Minggu, Oktober 18, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Nunukan

Tenaga Medis di Nunukan Tetap WFO, Tak Terdampak Kerja Fleksibel ASN

by Redaksi 2
10 April 2026
in Nunukan
A A
Tenaga Medis di Nunukan Tetap WFO, Tak Terdampak Kerja Fleksibel ASN

Salah satu fasilitas kesehatan di Nunukan tetap membuka layanan seperti biasa untuk memastikan masyarakat tetap terlayani.

NUNUKAN, Headlinews.id – Layanan kesehatan di Kabupaten Nunukan tetap menjadi prioritas utama di tengah penerapan kerja fleksibel ASN. Pemerintah memastikan tenaga medis tetap bekerja penuh di fasilitas kesehatan.

Kebijakan tersebut diberlakukan melalui surat edaran bupati Nomor 3/000.8/SETDA-ORG/IV/2026 yang mengatur pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam aturan itu, sektor pelayanan langsung kepada masyarakat, terutama kesehatan, tidak masuk dalam skema kerja dari rumah (WFH).

BACA JUGA
  • Hamsing Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Nunukan
  • Kabut Asap Pengaruhi Pelayaran, UPP Sungai Nyamuk Keluarkan Imbauan
  • Lima Peserta Berebut Kursi Sekda Nunukan, Asesmen Digelar di LAN Makassar

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Nunukan, Miskia memastikan operasional layanan kesehatan tetap berjalan normal tanpa perubahan.

“Kalau untuk layanan kesehatan, tetap seperti biasa. Tidak ada yang kerja dari rumah, karena pelayanan memang harus langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengaturan kerja sudah disiapkan sejak awal agar kebijakan tersebut tidak berdampak pada layanan di lapangan.

“Kami dari awal sudah atur. Jadi walaupun ada kebijakan fleksibel, pelayanan tidak boleh terganggu,” katanya.

Menurutnya, penyesuaian hanya dilakukan pada sistem kerja internal, sementara pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Yang disesuaikan itu di internal saja. Untuk masyarakat, pelayanan tetap jalan penuh, tidak ada pengurangan,” jelasnya.

Tenaga kesehatan tetap menjalankan tugas baik di dalam fasilitas maupun di lapangan, termasuk kegiatan berbasis masyarakat.

“Petugas tetap turun, seperti imunisasi, penyuluhan, pemeriksaan. Itu semua tetap berjalan,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa target pelayanan kesehatan tidak boleh tertunda akibat perubahan pola kerja ASN.

“Kalau ada target yang belum tercapai, tim langsung turun. Tidak boleh ditunda,” tegasnya.

Baca Juga  Ekspor Rumput Laut Perdana ke Korsel, Momentum Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Produksi

Untuk mendukung efektivitas kerja, koordinasi internal kini lebih banyak dilakukan secara daring.

“Sekarang koordinasi bisa lewat online, jadi lebih cepat tanpa harus selalu kumpul. Tapi pelayanan tetap utama,” ujarnya.

Di lapangan, tantangan masih ditemui terutama di wilayah dengan keterbatasan jaringan internet. Namun hal tersebut tidak memengaruhi pelayanan.

“Memang ada daerah yang sinyalnya terbatas, tapi pelayanan tetap jalan karena petugas tetap ada di lokasi,” tambahnya.

Pemkab Nunukan menetapkan kerja fleksibel ASN hanya berlaku satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

“Intinya pelayanan tidak boleh terganggu. Fleksibel itu untuk sistem kerja, bukan untuk layanan ke masyarakat,” pungkasnya. (*/saf)

 

Tags: Dinkes Nunukankebijakan ASNkerja fleksibel ASNLayanan KesehatanNunukanPemkab Nunukanpuskesmas Nunukanrumah sakit NunukanTenaga Kesehatanwfh asn
Advertisement Banner

Baca Juga

Said Hasan Perjuangkan Akses Listrik Tiga Desa di Sembakung
Nunukan

Said Hasan Perjuangkan Akses Listrik Tiga Desa di Sembakung

16 Oktober 2026
Kantor Cabang Kejaksaan Hadir di Sebatik, Akses Hukum Warga Didekatkan
Nunukan

Kantor Cabang Kejaksaan Hadir di Sebatik, Akses Hukum Warga Didekatkan

15 Oktober 2026
Andi Fajrul Minta Pembangunan Nunukan Merata di Seluruh Dapil
Nunukan

Andi Fajrul Minta Pembangunan Nunukan Merata di Seluruh Dapil

15 Oktober 2026
Pakaian Adat Berbagai Suku Warnai Paripurna HUT ke-27 Nunukan
Nunukan

Pakaian Adat Berbagai Suku Warnai Paripurna HUT ke-27 Nunukan

14 Oktober 2026
Andi Fajrul Titip Harapan untuk Masa Depan Kabupaten Nunukan
Nunukan

Andi Fajrul Titip Harapan untuk Masa Depan Kabupaten Nunukan

13 Oktober 2026
Ketua DPRD Nunukan Ajak Bersinergi Bangun Daerah di HUT ke-27
Nunukan

Ketua DPRD Nunukan Ajak Bersinergi Bangun Daerah di HUT ke-27

12 Oktober 2026
Next Post
Wisuda UBT ke-42, Pemprov Dorong Lulusan Jadi Penggerak Pembangunan

Wisuda UBT ke-42, Pemprov Dorong Lulusan Jadi Penggerak Pembangunan

Pemprov Pastikan Kelancaran Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Tengkayu I

Pemprov Pastikan Kelancaran Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Tengkayu I

Dua Insiden Terjadi, SAR Tekankan Kepatuhan Peringatan Cuaca

Dua Insiden Terjadi, SAR Tekankan Kepatuhan Peringatan Cuaca

Berita Populer

  • Anak Ingin Pindah Sekolah ke Tarakan, Damkar Sektor Barat Turun Tangan

    Anak Ingin Pindah Sekolah ke Tarakan, Damkar Sektor Barat Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri Lantik Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik sebagai Kapolda Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Kaltara Gelar Taklimat Awal Pemeriksaan Kinerja BPK RI Terkait Penanganan TPPO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMMD Tarakan Buka Jalan 2,5 Kilometer, Permudah Akses Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.