Rabu, Oktober 28, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Uji Sampel Sapi di Tarakan Negatif, Aman Jelang Idul Adha

by Redaksi 2
23 April 2026
in Tarakan
A A
Uji Sampel Sapi di Tarakan Negatif, Aman Jelang Idul Adha

Proses pengujian sampel sapi oleh tim karantina sebagai bagian dari pemantauan kesehatan hewan. (Foto : BKHIT Kaltara)

TARAKAN, Headlinews.id – Pengawasan kesehatan hewan kurban di Kota Tarakan diperketat menjelang Idul Adha, seiring meningkatnya arus masuk sapi dari luar daerah yang dipasok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh ternak yang beredar dalam kondisi sehat serta aman dari potensi penularan penyakit, khususnya menjelang puncak distribusi hewan kurban.

Sebanyak 442 ekor sapi didatangkan dari Gorontalo menggunakan kapal Cemara pada pekan lalu. Dari total tersebut, petugas karantina mengambil 51 sampel untuk dilakukan pengujian laboratorium sebagai bagian dari proses pemantauan kesehatan ternak yang masuk ke wilayah Tarakan.

BACA JUGA
  • Bantuan Sembako Warnai Pelaksanaan TMMD ke-130 di Tarakan
  • Ditemukan Selamat, YT Dievakuasi dengan Tandu dari Hutan Juata Kerikil
  • Lebih dari 4.000 Peserta Diprediksi Ramaikan Porprov II Kaltara

Ketua Tim Karantina Hewan di BKHIT Kaltara, drh Novelia menjelaskan pengambilan sampel tersebut dilakukan secara selektif untuk menggambarkan kondisi umum kesehatan ternak yang masuk, sekaligus sebagai bentuk pengawasan aktif terhadap lalu lintas hewan.

“Sebagian ternak kami ambil sampelnya untuk diuji di laboratorium. Dari situ bisa diketahui gambaran kondisi kesehatannya, sehingga kami bisa memastikan ternak yang masuk tetap dalam kondisi layak edar,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Ia menegaskan, sebelum diberangkatkan ke Tarakan, seluruh sapi telah melalui serangkaian pemeriksaan di daerah asal, termasuk pengujian laboratorium, pemeriksaan fisik dan klinis, serta vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit menular.

Setibanya di Tarakan, pemeriksaan kembali dilakukan oleh petugas karantina sebagai bentuk verifikasi lanjutan untuk memastikan tidak ada perubahan kondisi selama proses pengangkutan.

“Walaupun dari daerah asal sudah dinyatakan sehat, kami tetap melakukan pemeriksaan ulang di sini, baik secara fisik maupun klinis. Ini untuk memastikan kondisi ternak tetap stabil dan tidak ada indikasi penyakit,” jelasnya.

Baca Juga  Pajak Hiburan Tarakan Capai 61 Persen, BPKAD Hadapi Kendala Verifikasi Omzet

Memasuki periode menjelang Idul Adha, arus masuk ternak ke Tarakan tercatat mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan kondisi normal, baik dari sisi jumlah maupun frekuensi pengiriman.

Dalam kondisi biasa, pemasukan sapi dari Gorontalo melalui kapal Cemara hanya berlangsung satu kali dalam sebulan dengan jumlah sekitar 200 ekor.

Namun saat ini, volume sapi yang masuk meningkat hingga dua kali lipat, sementara frekuensi kedatangan kapal menjadi lebih sering, yakni sekitar dua minggu sekali.

Selain dari Gorontalo, pasokan ternak juga berasal dari daerah lain seperti Tolitoli. Kondisi ini membuat pengawasan diperketat agar seluruh ternak yang masuk tetap terkontrol dan tidak menimbulkan risiko terhadap kesehatan hewan di daerah tujuan.

Setelah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan, seluruh ternak akan dilepas dari karantina dengan dilengkapi sertifikat resmi sebagai bukti telah melalui proses pemeriksaan. Dokumen tersebut menjadi syarat utama sebelum ternak didistribusikan ke pasaran.

“Setiap ternak yang keluar dari karantina harus sudah memiliki sertifikat pelepasan. Setelah itu, pengawasan lanjutan menjadi kewenangan dinas teknis di daerah untuk memastikan distribusinya tetap sesuai aturan,” katanya.

Pihaknya juga mengingatkan para pedagang agar selalu melengkapi dokumen karantina saat memasukkan ternak dari luar daerah, sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga kualitas dan keamanan hewan yang diperdagangkan.

“Kelengkapan dokumen menjadi hal penting, karena itu menjadi jaminan bahwa ternak yang dijual sudah melalui pemeriksaan. Selain aman, hal ini juga bisa meningkatkan kepercayaan pembeli,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat diminta untuk lebih teliti dalam memilih hewan kurban dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari usia, kondisi fisik, hingga perilaku ternak yang akan dibeli.

“Perhatikan apakah sapi dalam kondisi sehat, lincah, dan tidak memiliki cacat fisik atau tanda-tanda penyakit. Itu penting agar hewan yang dibeli benar-benar layak untuk dikurbankan,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Terima Kunjungan Ditjen Badilmiltun MA RI, Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum

Khusus untuk sapi yang berasal dari Gorontalo, masyarakat juga dapat mengenali tanda pengenal berupa eartag resmi dari karantina di daerah asal sebagai salah satu indikator bahwa ternak tersebut telah melalui proses pengawasan.

“Biasanya ada eartag khusus dengan logo karantina dari daerah asal. Itu bisa menjadi penanda bahwa sapi tersebut sudah melewati tahapan pemeriksaan sebelum dikirim,” pungkasnya. (saf)

 

Tags: Dinas PeternakanIdul Adha TarakanKalimantan Utarakarantina hewan TarakanLalu Lintas Ternakpengawasan ternakPMK sapisapi Gorontalosapi kurban Tarakan
Advertisement Banner

Baca Juga

135 Pelaku Ekraf Terdata di Tarakan, Pendaftaran Merek Terkendala Biaya
KALTARA

135 Pelaku Ekraf Terdata di Tarakan, Pendaftaran Merek Terkendala Biaya

28 Oktober 2026
Dishub Tarakan Siap Bongkar Polisi Tidur di Ladang Usai Diprotes Mahasiswa
Tarakan

Dishub Tarakan Siap Bongkar Polisi Tidur di Ladang Usai Diprotes Mahasiswa

28 Oktober 2026
Aksi Ratusan Mahasiswa Tarakan, Tuntut Pencabutan Polisi Tidur di Ladang
Tarakan

Aksi Ratusan Mahasiswa Tarakan, Tuntut Pencabutan Polisi Tidur di Ladang

28 Oktober 2026
Gangguan Frekuensi Penerbangan di Kaltara Masih Ditemukan, Pelanggar Terancam Denda
Tarakan

Gangguan Frekuensi Penerbangan di Kaltara Masih Ditemukan, Pelanggar Terancam Denda

28 Oktober 2026
Pengendara Ugal-ugalan Viral, Polisi Minta Warga Bantu Identifikasi
Tarakan

Pengendara Ugal-ugalan Viral, Polisi Minta Warga Bantu Identifikasi

28 Oktober 2026
Kapolres Tarakan Tampung Aspirasi Warga, Parkir di Bahu Jalan Ikut Dibahas
Tarakan

Kapolres Tarakan Tampung Aspirasi Warga, Parkir di Bahu Jalan Ikut Dibahas

28 Oktober 2026
Next Post
Layanan Poli di Tarakan Dinilai Masih Terbatas, BPJS Beri Catatan

BPJS Tegaskan Perubahan PBI Berdasarkan Data Desil, Bukan Penghapusan Sepihak

Pansus LKPJ DPRD Kaltara Turun ke Malinau Evaluasi Hasil Pembangunan 2025

Pansus LKPJ DPRD Kaltara Turun ke Malinau Evaluasi Hasil Pembangunan 2025

Belanja Lebih Tinggi, DPRD Nilai Struktur APBD 2025 Perlu Perbaikan

Belanja Lebih Tinggi, DPRD Nilai Struktur APBD 2025 Perlu Perbaikan

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Siapkan Lahan SNT 11, Gedung Permanen Ditargetkan Tahun Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Debitur PT IDK Grup Susul Empat Tersangka Bank di Tahap II Kasus Kredit Fiktif BPD Kaltimtara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Aturan, Tiga Anggota Polresta Bulungan Kehilangan Status Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Penyambutan Wakil Panglima TNI dalam Rangka Kunjungan Kerja di Wilayah Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.