Senin, Agustus 24, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Nelayan Tarakan Ngadu ke DPRD, Wilayah Tangkap Terganggu Kapal Tongkang 

by Redaksi 2
8 Februari 2025
in Tarakan
A A
Nelayan Tarakan Ngadu ke DPRD, Wilayah Tangkap Terganggu Kapal Tongkang 

Puluhan nelayan Tarakan yang mengadu ke DPRD Tarakan terkait wilayah tangkapnya digunakan tambat kapal tongkang.

TARAKAN, Headlinews.id – Puluhan nelayan menggelar aksi demontrasi dengan membawa jala di depan Kantor DPRD Kota Tarakan, Kamis (6/5/2025). Aksi tersebut, untuk mengadukan nasibnya karena wilayah tangkapnya terganggu dengan aktifitas kapal tongkang yang melintas atau tambat untuk loading di sekitar perairan Tarakan.

Padahal, selama puluhan tahun perairan Tarakan banyak menghasilkan hasil laut yang di dapat nelayam sebelum kedatangan kapal-kapal besar.

Dalam rapat dengar  pendapatan (RDP) yang difasilitasi DPRD Kota Tarakan ini, menghadirkan instansi terkait diantara Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Dinas Perikanan Kota Tarakan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Polairud Tarakan, Distrik Navigasi Kelas III Tarakan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Pengawas Perikanan atau Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Provinsi Kaltara, Rustan mengatakan kedatangan ini, untuk menyampaikan terkait pemanfaatan tata ruang laut Provinsi Kaltara yang amburadul.

Berdasarkan peta tata ruang zona yang dipaparkan dalam RDP, ternyata zona tangkap nelayan tidak ada.

“Dilihat dari peta yang dipaparkan dalam rdp, zona tangkap nelayan itu memang sudah tidak ada. Jadi kami merasa hak kami sudah dirampas oleh kepentingan ekonomi, kenapa ? karena disitu ada loding batu bara di tambah kegiatan baru pabrik bubur kertas PT Phoenix Resources International (PRI),” tegasnya.

Rustam menambah armada kapal yang mengangkut kebutuhan PT PRI, cukup banyak seperti bahan baku kayu yang diolah menjadi bubur kertas. Belum lagi kapal niaga dan barang, sehingga membuat ruang laut di Kota Tarakan menjadi kecil untuk nelayan.

“Sementara kita tahu, bahwa komunitas nelayan yang paling banyak di Kaltara ada di Tarakan. Ironisnya kecil dan sempit ruang lautnya, jadi kalau aturan seperti itu nelayan mau dikemanakan. Kenapa ? karena semua sudah menjadi wilayah kerja pelabuhan dan nelayan sudah tidak bisa melakukan penangkapan ikan,” ujarnya.

Rustan mengusulkan supaya kegiatan loding batu bara yang ada di depan perairan Tanjung Pasir dan Batu, digeser keluar ke laut lepas. Ia juga menanyakan analisis dampak lingkungan (amdal) benar sudah diperiksa atau tidak, karena dampaknya sangat merugikan nelayan.

“Itu juga kami tanyakan amdal nya betul kah sudah diperiksa sampai di hilir atau tidak, jangan sampai hanya di hulunya saja. Kalau itu diangkut sampai dilaut, kan kami yang jadi korbannya karena itu bisa menimbulkan pencemaran soalnya batu bara itu kalau sudah jatuh ke laut lama sekalia baru hancur,” tegasnya.

Ia berharap stakeholder terkait yang punya kewenangan, bisa meninjau lokasi tambat dan loding kapal batubara. Agar tidak menimbulkan pencemaran dan kerusakan lingkungan.

“Mudah-mudahan itu bisa menjadi pertimbangan KSOP untuk memindahkan tambat dan loding kapal batu bara. Kalau itu dipindahkan ke laut lepas, saya kira tidak terlalu padat sudah di ruang laut kita itu,” tutupnya. (*)

 

Advertisement Banner

Baca Juga

Lahan Karhutla Mengandung Batu Bara, Polisi Pasang Police Line di Pantai Amal
Tarakan

Lahan Karhutla Mengandung Batu Bara, Polisi Pasang Police Line di Pantai Amal

23 Agustus 2026
Ojol Masuk Kategori UMKM, SePOI Kaltara Pertanyakan Kendali Aplikator
Tarakan

Ojol Masuk Kategori UMKM, SePOI Kaltara Pertanyakan Kendali Aplikator

23 Agustus 2026
ISPA Tarakan Turun, Dinkes Tetap Waspadai Kualitas Udara
Tarakan

ISPA Tarakan Turun, Dinkes Tetap Waspadai Kualitas Udara

23 Agustus 2026
Polri Siapkan Operasi Khusus Karhutla di Tarakan
Tarakan

Polri Siapkan Operasi Khusus Karhutla di Tarakan

23 Agustus 2026
Kemarau Tingkatkan Risiko Karhutla, Kodim Tarakan Siagakan 100 Personel
Tarakan

Kemarau Tingkatkan Risiko Karhutla, Kodim Tarakan Siagakan 100 Personel

23 Agustus 2026
Gerak Jalan Tarakan Kembali Digelar Setelah Vakum 17 Tahun
Tarakan

Gerak Jalan Tarakan Kembali Digelar Setelah Vakum 17 Tahun

23 Agustus 2026
Next Post
Kapal Tongkang di Wilayah Tangkap, DPRD Desak Instansi Terapkan Sanksi

Kapal Tongkang di Wilayah Tangkap, DPRD Desak Instansi Terapkan Sanksi

Rencana Relokasi SDN 047, DPRD Bawa Instansi Terkait Tinjau Lokasi

Rencana Relokasi SDN 047, DPRD Bawa Instansi Terkait Tinjau Lokasi

Warga Keluhkan Tumpahan Semen Cor di Medsos, Dewan Ingatkan Sopir Truk 

Warga Keluhkan Tumpahan Semen Cor di Medsos, Dewan Ingatkan Sopir Truk 

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerak Jalan Tarakan Kembali Digelar Setelah Vakum 17 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebutuhan Biosolar Tarakan 29,4 Ribu KL, Baru Terpenuhi 13,1 Ribu KL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT RI, Keluarga Besar Kodim 0907 Tarakan Ikuti Beragam Perlombaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Venue Porprov II Kaltara di Malinau Ditarget Rampung Awal Oktober

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.