MAKKAH, Headlinews.id – Suasana haru menyelimuti tenda jamaah haji Kloter 7 Embarkasi Balikpapan asal Kalimantan Utara di Padang Arafah, Makkah, saat doa bersama dan tahlil digelar untuk almarhumah Irama Maduta.
Di tengah persiapan menuju puncak ibadah haji atau Armuzna, jamaah Kaltara menghentikan sejenak aktivitas untuk memanjatkan doa bagi almarhumah yang wafat di Tanah Suci.
Almarhumah Irama Madduta merupakan jamaah haji asal Kota Tarakan yang tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Balikpapan dengan nomor paspor X7216424, Rombongan 8 Regu 31.
Almarhumah berpulang ke rahmatullah pada pagi hari saat hendak melaksanakan mandi sunnah ihram di hotel jamaah Kaltara di Makkah.
Sejak awal keberangkatan hingga wafatnya, almarhumah diketahui selalu didampingi oleh putranya, Sarman, yang juga tergabung dalam Kloter 7 asal Tarakan.
Doa dan tahlil digelar di tenda jamaah haji Kaltara di Padang Arafah, Makkah, pada 25 Mei 2026 usai salat Magrib. Kegiatan berlangsung khusyuk dan penuh haru di tengah jamaah yang tetap melanjutkan persiapan Armuzna.
Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, Sayid Abdullah mengatakan doa bersama tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir dari seluruh jamaah.
“Kegiatan ini berlangsung dengan khusyuk dan penuh haru, mengingat kenangan bersama Almarhumah Irama Madduta yang selalu semangat dalam mengikuti kegiatan Jamaah Haji Kloter 7 BPN. Beliau juga didampingi selalu oleh Sang Putra Saudara Sarman yang ikut tergabung sebagai jamaah Kloter 7 BPN asal Kota Tarakan,” tuturnya.
Ia menambahkan, proses pemulasaraan jenazah dilakukan pihak maktab juga didampingi putra Almarhumah, mulai dari pemandian, salat jenazah, hingga pemakaman di Makkah.
Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang sarat duka, mengingat almarhumah dikenal aktif dan bersemangat dalam mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji Kloter 7 Embarkasi Balikpapan.
“Beliau dikenal sangat aktif dan bersemangat dalam setiap kegiatan jamaah. Kami semua sangat kehilangan,” katanya.
Usai proses tersebut, Sarman kembali bergabung bersama jamaah Kaltara lainnya yang telah lebih dahulu berada di Arafah sekitar pukul 11.30 waktu Arab Saudi untuk melanjutkan persiapan puncak ibadah haji.
“Kami atas nama Ketua Kloter dan seluruh jamaah menyampaikan duka yang mendalam. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan, baik di Tanah Suci maupun di Tarakan, diberikan ketabahan dan kekuatan,” tutupnya. (saf)










