Kamis, Agustus 6, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Kaltara Baru Miliki Satu Sensor Gempa Utama, Pemantauan Masih Bertumpu pada Tarakan

by Redaksi 2
17 Juni 2026
in Tarakan
A A
Kaltara Baru Miliki Satu Sensor Gempa Utama, Pemantauan Masih Bertumpu pada Tarakan

Petugas BMKG Tarakan menunjukkan perangkat sensor gempa di kompleks BMKG Tarakan. Alat tersebut menjadi satu-satunya sensor gempa utama yang digunakan untuk mendukung pemantauan aktivitas seismik di Kalimantan Utara.

TARAKAN, Headlinews.id – Jaringan pemantauan gempa di Kalimantan Utara masih jauh dari kondisi ideal. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut setiap kecamatan seharusnya memiliki sensor gempa guna meningkatkan kecepatan dan akurasi deteksi aktivitas kegempaan.

Kepala BMKG Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi, mengungkapkan hingga saat ini Kalimantan Utara baru memiliki satu sensor gempa utama yang berada di kompleks BMKG Tarakan. Alat tersebut telah beroperasi selama beberapa tahun dan menjadi satu-satunya sensor gempa utama yang tersedia di provinsi tersebut.

Menurutnya, jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal untuk mendukung pemantauan aktivitas seismik di seluruh wilayah Kalimantan Utara yang memiliki cakupan geografis cukup luas.

“Kalau idealnya, setiap kecamatan itu ada sensor gempa. Artinya semakin rapat sensor gempa, tentu data yang dihasilkan akan semakin cepat dan semakin akurat,” ujarnya.

Sulam menjelaskan, keberadaan sensor yang lebih banyak akan mempercepat penerimaan data sekaligus meningkatkan ketepatan analisis saat terjadi gempa bumi. Dengan jaringan yang lebih rapat, informasi yang diterima BMKG juga akan semakin detail.

Namun, sensor gempa utama baru tersedia di Tarakan. Sementara wilayah kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Utara belum memiliki perangkat serupa.

“Untuk kabupaten lain sampai sekarang belum ada sensor gempa. Yang ada baru di sini,” katanya.

Ia mengatakan keterbatasan jumlah alat tersebut tidak terlepas dari kebijakan prioritas nasional dalam pemasangan sensor. BMKG memfokuskan penguatan jaringan pemantauan di wilayah yang memiliki frekuensi gempa lebih tinggi dibanding Kalimantan.

“Memang kita sering ada gempa yang dirasakan di Tarakan, namun dibanding wilayah lain di Indonesia, kita termasuk relatif lebih sedikit. Makanya pemasangan kerapatan sensor gempanya diprioritaskan untuk tempat-tempat yang frekuensi gempanya tinggi,” jelasnya.

Berdasarkan peta aktivitas kegempaan nasional, Kalimantan termasuk wilayah dengan frekuensi gempa yang relatif rendah. Kondisi tersebut membuat penambahan sensor di wilayah ini belum menjadi prioritas utama dibanding daerah lain yang lebih aktif secara seismik.

Meski demikian, BMKG tetap mengusulkan penambahan alat pemantauan untuk Kalimantan Utara. Sulam menegaskan kebutuhan tersebut terus disampaikan kepada BMKG pusat agar jaringan pemantauan di daerah dapat diperkuat.

“Kalau usul tentu kami selalu mengusulkan. Namun BMKG punya prioritas, terutama untuk daerah-daerah yang frekuensi gempanya tinggi,” ujarnya.

Saat ditanya jumlah kebutuhan alat yang masih kurang, Sulam menyebut angkanya cukup besar apabila mengacu pada kondisi ideal. Dengan hanya satu sensor yang tersedia saat ini, masih banyak wilayah yang belum terjangkau jaringan pemantauan secara optimal.

“Kalau idealnya ada per kecamatan, ya tentu kurangnya masih banyak sekali,” ucapnya.

Terkait kebutuhan anggaran, Sulam mengaku tidak dapat memastikan besaran biaya untuk pengadaan satu unit sensor gempa. Pasalnya, seluruh proses pengadaan dilakukan langsung oleh BMKG pusat.

“Kalau anggaran kami belum bisa memastikan, karena sistemnya kami hanya langsung dipasangkan. Dari pusat yang mengadakan langsung dipasang. Kami tidak mengadakan di sini,” katanya.

Selain pemantauan gempa bumi, BMKG juga memperkuat sistem peringatan dini tsunami melalui kerja sama dengan Distrik Navigasi (Disnav) yang memiliki buoy atau alat pemantau gelombang laut di sejumlah perairan.

Menurut Sulam, data dari buoy tersebut menjadi salah satu bahan verifikasi ketika terjadi gempa yang berpotensi menimbulkan tsunami. Pemantauan kondisi gelombang secara real time membantu BMKG memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat.

“Disnav memiliki buoy-buoy yang tersebar di wilayah Kalimantan Utara. Kami juga meminta bantuan mereka untuk mengecek gelombang secara real time. Itu membantu dalam verifikasi ketika ada kejadian tsunami,” jelasnya.

Ia menambahkan, BMKG memiliki standar waktu yang ketat dalam penyampaian informasi kebencanaan. Setelah gempa terjadi, analisis awal harus segera dilakukan untuk menentukan ada atau tidaknya potensi tsunami.

“Standar BMKG, ketika terjadi gempa, dalam satu sampai tiga menit kita sudah harus merilis gempa ini berpotensi tsunami atau tidak,” tegasnya. (saf)

 

Tags: bmkg tarakandeteksi gempagempa bumiKalimantan UtaraMuhammad Sulam Khilmipemantauan gempaperingatan dinisensor gempasensor seismikTarakan
Advertisement Banner

Baca Juga

Motor Pemadam Siaga di Kelurahan, Percepat Penanganan Kebakaran Wilayah Pesisir
Tarakan

Motor Pemadam Siaga di Kelurahan, Percepat Penanganan Kebakaran Wilayah Pesisir

5 Agustus 2026
Kapolres Tarakan Kirim Pesan Tegas, Anggota Melanggar Diproses Tanpa Toleransi
Tarakan

Kapolres Tarakan Kirim Pesan Tegas, Anggota Melanggar Diproses Tanpa Toleransi

5 Agustus 2026
Kemarau hingga September, BPBD Tarakan Siagakan Penanganan Karhutla di Wilayah Rawan
Tarakan

Kemarau hingga September, BPBD Tarakan Siagakan Penanganan Karhutla di Wilayah Rawan

5 Agustus 2026
AKBP Bonifasius Bawa Arahan Kapolda Kaltara, Perkuat Sinergi Jaga Tarakan
Tarakan

AKBP Bonifasius Bawa Arahan Kapolda Kaltara, Perkuat Sinergi Jaga Tarakan

5 Agustus 2026
Angka Partisipasi PAUD Tembus 88,16 Persen, Pokja Bunda PAUD Gencarkan Sosialisasi
Tarakan

Angka Partisipasi PAUD Tembus 88,16 Persen, Pokja Bunda PAUD Gencarkan Sosialisasi

5 Agustus 2026
26 Kasus Laka Lantas Rampung Ditangani, Satlantas Terapkan Penindakan Bertahap
Tarakan

26 Kasus Laka Lantas Rampung Ditangani, Satlantas Terapkan Penindakan Bertahap

5 Agustus 2026
Next Post
Baru 7 Persen Wajib KTP di Tarakan Aktifkan IKD, Disdukcapil Sebut Warga Masih Belum Familiar

Baru 7 Persen Wajib KTP di Tarakan Aktifkan IKD, Disdukcapil Sebut Warga Masih Belum Familiar

Dua Sumur Pengembangan Sejadi Mengalir Hampir 1.900 BOPD, PHKT Tambah Pasokan Minyak Nasional

Dua Sumur Pengembangan Sejadi Mengalir Hampir 1.900 BOPD, PHKT Tambah Pasokan Minyak Nasional

186 Jemaah Haji Tarakan Tiba Bertahap di Islamic Center, Diserahkan ke Keluarga

186 Jemaah Haji Tarakan Tiba Bertahap di Islamic Center, Diserahkan ke Keluarga

Berita Populer

  • Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S., Lulus Sesko TNI Tahun 2026,Raih 2 Besar Tulisan Ilmiah Dan Predikat Jasmani Terbaik

    Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S., Lulus Sesko TNI Tahun 2026,Raih 2 Besar Tulisan Ilmiah Dan Predikat Jasmani Terbaik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Tambak Tarakan ke Pasar Global, Rahmawati Perjuangkan Ekspor Langsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Azis Hasan Resmi Jabat Sekda Tarakan, Khairul Titip Delapan Program Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danbrigif TP 85/BTC Dukung Penyaluran Bantuan BNPB di Kutai Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Karo SDM Polda Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.