TARAKAN, Headlinews.id – Kodim 0907/Tarakan menyiapkan sejumlah pekerjaan fisik dalam pelaksanaan TMMD ke-130, mulai dari pembukaan akses jalan hingga pembangunan saluran drainase. Dalam program yang berlangsung selama 30 hari tersebut, personel TNI juga akan menangani perbaikan rumah tidak layak huni dan pembangunan sumur bor di sejumlah titik.
Dandim 0907/Tarakan Letkol Inf Danan Wisnubrata mengatakan, pelaksanaan TMMD ke-130 mendapat kepercayaan dari Pemerintah Kota Tarakan untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah setempat. Sejumlah sasaran telah ditetapkan untuk dikerjakan selama program berlangsung.
“Kegiatan kita di TMMD ke-130 ini, yaitu membuka akses jalan sepanjang 2.500 meter dan membuat parit kiri kanan 5.000 meter,” ujar Danan.
Pembangunan jalan dan parit menjadi bagian dari sasaran infrastruktur yang dikerjakan dalam program tersebut. Selain membuka akses sepanjang 2,5 kilometer, pembangunan parit di sisi kiri dan kanan jalan ditargetkan mencapai total panjang 5 kilometer.
Danan mengatakan, pekerjaan fisik lainnya mencakup perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan sumur bor. Sejumlah titik telah ditentukan untuk pelaksanaan sasaran tersebut, termasuk rumah warga yang membutuhkan perbaikan agar lebih layak ditempati.
“Selanjutnya, kita juga ada sasaran RTLH. Kita sudah menentukan titik, ada beberapa rumah yang sudah tidak layak huni akan kita perbaiki, kemudian akan kita buat semakin menjadi nyaman untuk ditinggali. Kemudian berikutnya, kita juga ada sasaran sumur bor,” katanya.
Sasaran TMMD kali ini juga mencakup kegiatan lingkungan. Kodim 0907/Tarakan merencanakan penanaman pohon endemik Tarakan serta pelepasan burung sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem hutan di wilayah kota.
“Kemudian, ada juga kita akan menanam pohon endemik Kota Tarakan serta ada beberapa burung yang akan kita lepas untuk menjaga ekosistem di hutan Kota Tarakan ini,” jelas Danan.
Seluruh sasaran tersebut direncanakan berjalan selama 30 hari pelaksanaan TMMD, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026. Danan menyebut dukungan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat diperlukan agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
“Pada akhirnya, kita bertujuan untuk membantu pemerintah kota dalam percepatan pembangunan. Kemudian, supaya kemanunggalan TNI dengan rakyat selalu terjaga dan pada akhirnya nanti kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat,” tutup Danan. (saf)









