Senin, Agustus 31, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Bulungan

Pendapatan APBD Perubahan Bulungan Turun Rp55 Miliar

by Redaksi 2
31 Agustus 2026
in Bulungan
A A
Pendapatan APBD Perubahan Bulungan Turun Rp55 Miliar

Bupati Bulungan Syarwani saat menyampaikan penjelasan mengenai perubahan postur APBD Kabupaten Bulungan 2026. Pendapatan daerah dalam APBD Perubahan diproyeksikan turun sekitar Rp55 miliar.

TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Pendapatan daerah Kabupaten Bulungan dalam APBD Perubahan 2026 diproyeksikan turun sekitar Rp55 miliar dibandingkan APBD murni 2026. Pendapatan yang sebelumnya ditetapkan sekitar Rp1,585 triliun menjadi Rp1,529 triliun.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan perubahan tersebut merupakan penyesuaian terhadap kondisi penerimaan daerah, terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyusun kembali postur APBD Perubahan 2026.

“Di anggaran murni kemarin kita sepakati pendapatan secara akumulasi Rp1,585 triliun. Selanjutnya di perubahan ini menjadi Rp1,529 triliun, sehingga terjadi penurunan kurang lebih Rp55 miliar,” kata Syarwani, Senin (31/8/2026).

Penurunan pendapatan tersebut turut berdampak terhadap postur belanja daerah. Namun, total belanja dalam APBD Perubahan justru mengalami kenaikan dari sekitar Rp2,010 triliun pada APBD murni menjadi Rp2,038 triliun.

Syarwani menjelaskan, kenaikan belanja tersebut salah satunya dipengaruhi tambahan dana transfer dari pemerintah pusat. Bulungan memperoleh dana bagi hasil sekitar Rp25 miliar setelah adanya penyesuaian alokasi dari pemerintah pusat.

“Ini seiring dengan adanya penyesuaian, khususnya di dana bagi hasil. Kita mendapatkan kurang lebih Rp25 miliar dari pemerintah pusat. Tetapi di sisi lain, ada beberapa komponen pendapatan transfer yang mengalami penurunan,” ujarnya.

Selain dana desa, penurunan terjadi pada pendapatan transfer antar daerah. Alokasi yang sebelumnya mencapai sekitar Rp113 miliar dalam APBD murni 2026 turun menjadi sekitar Rp60 miliar dalam APBD Perubahan.

Syarwani mengatakan dana transfer antar daerah tersebut termasuk dana bagi hasil yang berasal dari pemerintah provinsi. Sementara Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak mengalami perubahan dari alokasi pada APBD murni 2026.

“DAU dan DAK tidak mengalami perubahan, sama seperti anggaran murni tahun 2026. Tetapi pendapatan transfer antar daerah berkurang dari Rp113 miliar yang dialokasikan di murni 2026 menjadi Rp60 miliar,” katanya.

Pada sisi PAD, perubahan juga terjadi pada sejumlah sumber penerimaan. Salah satunya hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, yang sebelumnya dialokasikan sekitar Rp13 miliar dan dalam APBD Perubahan menjadi sekitar Rp10,028 miliar.

Penurunan tersebut membuat pemerintah daerah harus kembali menyesuaikan kemampuan pendapatan dengan pengalokasian belanja. Syarwani menegaskan penyusunan APBD Perubahan harus mempertimbangkan kondisi riil penerimaan daerah agar belanja yang ditetapkan tetap sesuai dengan kemampuan fiskal.

“Dengan kondisi pendapatan dari sisi PAD ini mengalami penurunan, kita juga harus realistis terkait dengan penyusunan dan pengalokasian belanjanya nanti dalam kegiatan-kegiatan yang kita laksanakan di perubahan,” tegasnya.

Menurut Syarwani, kondisi tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan sumber-sumber PAD. Penggalian potensi penerimaan daerah diperlukan untuk memperbaiki struktur pendapatan Bulungan ke depan

“Ke depan mudah-mudahan ada langkah-langkah untuk perbaikan, utamanya bagaimana mengoptimalkan dan memaksimalkan penggalian sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah,” pungkasnya. (hr)

 

Tags: APBD PerubahanBulungandana transferPADPendapatan DaerahSyarwani
Advertisement Banner

Baca Juga

Desa Pimping Rayakan HUT ke-61, Polsek Tanjung Palas Utara Siagakan Personel
Bulungan

Desa Pimping Rayakan HUT ke-61, Polsek Tanjung Palas Utara Siagakan Personel

31 Agustus 2026
Gowes Bersama Teman Tuli Buka Ruang Interaksi di Tanjung Selor
Bulungan

Gowes Bersama Teman Tuli Buka Ruang Interaksi di Tanjung Selor

30 Agustus 2026
52 Personel Amankan Karya Kreatif Benuanta di Kebun Raya Bundayati
Bulungan

52 Personel Amankan Karya Kreatif Benuanta di Kebun Raya Bundayati

30 Agustus 2026
Dandim Dorong IFS, Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa
Bulungan

Dandim Dorong IFS, Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa

28 Agustus 2026
Kampung Pancasila Tanjung Selor Hilir Terbaik se-Kaltim-Kaltara
Bulungan

Kampung Pancasila Tanjung Selor Hilir Terbaik se-Kaltim-Kaltara

28 Agustus 2026
Polresta Bulungan Waspadai Paparan Konten Ekstrem di Media Sosial Pelajar
Bulungan

Polresta Bulungan Waspadai Paparan Konten Ekstrem di Media Sosial Pelajar

28 Agustus 2026

Berita Populer

  • Belanja Pegawai Tinggi, Daerah Kaltara Wajib Kantongi Pertimbangan Menkeu untuk TPP 2027

    Belanja Pegawai Tinggi, Daerah Kaltara Wajib Kantongi Pertimbangan Menkeu untuk TPP 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat, Gubernur Ajak Jaga Kerukunan Kaltara 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ojek Online Sepoi Temui Kapolres Tarakan, Bahas Keamanan di Lapangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asap Kiriman Selimuti Tarakan, Visibility Turun hingga 1.000 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.