Minggu, September 27, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Nunukan

Kucing Merah Terekam di Krayan Timur, Lokasi Berjarak 2 Km dari TNKM

by Redaksi 2
27 September 2026
in Nunukan
A A
Kucing Merah Terekam di Krayan Timur, Lokasi Berjarak 2 Km dari TNKM

KUCING MERAH – Kucing merah (Catopuma badia) yang terekam di sekitar kebun warga Desa Long Umung, Kecamatan Krayan Timur, Nunukan. (Foto:TNKM)

NUNUKAN, Headlinews.id – Kemunculan kucing merah (Catopuma badia) di sekitar kebun warga Desa Long Umung, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, menjadi bahan pemantauan keberadaan satwa liar di wilayah perbatasan. Lokasi perjumpaan berada di luar kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM), sekitar dua kilometer dari batas kawasan.

Camat Krayan Timur Marjuni menyebut dokumentasi tersebut memberikan informasi mengenai keberadaan kucing merah di bentang alam sekitar Long Umung. Data perjumpaan itu dapat diteruskan kepada pihak terkait untuk mengetahui kondisi dan kemungkinan pergerakan satwa di sekitar kawasan TNKM.

“Temuan ini menjadi informasi penting bagi kami. Kucing merah merupakan satwa endemik Kalimantan yang cukup sulit dijumpai, sehingga dokumentasi dari masyarakat bisa membantu mengetahui keberadaannya di wilayah Krayan Timur,” ujar Marjuni, Sabtu (26/9/2026).

Kemunculan satwa di sekitar kebun warga juga memperlihatkan adanya ruang hidup satwa liar yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut membuat pengetahuan warga mengenai cara menghadapi perjumpaan dengan satwa liar menjadi penting.

“Warga yang beraktivitas di sekitar kebun dan hutan perlu memahami bagaimana bersikap ketika bertemu satwa liar. Beri ruang dan jangan mengganggu, sehingga satwa bisa tetap bergerak tanpa merasa terancam,” tuturnya.

Temuan tersebut telah menjadi perhatian SPTN Wilayah I Krayan, Balai Taman Nasional Kayan Mentarang. Berdasarkan keterangan petugas, titik perjumpaan berada di luar kawasan TNKM dan berjarak sekitar dua kilometer dari batas kawasan.

Marjuni menilai koordinasi antara pemerintah kecamatan, Balai TNKM, pemerintah desa, lembaga adat dan masyarakat diperlukan dalam pemantauan satwa. Warga juga memiliki posisi penting karena aktivitas mereka banyak berlangsung di sekitar kebun dan kawasan hutan.

“Fokus utama kami sekarang koordinasi dengan Balai TNKM, pemerintah desa, lembaga adat dan masyarakat. Informasi dari warga sangat penting karena mereka yang berada langsung di lapangan dan bisa lebih cepat mengetahui kalau ada kemunculan satwa,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Krayan Timur juga akan memberikan edukasi mengenai status kucing merah sebagai satwa dilindungi. Warga diminta tidak menangkap, mengejar ataupun mengganggu satwa apabila kembali ditemukan.

“Kalau kembali melihat kucing merah atau satwa liar lainnya, jangan ditangkap, jangan dikejar dan jangan diganggu. Ambil jarak aman. Kalau memungkinkan, dokumentasikan dari jauh lalu laporkan lokasinya kepada petugas untuk diteruskan kepada pihak terkait,” kata Marjuni.

Dokumentasi dari warga dapat menjadi bahan informasi dalam pemantauan keanekaragaman hayati, terutama jika dilengkapi keterangan mengenai lokasi dan waktu perjumpaan. Informasi tersebut dapat membantu petugas mengetahui keberadaan satwa di luar kawasan TNKM.

“Foto atau video dari masyarakat bisa sangat membantu, asalkan diambil dari jarak aman dan satwanya tidak diganggu. Informasi lokasi dan waktu juga penting supaya petugas bisa melakukan pemantauan lebih lanjut,” pungkas Marjuni. (*)

 

Tags: Catopuma badiakeanekaragaman hayatiKonservasiKrayan TimurKucing MerahLong UmungNunukanPerbatasan Kaltarasatwa dilindungiSatwa LiarTaman Nasional Kayan MentarangTNKM
Advertisement Banner

Baca Juga

Penyidikan PT CCM, Rumah Mantan Kepala Daerah Nunukan Disasar Kejagung
Nunukan

Penyidikan PT CCM, Rumah Mantan Kepala Daerah Nunukan Disasar Kejagung

24 September 2026
Bazar HUT TNI di Nunukan Sediakan 8 Ton Beras dan Beragam Bahan Pokok
Nunukan

Bazar HUT TNI di Nunukan Sediakan 8 Ton Beras dan Beragam Bahan Pokok

22 September 2026
Pasokan BBM Sebatik Ditambah, Pertalite 210 KL Dikirim Bertahap
KALTARA

Pasokan BBM Sebatik Ditambah, Pertalite 210 KL Dikirim Bertahap

21 September 2026
Kabut Asap Pengaruhi Pelayaran, UPP Sungai Nyamuk Keluarkan Imbauan
KALTARA

Kabut Asap Pengaruhi Pelayaran, UPP Sungai Nyamuk Keluarkan Imbauan

20 September 2026
Jembatan Garuda Buka Akses Baru Warga Tanjung Karang
Nunukan

Jembatan Garuda Buka Akses Baru Warga Tanjung Karang

14 September 2026
UPP Sungai Nyamuk Ajak Pelajar Sebatik Kenali Peralatan Keselamatan Kapal
Nunukan

UPP Sungai Nyamuk Ajak Pelajar Sebatik Kenali Peralatan Keselamatan Kapal

7 September 2026
Next Post
Pemprov Kaltara Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda Perubahan APBD 2026

Pemprov Kaltara Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda Perubahan APBD 2026

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jauhi Pelanggaran, Prajurit Kodim Tarakan Dapat Apresiasi Pangdam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Kontraktor Diciduk, Jejak 60 Cartridge Etomidate Seret Wanita di THM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Asap Pengaruhi Pelayaran, UPP Sungai Nyamuk Keluarkan Imbauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana Aspirasi DPRD Tarakan Salurkan 40 Mesin untuk Kelompok Nelayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.