SAMARINDA, Headlinews.id – Partisipasi dan kepemimpinan pemuda masih menjadi tantangan dalam peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kalimantan Timur.
Kegiatan peningkatan IPP Kaltim 2026 dilaksanakan di Aula Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Rabu (8/4/2026), dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, akademisi, dan mahasiswa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim yang juga Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Muhammad Faisal menyampaikan capaian IPP Kaltim menunjukkan perkembangan positif, namun belum merata di seluruh indikator.
Ia menyebut, aspek partisipasi dan kepemimpinan masih memerlukan perhatian agar kontribusi pemuda dalam pembangunan daerah semakin kuat.
“Partisipasi dan kepemimpinan pemuda perlu terus diperkuat agar mampu memberikan dampak nyata dalam pembangunan,” ujarnya.
Menurutnya, peran pemuda harus diarahkan pada keterlibatan aktif di berbagai sektor, tidak hanya sebagai penerima manfaat program.
“Pemuda perlu diberi ruang untuk terlibat langsung dan mengambil peran dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk mendukung pengembangan pemuda secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang mendukung peningkatan kualitas generasi muda.
“Sinergi antar pihak harus berjalan agar program yang ada bisa saling melengkapi dan tepat sasaran,” katanya.
Di sisi lain, perkembangan teknologi dan dinamika global menjadi tantangan yang harus dihadapi pemuda saat ini.
Kemampuan beradaptasi dan peningkatan kapasitas diri menjadi faktor penting agar pemuda mampu bersaing dan berkontribusi.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman serta mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam pembangunan di Kalimantan Timur.
“Pemuda harus terus mengembangkan kemampuan agar siap menghadapi perubahan dan memberi kontribusi bagi daerah,” tambahnya. (*)
Sumber : Diskominfo Kaltim










