TARAKAN, Headlinews.id – Dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga datang dari sektor pertanian. Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kalimantan Utara, Jufri Budiman, menyebut manfaat program mulai dirasakan tidak hanya oleh penerima layanan tetapi juga kelompok masyarakat pendukung.
Jufri turut hadir dalam aksi penyampaian dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG yang digelar di depan gedung DPRD Tarakan, Kamis (25/6/2026).
Menurut dia, dukungan yang muncul dalam aksi tersebut berasal dari kelompok masyarakat yang selama ini ikut merasakan manfaat program, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Pergerakan ini benar-benar dari hati nurani para penerima manfaat. Karena kita tahu sendiri, manfaat MBG ini luar biasa,” kata Jufri.
Ia menilai manfaat program tidak hanya dirasakan anak-anak penerima layanan, tetapi juga mulai berdampak terhadap sektor lain yang terlibat dalam rantai pelaksanaan program.
Menurut dia, kelompok yang ikut menyuarakan dukungan berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari orang tua penerima manfaat hingga masyarakat yang bergerak di sektor pendukung.
“Bukan hanya manfaatnya langsung kepada anak-anak yang bersekolah, tapi manfaatnya mulai dari petani, mulai dari nelayan, mulai dari UMKM. Jadi yang ikut aksi damai ini bukan hanya orang tua murid, tapi semua elemen yang berasal dari dampaknya,” ujarnya.
Jufri mengatakan pelaksanaan program perlu dilihat secara menyeluruh dan tidak dapat disimpulkan hanya dari sebagian kondisi yang berkembang di lapangan.
Menurut dia, evaluasi terhadap pelaksanaan program sebaiknya juga mempertimbangkan kelompok masyarakat yang selama ini menerima manfaat secara langsung.
“Kita tidak bisa langsung serta-merta melihat kondisi yang satu tidak baik lalu semua dianggap tidak baik. Belum tentu. Kita harus bertanya kepada para penerima manfaat kira-kira dampaknya apa,” katanya.
Ia menegaskan dukungan yang disampaikan dalam aksi tersebut bukan dimaksudkan sebagai bentuk dorongan politik, melainkan penyampaian aspirasi dari masyarakat yang ingin program tetap berjalan karena dianggap memberi manfaat.
“Nah, kami sebagai perwakilan masyarakat yang ikut merasakan dampaknya, ini bukan juga sebuah dorongan, tapi sebuah aksi yang benar-benar muncul dari hati para penerima manfaat. Karena ini sudah bagus. Orang tua sudah dapat manfaatnya dan semua sudah mendapatkan manfaatnya,” ujarnya.
Menurut Jufri, keberlanjutan Program MBG juga menjadi harapan agar terbangun hubungan yang sinergis antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pihak pelaksana sehingga manfaat program dapat terus dirasakan masyarakat.
Ia menilai keberhasilan program akan semakin besar apabila koordinasi antar pihak berjalan baik dan pelaksanaannya tetap diarahkan pada kebutuhan masyarakat.
Selain memberi dampak terhadap sektor pendukung, Jufri menyebut program juga membantu sebagian orang tua dalam memenuhi kebutuhan makan anak selama menjalani aktivitas sekolah.
“Orang tua sudah dapat manfaatnya, tidak repot untuk membuat makan siang anaknya, dan anak-anak juga mendapatkan makanan yang benar-benar layak untuk dimakan,” katanya.
Menurut dia, respons masyarakat terhadap program sejauh ini cukup baik, terutama pada kelompok ekonomi menengah ke bawah yang dinilai merasakan manfaat secara langsung.
“Kalau kita lihat di kalangan masyarakat menengah ke bawah, ini sangat diterima. Jadi menurut kami program ini tidak boleh berhenti karena manfaatnya dirasakan langsung,” ujarnya.
Jufri yang juga anggota DPRD Kaltara ini mengatakan aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut juga akan terus dikawal agar menjadi perhatian dalam pelaksanaan program ke depan.
“Kami di provinsi akan mengawal karena ini baik untuk masyarakat yang memang membutuhkan. Yang apalagi di negara kita ini masyarakat menengah ke bawah masih banyak dan sangat membutuhkan pelayanan ini,” katanya.
Ia menambahkan keberlanjutan program tidak hanya dipandang dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan.
“Program ini menurut kami harus dilanjutkan. Bukan hanya berdampak dari ekonominya, tapi manfaat sosialnya juga dirasakan masyarakat. Kami akan mendukung terus,” tutup Jufri. (saf)








