BULUNGAN, Headlinews.id– Zaenab, anak perempuan berusia lima tahun, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di perairan depan Dermaga PMKT, Kabupaten Bulungan, Rabu (2/9/2026) dini hari. Tim SAR Gabungan menemukan korban sekitar 200 meter dari titik lokasi kejadian pada siang harinya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan, Syahril, mengatakan korban ditemukan pada pukul 13.50 WITA setelah pencarian dilakukan Tim SAR Gabungan di sekitar perairan Dermaga PMKT. Korban selanjutnya dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Bulungan.
“Korban ditemukan pukul 13.50 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar 200 meter dari titik lokasi kejadian. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Bulungan,” kata Syahril.
Informasi awal kejadian diterima petugas dari Via, tetangga korban. Zaenab dilaporkan hilang setelah keluar dari rumah sekitar pukul 03.43 WITA dan kemudian diduga berada di sekitar kawasan Dermaga PMKT.
Berdasarkan informasi dari warga, Zaenab keluar dari rumah melalui jendela sekitar pukul 03.42 WITA. Saat terakhir diketahui keberadaannya, korban mengenakan baju hijau dan celana hitam. Korban juga memiliki ciri rambut keriting dan disebut sebagai anak berkebutuhan khusus.
Telepon seluler yang sebelumnya dibawa korban kemudian ditemukan warga yang beraktivitas di Dermaga PMKT sekitar pukul 05.00 WITA. Namun, saat ponsel ditemukan, keberadaan Zaenab belum diketahui.
Syahril mengatakan informasi tersebut kemudian menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan pencarian di sekitar kawasan dermaga. Tim SAR Gabungan bergerak setelah menerima laporan dan menyiapkan pencarian menggunakan sarana SAR air.
“Setelah informasi kami terima, personel langsung disiapkan untuk menuju lokasi. Pencarian difokuskan di sekitar titik kejadian, termasuk perairan di depan Dermaga PMKT,” ujarnya.
Operasi SAR hari pertama melibatkan sejumlah unsur. Unit Siaga SAR Bulungan bersama BPBD Bulungan, TNI AL, Polairud Bulungan, Polsek Bulungan, BPBD Provinsi Kalimantan Utara dan masyarakat ikut dalam pencarian.
Untuk mendukung operasi, petugas mengerahkan satu unit rescue car, satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB), peralatan medis, peralatan komunikasi serta perlengkapan SAR air.
Lokasi kejadian berada sekitar 3,68 nautical mile dari Unit Siaga SAR Bulungan dengan estimasi waktu tempuh sekitar 20 menit. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan tidak terdapat faktor penghambat dalam pelaksanaan operasi.
Pencarian berlangsung hingga korban ditemukan pada siang hari. Tim SAR Gabungan kemudian melakukan proses evakuasi dari lokasi penemuan menuju RSUD Kabupaten Bulungan.
“Pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 13.50 WITA. Korban ditemukan sekitar 200 meter dari titik lokasi kejadian dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” kata Syahril.
Setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 14.05 WITA. Dengan ditemukannya korban, target operasi SAR hari pertama dinyatakan sudah terpenuhi.
Syahril mengatakan operasi SAR selanjutnya diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR hari pertama dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur dan masyarakat yang ikut membantu proses pencarian,” pungkas Syahril. (saf)








