petugas langsung bergerak melakukan penanganan setelah gangguan terjadi. Kami melakukan penelusuran di titik gangguan dan mempercepat proses pemulihan sistem,” katanya.
Selama proses penanganan, PLN melakukan pengamanan jaringan dan memastikan kondisi sistem aman sebelum aliran listrik dinormalkan kembali kepada pelanggan.
Ghusaebi menuturkan kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi PLN untuk terus meningkatkan keandalan jaringan distribusi listrik di Tarakan.
“Kejadian ini menjadi evaluasi bagi kami untuk terus memperkuat keandalan sistem dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ujarnya.
PLN juga mengimbau masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan jaringan listrik dengan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan di lingkungan sekitar.
“Kami berharap masyarakat dapat membantu dengan melaporkan potensi gangguan kelistrikan agar dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga keandalan pasokan listrik di Kota Tarakan,” tutup Ghusaebi. (saf)










